📑 Daftar Isi

Motherboard Gigabyte dengan soket LGA 1700 untuk prosesor Intel terbaru

Gigabyte Perbarui BIOS, Motherboard LGA 1700 Siap Prosesor Intel 2027

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Gigabyte konfirmasi dukungan prosesor Intel baru di soket LGA 1700 lewat update BIOS untuk motherboard B760 dan H610
  • Peluncuran prosesor diprediksi awal 2027, sejalan dengan laporan Raptor Lake Next
  • Varian DDR4 dan DDR5 tetap didukung, relevan di tengah kenaikan harga memori
  • Seri Z690, Z790, dan B660 tidak termasuk dalam pengumuman ini
  • SKU, spesifikasi, dan harga prosesor belum diungkap resmi

Telset.id – Gigabyte resmi mengonfirmasi rencana Intel menghadirkan prosesor baru yang tetap kompatibel dengan motherboard LGA 1700. Lewat pembaruan BIOS terbaru, pemilik motherboard Intel B760 dan H610 bisa melakukan upgrade CPU tanpa harus mengganti motherboard mereka, dengan perkiraan peluncuran pada awal 2027.

Langkah ini menjadi sinyal penting bagi pasar PC desktop, terutama karena platform LGA 1700 yang sudah berusia beberapa generasi tetap dipertahankan. Konfirmasi tersebut disampaikan Gigabyte melalui sebuah rilis pers, yang menyebut pembaruan BIOS menyasar seluruh jajaran motherboard B760 dan H610 mereka.

Bagi pengguna yang sudah memiliki board tersebut, cukup melakukan flash BIOS terbaru untuk mendapatkan dukungan prosesor mendatang. Dengan begitu, mereka bisa meningkatkan performa sistem tanpa perlu merakit ulang PC dari nol.

13th Gen Raptor Lake CPU

Dukungan DDR4 dan DDR5 Tetap Dipertahankan

Daya tarik utama dari pembaruan ini adalah cakupannya yang menyentuh varian DDR4 maupun DDR5 pada keluarga motherboard tersebut. Artinya, sistem yang sudah berjalan dengan memori generasi lama tetap bisa dipasangkan dengan prosesor baru yang akan datang.

Kompatibilitas DDR4 ini menjadi relevan di tengah kenaikan harga memori yang membuat biaya membangun maupun meningkatkan spesifikasi PC ikut membengkak. Dengan tetap tersedianya jalur DDR4, pengguna tidak dipaksa berpindah ke platform baru hanya demi mengikuti prosesor terbaru.

Namun, pengumuman Gigabyte tidak menyertakan sejumlah seri motherboard lain yang juga memakai soket LGA 1700, seperti Z690, Z790, dan B660. Perbedaan cakupan ini membuat tidak semua pemilik board LGA 1700 otomatis mendapat jalur upgrade yang sama.

Sejauh ini, Gigabyte belum mengungkap SKU, spesifikasi, maupun harga dari prosesor yang akan datang tersebut. Informasi yang tersedia baru sebatas jendela peluncuran awal 2027 dan daftar motherboard yang mendapat dukungan BIOS baru.

Jendela peluncuran awal 2027 itu sendiri sejalan dengan laporan sebelumnya mengenai lineup yang disebut sebagai Raptor Lake Next. Menurut liputan terdahulu, Intel tengah menyiapkan penyegaran ketiga arsitektur Raptor Lake berbasis soket LGA 1700, yang pertama kali debut lewat prosesor Core desktop generasi ke-13 dan dilanjutkan oleh lineup generasi ke-14.

Core Ultra 200K Plus

Pernyataan Intel dan Bocoran Spesifikasi

Robert Hallock, vice president and general manager of Intel’s enthusiast channel business, dalam wawancara dengan Tom’s Hardware Premium pada Agustus, menyatakan, “LGA 1700 is still a good socket. Lots of people are still interested in DDR4, so we’ll keep offering, and you’ll see pricing smooth out over time. It’ll come back to normal. That’s the plan.”

Pernyataan itu menegaskan bahwa soket LGA 1700 masih dipandang relevan oleh Intel, terutama karena minat pasar terhadap DDR4 yang belum surut. Dengan memperpanjang dukungan platform ini, Intel berpotensi memberi opsi tambahan bagi perakit PC yang mengejar efisiensi biaya, alih-alih harus bermigrasi ke platform sepenuhnya baru.

Dalam laporan terpisah, muncul spekulasi bahwa Raptor Lake Next bisa mengadopsi penamaan Intel Core 200, mencakup model Core 3, Core 5, dan Core 7. Menurut spesifikasi bocoran yang dibagikan tipster Jaykihn, rentang tersebut berpotensi mencakup model Core 7 20-core dengan 8 Performance core dan 12 Efficient core berating 65W.

Selain itu, ada Core 5 16-core dengan 8 P-core dan 8 E-core berating 125W, lalu Core 5 10-core dengan 6 P-core dan 4 E-core berating 65W serta L3 cache 24MB. Di kelas paling bawah, ada Core 3 empat core yang hanya mengandalkan P-core, juga berating 65W.

Perlu dicatat, seluruh detail bocoran tersebut belum dikonfirmasi resmi dan tidak termasuk dalam pengumuman Gigabyte. Informasi resmi yang ada saat ini hanya mencakup pembaruan BIOS untuk motherboard B760 dan H610 serta jendela peluncuran awal 2027.

Intel logo among CPUs.

Bagi pasar Indonesia, keputusan mempertahankan LGA 1700 dan DDR4 berpotensi menjaga relevansi motherboard serta memori generasi lama. Pengguna yang ingin merakit PC hemat bisa menunda perpindahan platform dan memanfaatkan jalur upgrade yang disediakan lewat pembaruan BIOS.

Meski begitu, tanpa detail SKU dan harga, belum bisa dipastikan seberapa besar penghematan yang bisa didapat. Semua masih bergantung pada keputusan Intel dan ketersediaan produk di pasar saat peluncuran awal 2027 nanti.

Yang jelas, langkah Gigabyte memperbarui BIOS lebih awal memberi sinyal bahwa ekosistem LGA 1700 belum akan ditinggalkan dalam waktu dekat. Pengguna yang ingin mengikuti perkembangan komponen terkait bisa memantau informasi seperti Harga GPU dan Harga Kartu Grafis untuk memahami dinamika harga di pasar komponen PC.

Sebagai catatan, Gigabyte juga aktif memperkenalkan produk lain di berbagai ajang, seperti yang terlihat dalam Computex 2026. Selain itu, ada pula inisiatif promosi seperti Gigabyte RTX 5090 yang menunjukkan strategi pemasaran vendor di segmen komponen.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.