Telset.id – iQOO 16R akhirnya menerima sertifikasi pertamanya setelah muncul di database TKDN Indonesia dengan nomor model I2606. Kemunculan di TKDN ini menegaskan branding iQOO pada perangkat tersebut sekaligus mengonfirmasi dukungan jaringan 5G, dan menjadi sinyal paling konkret bahwa penerus iQOO 15R ini tengah bersiap masuk pasar.
Nomor model yang sama sebelumnya sudah terlihat di database IMEI milik GSM Association pada awal September. Di situlah nama iQOO 16R pertama kali muncul ke permukaan. Dengan kata lain, jalur sertifikasi perangkat ini bergerak cukup rapi: dari registrasi IMEI global, lalu masuk ke basis data TKDN Indonesia.
Bagi pengguna di Tanah Air, langkah ini relevan karena TKDN merupakan salah satu pintu yang biasa dilalui perangkat sebelum dipasarkan secara resmi. Namun perlu dicatat, kemunculan di TKDN belum otomatis berarti tanggal peluncuran sudah ditetapkan. Informasi yang tersedia sejauh ini baru sebatas konfirmasi branding iQOO dan dukungan 5G pada model I2606.

Spesifikasi iQOO 16R Masih Bersandar pada Bocoran Z12 Turbo
Karena iQOO 16R disebut-sebut sebagai versi global dari iQOO Z12 Turbo, gambaran spesifikasinya masih merujuk pada bocoran perangkat tersebut. Menurut bocoran itu, iQOO 16R akan hadir dengan layar 6,59 inci ber-refresh rate “ultra-high”. Untuk dapur pacu, ada dua kemungkinan chipset yang disebut, yakni Snapdragon 8 Gen 6 atau Snapdragon 8 Gen 5 Pro.
Bocoran lain menyebut iQOO tengah mengevaluasi penggunaan kipas pendingin aktif untuk perangkat ini. Pendekatan tersebut sejalan dengan posisi seri ini sebagai lini performa tinggi. Sebagai konteks, bocoran layar dan chipset pada iQOO Z12 Turbo sebelumnya juga sudah dibahas dalam artikel Layar 165Hz yang membahas kombinasi panel cepat dan Snapdragon 8 Gen 6.
Perlu ditegaskan, seluruh informasi spesifikasi tersebut masih berstatus bocoran dan belum dikonfirmasi resmi oleh iQOO. Sertifikasi TKDN hanya mengonfirmasi keberadaan model I2606 dengan branding iQOO dan dukungan 5G, bukan detail layar, chipset, maupun sistem pendinginnya.
Baca Juga:
Baterai hingga 10.000mAh dan Jadwal Peluncuran 2027
Isu baterai menjadi salah satu bagian paling menonjol dari rangkaian bocoran ini. Seorang tipster pada Juli lalu mengklaim bahwa ponsel performa terbaru perusahaan tengah diuji dengan baterai berkapasitas hingga sekitar 10.000mAh. Jika akurat, angka itu merupakan lompatan besar dibandingkan iQOO 15R yang mengusung baterai 7.600mAh.
Sebagai pembanding internal, iQOO juga tengah menyiapkan perangkat dengan baterai 9.000mAh. Informasi tersebut tampak pada Konfirmasi Baterai iQOO Neo12, yang resmi mengonfirmasi layar 2K 185Hz dan baterai 9.000mAh. Sementara itu, lini Z-series juga bergerak di jalur serupa lewat Sertifikasi Bluetooth SIG yang menerpa vivo T6x dan iQOO Z12x.
Untuk urusan jadwal, iQOO Z11 Turbo diluncurkan di China pada Januari, disusul iQOO 15R pada Februari. Jika iQOO mempertahankan pola tersebut, kedua penerusnya, termasuk iQOO 16R, diperkirakan baru resmi pada awal 2027. Sampai saat itu, sertifikasi TKDN ini lebih tepat dibaca sebagai penanda awal perjalanan perangkat menuju pasar, bukan sebagai pengumuman peluncuran.
Sebagai catatan harga, iQOO 15R tercatat memiliki dua varian memori di salah satu pasar, yakni 256GB/8GB RAM seharga ₹53.999 dan 256GB/12GB RAM seharga ₹59.999. Angka tersebut merupakan harga perangkat generasi sebelumnya dan belum tentu berlaku untuk iQOO 16R.
Dengan informasi yang ada, iQOO 16R baru sebatas memastikan keberadaan dan identitasnya melalui jalur sertifikasi. Detail layar, chipset, sistem pendingin, kapasitas baterai, hingga harga masih menunggu konfirmasi resmi dari iQOO.





Komentar
Belum ada komentar.