📑 Daftar Isi

Insta360 Luna Ultra kamera gimbal 8K dengan dual sensor dan layar OLED 2 inci

Insta360 Luna Ultra Resmi: Kamera Gimbal 8K Global

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Insta360 Luna Ultra resmi tersedia secara global dengan harga US$769,99
  • Kamera utama menggunakan sensor 1 inci 8K dengan lensa Leica Summicron
  • Kamera sekunder memiliki lensa telefoto dengan zoom 12X atau 6X lossless
  • Layar OLED 2 inci dapat dilepas dan digunakan sebagai remote nirkabel
  • Mendukung Dolby Vision, 10-bit I-Log, dan profil warna Leica
  • Baterai 1.550mAh bertahan hingga 4 jam, penyimpanan internal 47GB
  • Hadir sebagai pesaing langsung DJI Osmo Pocket series
  • Kesan awal menyoroti keunggulan zoom dan kekurangan pada kemudahan penggunaan

Telset.id – Insta360 akhirnya mengumumkan ketersediaan global Luna Ultra, kamera gimbal genggam pertama mereka yang membawa sensor ganda 8K, setelah debut tertutup di NAB 2026 dan peluncuran awal di China. Kamera ini hadir sebagai alternatif bagi lini Osmo Pocket milik DJI yang saat ini masih terbatas di beberapa pasar.

Luna Ultra dibanderol dengan harga US$769,99 atau sekitar Rp12 jutaan dan sudah tersedia mulai hari ini melalui toko online resmi Insta360 serta retailer lain seperti Amazon, B&H, dan Best Buy. Kehadiran kamera ini menjadi angin segar bagi kreator konten yang selama ini mengandalkan spesifikasi Insta360 Luna yang sempat bocor sebelumnya.

Perangkat ini mengusung kamera utama dengan sensor 1 inci 8K yang dipadukan lensa Leica Summicron, serta kamera sekunder dengan sensor 1/1,3 inci dan lensa telefoto yang mampu melakukan zoom optik hingga 12X atau 6X lossless. Untuk foto, Luna Ultra mampu menangkap gambar hingga 37 megapiksel.

Performa Video dan Fitur Unggulan

Dalam mode video 8K, Luna Ultra mendukung Dolby Vision, perekaman 10-bit I-Log, serta profil warna bikinan Leica. Beberapa filter sinematik juga bisa diterapkan langsung di kamera. Namun, perekaman 8K hanya mencapai 30fps. Jika ingin frame rate 60fps, resolusi harus diturunkan ke 4K. Untuk kebutuhan slow-motion, pengguna bisa merekam 4K pada 120fps, atau 1080p pada 240fps.

Salah satu fitur yang membedakan Luna Ultra dari kompetitor adalah layar sentuh OLED 2 inci yang bisa dilepas dan digunakan sebagai remote nirkabel dengan pratinjau langsung hingga jarak lebih dari 65 kaki. Ini menjadi nilai tambah bagi vlogger yang bekerja tanpa operator kamera. Kamera ini juga dibekali teknologi Deep Track 5.0 untuk pelacakan subjek atau grup secara otomatis.

Baterai 1.550mAh diklaim mampu bertahan hingga empat jam, tergantung pada fitur yang digunakan dan seberapa keras sistem stabilisasi bekerja. Penyimpanan internal 47GB sudah tersedia, dan pengguna bisa menambah kapasitas hingga 1TB via kartu microSD.

Aksesoris dan Kesan Awal

Beragam aksesoris opsional juga tersedia, termasuk POV Head Tracker yang menerjemahkan gerakan kepala ke kamera, gagang penambah daya, filter ND, serta lensa wide-angle. Sean Hollister dari The Verge yang telah menguji Luna Ultra selama beberapa pekan memberikan kesan awal yang menarik.

Ia mengakui keunggulan zoom telefoto 12X yang memungkinkannya membaca partitur piano dari seberang ruangan, sesuatu yang tidak bisa dilakukan DJI Osmo Pocket. Namun, ia juga menyoroti beberapa kekurangan. “Sejauh ini, saya rasa saya tidak lebih menyukai Luna Ultra dibanding Osmo Pocket 3,” tulisnya. Ia menilai Luna Ultra kurang ringkas, kurang nyaman digenggam, dan menu navigasinya merepotkan karena harus keluar dari setiap pengaturan untuk kembali ke mode perekaman.

Masalah fokus juga menjadi catatan. “Lebih sulit memastikan fokus di Luna dibanding DJI,” tambahnya. Ia lebih memilih layar yang lebih tajam daripada layar yang bisa dilepas. Meski begitu, ia mengapresiasi pelacakan subjek otomatis yang sedikit lebih baik, penyimpanan internal 47GB, dan desain tripod lipat pada gagang ekstensi.

Persaingan di segmen kamera gimbal handheld semakin ketat. Langkah Insta360 masuk ke segmen ini menjadi respons terhadap dominasi DJI yang belum menjual Osmo Pocket terbaru di Amerika Serikat. Sementara itu, Insta360 Link 2 dan Insta360 X4 menunjukkan ekspansi lini produk perusahaan asal Shenzhen ini.

Keputusan Insta360 untuk merilis Luna Ultra secara global lebih cepat dari perkiraan menunjukkan keseriusan mereka menantang DJI. Namun, berdasarkan catatan awal, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama pada aspek kemudahan penggunaan dan akurasi fokus.

Komentar

Belum ada komentar.