Telset.id – Apple dikabarkan telah menemukan solusi untuk mengatasi masalah lipatan layar pada iPhone Ultra, perangkat lipat pertama mereka yang akan meluncur pada ajang Surprise and Shine, Rabu, 9 September mendatang. Perusahaan yang berbasis di Cupertino ini disebut menggabungkan tiga pendekatan berbeda untuk menghilangkan bekas lipatan yang selama ini menjadi kekurangan utama perangkat layar lipat.
Masalah lipatan layar memang telah menjadi tantangan sejak Samsung memperkenalkan kategori perangkat ini pada 2019. Meski pasar foldable telah berkembang pesat, bekas lipatan yang terlihat di tengah layar masih menjadi catatan tersendiri. Apple pun disebut sangat serius menangani masalah ini, bahkan sebelumnya sempat beredar kabar bahwa mereka ingin “menghilangkan lipatan bagaimanapun caranya.”
Lalu, bagaimana cara Apple mengatasi masalah ini? Berdasarkan laporan yang dirangkum, iPhone Ultra akan menggunakan tiga teknologi utama untuk menekan munculnya lipatan layar.
Tiga Teknologi Andalan iPhone Ultra
Pertama, Apple akan mengadopsi engsel dari liquid metal atau logam cair. Engsel jenis ini diklaim mampu menahan tekanan tekukan berulang sepanjang pemakaian sambil menyebarkan ketegangan ke seluruh permukaan kaca. Pendekatan ini berbeda dari engsel konvensional yang kerap menjadi titik tekanan utama pada layar lipat.
Kedua, dari sisi panel layar, iPhone Ultra disebut akan menggunakan dua lapis ultra-thin glass. Yang menarik, ketebalan panel ini tidak seragam. Bagian tengah layar yang menjadi titik tekukan paling sering dibuat lebih tipis, sementara bagian tepi dibuat lebih tebal untuk memberikan ketahanan terhadap benturan.
Ketiga, Apple dikabarkan memakai perekat optik bening atau optically clear adhesive glue. Perekat ini dirancang untuk mempertahankan sifat cairnya guna mengisi celah mikroskopis yang seiring waktu bisa memicu munculnya lipatan layar.

Kombinasi ketiga teknologi tersebut diharapkan mampu menjawab keluhan pengguna soal bekas lipatan yang kerap dianggap mengganggu estetika. Meski tidak memengaruhi fungsi, lipatan layar sering terlihat sebagai noda visual dan kadang bisa terasa saat jari menyentuh permukaan layar.
Apalagi, perangkat lipat biasanya dibanderol dengan harga yang sangat tinggi, sehingga konsumen tentu tidak ingin melihat adanya cacat visual pada perangkat mahal mereka.
Seberapa Tipis Lipatan Layarnya?
Pertanyaan besarnya, apakah teknologi ini akan membuat lipatan layar benar-benar tak terlihat atau hanya sekadar mengurangi bekasnya? Akun Weibo Fixed Focus Digital mengklaim hasilnya adalah yang kedua, dengan ukuran lipatan kurang dari 0,15mm dan sudut kurang dari 2,5 derajat.
Namun, angka tersebut baru terukur saat perangkat baru keluar dari kotak. Dibutuhkan ribuan jam pengujian untuk mengetahui bagaimana kondisi lipatan tersebut setelah pemakaian jangka panjang.
Apple sebenarnya bukan perusahaan pertama yang mencoba mengurangi tampilan lipatan layar. Samsung telah berupaya selama beberapa generasi dan berhasil mengurangi lipatan secara signifikan pada Galaxy Z Fold 6 SE, bahkan mengklaim hampir menang sepenuhnya dengan Galaxy Z Fold 8 terbaru.
Kendati demikian, Managing Editor Tom’s Guide, Jason England, menemukan bahwa lipatan tersebut bisa muncul kembali setelah pemakaian berulang. Nasib serupa mungkin saja menanti solusi Apple nantinya.
Keandalan Engsel iPhone Ultra
Meski sempat ada laporan awal mengenai masalah keandalan engsel di internal Apple, kabar terbaru menunjukkan semuanya sudah kembali ke jalur yang benar. Pada Mei lalu, pembocor Instant Digital mengklaim bahwa “keandalannya setelah sering dibuka dan ditutup secara konsisten gagal memenuhi standar kontrol kualitas Apple,” yang sempat memicu kekhawatiran akan adanya penundaan peluncuran.
Namun, karena perangkat diperkirakan meluncur hanya empat bulan setelah kabar tersebut, bisa diasumsikan bahwa Apple telah memperbaiki masalah itu atau kabar tersebut memang berlebihan. Bahkan, Mark Gurman dari Bloomberg melaporkan bahwa orang-orang yang telah memiliki akses awal ke perangkat ini memuji ketahanan engselnya.

Perlu dicatat, sejak generasi ketujuh, Samsung telah menyatakan bahwa perangkat Galaxy Z Fold mereka dapat dibuka dan ditutup lebih dari 500.000 kali. Dengan asumsi 100 interaksi per hari, itu berarti lebih dari sepuluh tahun penggunaan. Artinya, keandalan bukan lagi kelemahan terbesar perangkat lipat seperti di masa-masa awal kemunculannya.
Peluncuran Resmi di Acara Surprise and Shine
Semua informasi ini tentu masih berasal dari bocoran dan rumor, meskipun sumber-sumbernya dinilai sangat kredibel. Kepastian akan datang saat iPhone Ultra resmi diperkenalkan di acara Surprise and Shine pada Rabu, 9 September, pukul 10.00 PT atau 13.00 ET.
iPhone Ultra diperkirakan akan menjadi bintang utama acara tersebut, bersamaan dengan kemunculan iPhone 18 Pro series dan Apple Watch Series 12. Menariknya, lini iPhone Ultra ini juga disebut-sebut sejalan dengan strategi Apple yang dikabarkan menunda peluncuran iPhone murah demi fokus pada model premium.
Baca Juga:
Dengan segala bocoran yang beredar, publik tentu menantikan apakah Apple benar-benar bisa menghadirkan solusi paling efektif untuk masalah lipatan layar yang selama ini menjadi momok perangkat foldable. Jika berhasil, iPhone Ultra bisa menjadi standar baru bagi industri perangkat lipat ke depannya.
Namun, efektivitas jangka panjang dari solusi Apple ini masih menjadi tanda tanya besar. Apakah lipatan layar akan benar-benar hilang setelah ribuan kali dibuka dan ditutup? Hanya waktu dan pemakaian nyata oleh konsumen yang bisa menjawabnya.
Yang jelas, kehadiran Apple di pasar perangkat lipat akan menjadi momentum penting bagi industri ini. Sebagai pemain besar dengan basis penggemar yang loyal, iPhone Ultra berpotensi membawa perangkat lipat ke pasar yang lebih luas lagi.
Terlebih, Apple dikenal dengan standar kualitasnya yang ketat. Jika mereka merasa solusi lipatan layar yang dikembangkan belum sempurna, bisa jadi peluncuran akan kembali ditunda. Namun, dengan jadwal peluncuran yang semakin dekat, tampaknya Apple sudah cukup percaya diri dengan teknologi yang mereka kembangkan.
Semua mata kini tertuju pada acara Surprise and Shine. Akankah Apple benar-benar mampu “menghilangkan lipatan” yang selama ini sulit dipecahkan para kompetitornya? Kita tunggu saja pengumuman resminya.





Komentar
Belum ada komentar.