Telset.id – Apple diprediksi akan membekali iPhone 18 standar dengan peningkatan RAM signifikan menjadi 12 GB, naik dari 8 GB di pendahulunya, demi mendukung kebutuhan Siri AI yang membutuhkan daya proses lebih besar di perangkat (on-device). Keputusan ini muncul setelah iPhone 17 sukses besar di pasaran berkat peningkatan spesifikasi yang melampaui ekspektasi.
Menurut laporan dari PhoneArena pada 9 Juni 2026, iPhone 17 standar telah terjual sangat baik secara global. Keberhasilan ini tidak lepas dari tiga peningkatan utama yang ditawarkan: layar ProMotion 120 Hz, kamera ultra-wide yang jauh lebih baik, serta opsi penyimpanan dasar yang lebih tinggi. Kesuksesan model dasar ini menjadi fondasi bagi Apple untuk kembali menyempurnakan iPhone 18.
Meskipun lini iPhone 18 secara keseluruhan diprediksi tidak akan ser revolusioner seri iPhone 17, peningkatan RAM menjadi 12 GB diyakini sebagai langkah strategis. Peningkatan kapasitas memori ini tidak hanya untuk mengejar spesifikasi, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan perangkat lunak terbaru Apple, terutama fitur kecerdasan buatan (AI).
Alasan utama di balik dugaan peningkatan RAM ini adalah Siri AI. Teknologi asisten virtual generasi baru dari Apple tersebut membutuhkan RAM yang lebih besar untuk pemrosesan di perangkat. Tanpa 12 GB, beberapa fitur Siri AI mungkin tidak dapat berjalan secara lokal di iPhone. Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan pengguna iPhone 16 yang mungkin akan ditinggalkan oleh fitur AI terbaru karena hanya memiliki RAM lebih kecil.
Meskipun demikian, tidak semua fitur Siri AI memerlukan RAM 12 GB. Untuk perangkat dengan memori lebih rendah, Apple kemungkinan akan mengandalkan pemrosesan berbasis cloud. Namun, langkah ini tetap berpotensi menimbulkan kekecewaan bagi pengguna yang telah membeli perangkat “Built for Apple Intelligence” sebelumnya.
Di luar RAM, desain, layar, dan kamera iPhone 18 standar diperkirakan tidak akan mengalami perubahan besar dari iPhone 17. Tentu saja, chip yang lebih baru dan lebih cepat akan hadir di dalamnya. Harga Terbaru dari komponen memori mungkin juga mempengaruhi keputusan akhir Apple, namun permintaan untuk pemrosesan AI tetap menjadi prioritas.
Baca Juga:
Jadwal rilis iPhone 18 standar juga masih cukup panjang. Mengikuti perubahan strategi peluncuran Apple, model dasar ini diperkirakan baru akan dirilis pada awal tahun depan, bersamaan dengan iPhone 18e dan iPhone Air 2. Sementara itu, tahun ini Apple hanya akan meluncurkan iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan Galaxy A36 yang juga sudah mulai muncul di database.
Keputusan Apple untuk meningkatkan RAM di model standar menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mulai mengakui kebutuhan memori yang lebih besar untuk menjalankan fitur AI secara optimal. Meskipun selama ini Apple selalu berargumen bahwa perangkatnya tidak membutuhkan RAM sebanyak kompetitor, kebutuhan Siri AI telah memaksa mereka untuk mengubah strategi tersebut.
Dengan RAM 12 GB, iPhone 18 standar diposisikan sebagai penerus yang layak bagi iPhone 17 yang sudah sangat sukses. Realme 11 Pro Plus juga telah muncul di database, menunjukkan persaingan yang semakin ketat di segmen ini. Namun, untuk pengguna yang menantikan peningkatan performa AI, iPhone 18 standar bisa menjadi pilihan yang tepat.
Implikasi dari peningkatan RAM ini cukup jelas: Apple mulai menyesuaikan diri dengan tuntutan era AI. Meskipun model dasar iPhone 18 mungkin tidak memiliki perubahan desain yang revolusioner, peningkatan internal untuk mendukung Siri AI akan menjadi nilai jual utama. Para pengguna yang merasa iPhone 16 kurang memadai untuk fitur AI kini memiliki alasan kuat untuk menunggu generasi berikutnya.

Apple Intelligence on-device Siri AI model – Sumber: PhoneArena





Komentar
Belum ada komentar.