📑 Daftar Isi

iFixit membongkar iPhone Duo dan memperlihatkan mekanisme engsel serta layar lipat di dalam perangkat

iFixit Bongkar iPhone Duo: Layar Retak dan Engsel Bermasalah Terungkap

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • iFixit beri iPhone Duo skor reparasi sementara 5/10, tertinggi di kelas ponsel lipat
  • Center bar engsel gagal turun cukup jauh, memicu titik tekanan penyebab layar retak
  • Partikel halus bisa masuk engsel meski rating IP68, memicu pola kerusakan "green line"
  • Layar luar dan baterai tergolong mudah dilepas lewat proses anodic delamination
  • Harga iPhone Duo: 256GB €2.299/£1.999, 512GB €2.549/£2.199

Telset.id – Hasil bongkar perangkat iPhone Duo oleh iFixit mengungkap penyebab potensial layar retak yang dialami sejumlah pengguna, sekaligus menempatkan ponsel lipat pertama Apple ini sebagai perangkat lipat paling mudah diperbaiki sejauh ini. Dalam pengujiannya, iFixit menemukan bahwa mekanisme engsel iPhone Duo menjadi sumber masalah utama, mulai dari komponen yang gagal turun dengan semestinya hingga partikel halus yang masuk ke sela engsel meski perangkat sudah mengantongi rating ketahanan debu IP68.

iFixit memberikan skor perbaikan sementara 5/10 untuk iPhone Duo, dengan catatan masih menunggu ketersediaan suku cadang pengganti. Angka tersebut menempatkan iPhone Duo di kelas tersendiri di antara ponsel lipat. Sebagai pembanding, Samsung Z Fold8 hanya meraih skor 4/10, sementara pendahulunya mendapat 3/10. Meski begitu, iFixit menegaskan bahwa membongkar iPhone Duo bukan pekerjaan untuk orang yang ragu-ragu.

Temuan ini menjadi penting karena muncul di tengah laporan pengguna awal soal engsel yang terasa kaku tak biasa di titik tertentu, sehingga layar lipat harus dibuka dengan tenaga lebih besar dan menimbulkan bunyi popping atau cracking yang disertai kerusakan layar permanen. Layar iPhone Duo yang retak di area engsel pun menjadi sorotan publik.

Penyebab Layar Retak dan Kerusakan Engsel

Untuk memahami akar masalahnya, iFixit membangun model engsel 3D dari rekaman bongkar perangkat, paten, dan CT scan, lalu membandingkannya dengan lokasi kerusakan yang dilaporkan. Dalam salah satu simulasinya, iFixit menemukan bahwa center bar atau batang penyangga tengah gagal turun cukup jauh, sehingga menciptakan titik tekanan saat lipatan layar turun menimpanya. Temuan ini menjadi salah satu penjelasan paling konkret soal penyebab layar retak.

Selain itu, meski iPhone Duo memiliki rating ketahanan debu IP68, partikel halus tetap bisa masuk ke mekanisme engsel, sebagaimana terjadi pada ponsel lipat lain. Partikel tersebut dapat membuat engsel “crunch” dan merusak layar, memicu pola kerusakan “green line” melintasi layar yang dialami sebagian pengguna. Menurut iFixit, mekanisme internal memang tahan debu, tetapi mekanisme engselnya ternyata tidak—karena itu pengguna sebaiknya menghindari membawa Duo ke pantai.

Ada juga teori lain yang menyebut bahwa sebagian komponen di dalam engsel tidak turun dengan semestinya dan akhirnya tersangkut. Kabel fleksibel berbentuk “accordion-like” yang melintasi engsel disebut sebagai faktor utama lainnya yang berpotensi memperparah kondisi.

Rekayasa Layar dan Komponen yang Mudah Diperbaiki

Untuk membuat layar terlipat mulus sekaligus menekan tampilan crease, Apple memakai pendekatan dua lapis. Pertama, Apple menciptakan kurva halus untuk layar di dalam engsel dengan beberapa pemandu melengkung yang memanjang saat layar dilipat dan menyusut saat terbuka. Batang penyangga tengah yang membentang di sepanjang engsel juga turun untuk mengakomodasi lipatan.

Kedua, Apple menyamarkan crease dengan piksel oval yang disusun pada sudut tertentu serta lapisan nano-texture yang secara efektif “memburamkan” titik lipatan. iFixit menunjukkan efek ini secara presisi dengan menempatkan layar di bawah mikroskop berdaya tinggi. Lapisan pelindung matte nano-texture pada layar utama memiliki ribuan tonjolan mikroskopis yang memecah pantulan cahaya, bekerja bersama sub-piksel RGB yang diatur pada sudut bervariasi untuk menyamarkan crease.

Di sisi lain, beberapa komponen iPhone Duo justru tergolong solid dan mudah diperbaiki. iFixit berhasil melepas layar luar dan baterai, dan menyebut komponen-komponen kecil di dalamnya “cukup mudah diakses.” Layar luar bisa dilepas dengan penjepit cangkir hisap dan pry tool. Sementara itu, dua baterai di dalam Duo dapat dilepas lewat proses anodic delamination, yaitu menghubungkan catu daya tegangan rendah seperti baterai 9-volt ke tab perak pada sel baterai sehingga sel terlepas dari ponsel.

Meski begitu, layar dalam dan engsel menjadi penyebab potongan skor terbesar. iFixit mencatat bahwa banyak pengguna memilih perlindungan AppleCare+ untuk alasan ini, karena laporan awal soal kegagalan layar membuat jelas bahwa penggantian layar bukan sekadar kemungkinan yang jauh. Hal ini sejalan dengan tingginya minat pasar terhadap perangkat ini, seperti terlihat dari iPhone Duo ludes di masa pre-order.

Permintaan yang tinggi itu juga membuat target kiriman iPhone Duo dinaikkan Apple sebesar 44 persen. Di sisi harga, iPhone Duo versi 256GB dengan RAM 12GB dibanderol €2.299,00 atau £1.999,00, sedangkan versi 512GB dengan RAM 12GB dijual €2.549,00 atau £2.199,00.

Dengan skor 5/10 yang masih bersifat sementara, hasil bongkar iFixit menegaskan bahwa iPhone Duo memang lebih mudah diperbaiki dibanding ponsel lipat lain, tetapi kompleksitas engsel dan layar dalam tetap menjadi titik lemah yang perlu diwaspadai pengguna.

Produk yang Dibahas
Apple iPhone Duo
Apple
Apple iPhone Duo
Cek Harga →
Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.