📑 Daftar Isi

Konsep desain Nothing book dengan bodi transparan dan layar sekunder LED

Konsep Nothing Book Paling Keren di 2026 Meski Mirip Laptop Ikonik

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Desainer Nikita Bukoros merancang konsep Nothing book dengan bodi transparan dan layar sekunder LED
  • Desain terinspirasi dari Apple iBook G3 Clamshell (1999-2001) dan Game Boy Color Atomic Purple
  • Layar sekunder merupakan adaptasi dari fitur Glyph Interface khas Nothing
  • Nothing saat ini fokus pada smartphone dan perangkat audio, belum berencana memproduksi laptop
  • Konsep mendapat dukungan luas dari penggemar yang sudah menantikan laptop Nothing sejak 2024
  • Desain mencakup keyboard mekanis dan port minimalis sesuai permintaan penggemar

Telset.id – Sebuah konsep desain mencolok untuk laptop Nothing, yang disebut sebagai “Nothing book”, baru saja muncul dan langsung mencuri perhatian para penggemar teknologi. Konsep yang dirancang oleh desainer Nikita Bukoros ini menampilkan laptop dengan bodi tembus pandang dan layar sekunder beresolusi rendah, mengingatkan pada desain laptop ikonik dari masa lalu.

Meskipun tampilannya sangat menarik, kemungkinan besar laptop ini tidak akan segera diproduksi secara resmi oleh Nothing. Informasi ini dihimpun dari laporan TechRadar yang membahas secara detail tentang konsep desain ambisius tersebut.

Desain Terinspirasi dari Masa Lalu

Konsep Nothing book dari Nikita Bukoros langsung memicu nostalgia di kalangan penggemar teknologi. Bodi laptop yang sebagian transparan ini mengingatkan pada seri iBook G3 Clamshell milik Apple yang legendaris, yang diproduksi antara tahun 1999 hingga 2001. Apple saat itu menawarkan berbagai pilihan warna mencolok seperti Blueberry, Tangerine, Graphite, Indigo, dan Key Lime, yang menghiasi bagian luar dan dalam laptop tersebut.

Tidak hanya itu, elemen transparan pada konsep ini juga mirip dengan konsol game klasik seperti Game Boy Color edisi “Atomic Purple”. Perpaduan desain ini berhasil menciptakan tampilan yang unik dan modern, sekaligus memberikan penghormatan pada estetika perangkat keras di era sebelumnya.

Konsep laptop Nothing Book yang sedang diisi daya di atas dudukan

Namun, yang membuat konsep ini benar-benar menonjol adalah kehadiran layar sekunder beresolusi rendah di bagian atas laptop. Layar ini merupakan adaptasi dari fitur khas Nothing, yaitu Glyph Interface. Pada ponsel Nothing, fitur ini awalnya berupa kumpulan lampu berbentuk berbeda di bagian belakang perangkat yang berfungsi untuk menampilkan notifikasi, status pengisian daya, dan informasi lainnya tanpa harus membuka kunci layar.

Seiring waktu, Nothing mengembangkan fitur ini menjadi Glyph Matrix yang lebih canggih. Pada Nothing Phone (3), terdapat matriks berbentuk cakram dengan 489 mini LED. Sementara itu, Nothing Phone (4) direncanakan akan menggunakan Glyph Bar yang terdiri dari sembilan LED dalam satu baris. Dalam konsep Nothing book, Nikita Bukoros membayangkan layar LED di bagian atas laptop sebagai panel yang dapat dikonfigurasi untuk menampilkan berbagai notifikasi dan pesan kustom.

Spekulasi dan Masa Depan Nothing Book

Konsep Nothing book ini mendapatkan dukungan luas dari para penggemar setia Nothing. Banyak dari mereka yang sudah lama menantikan kehadiran laptop dari perusahaan asal Inggris ini sejak kemungkinan tersebut pertama kali muncul pada tahun 2024. Desain Bukoros juga mencakup elemen-elemen yang banyak diminta oleh penggemar, seperti keyboard mekanis dan port yang minimalis.

Meskipun antusiasme sangat tinggi, tampaknya Nothing book masih akan menjadi sekadar angan-angan dalam waktu dekat. Saat ini, Nothing tampaknya fokus penuh pada pengembangan ponsel pintar dan perangkat audio seperti Nothing Ear dan Nothing Headphone. Pada tahun 2025, Nothing bahkan memisahkan merek ponsel budget mereka, CMF, menjadi perusahaan yang berdiri sendiri. Langkah ini menunjukkan bahwa Nothing belum berencana untuk berekspansi ke luar pasar inti mereka dalam waktu dekat.

Namun, jika suatu hari Nothing memutuskan untuk memproduksi laptop, desain dari Nikita Bukoros ini bisa menjadi titik awal yang sangat baik. Konsep ini berhasil menggabungkan elemen desain ikonik dari masa lalu dengan identitas modern Nothing, menciptakan sebuah perangkat yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi.

Untuk kamu yang penasaran dengan perkembangan teknologi terkini, jangan lewatkan artikel tentang X Hadirkan Video Editor Baru yang bisa menjadi alternatif untuk kebutuhan editing cepat. Selain itu, bagi kamu yang sering menggunakan asisten AI, ada tips menarik tentang cara Optimalkan ChatGPT dengan Prompt Reusable untuk meningkatkan produktivitas.

Meski masih berupa konsep, kemunculan desain Nothing book ini setidaknya menunjukkan bahwa minat terhadap laptop Nothing sangatlah besar. Para penggemar berharap bahwa suatu hari nanti, Nothing akan merespon antusiasme ini dengan meluncurkan laptop pertama mereka.

Bagi para penggemar Nothing, konsep ini bisa menjadi bahan perbincangan yang menarik sambil menunggu langkah selanjutnya dari perusahaan yang dikenal dengan desain inovatifnya. Sementara itu, kita bisa terus mengikuti perkembangan terbaru dari Nothing melalui berbagai kanal resmi mereka.

Konsep Nothing book ini juga mengingatkan kita bahwa inovasi dalam desain laptop masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Dengan menggabungkan elemen retro dan modern, para desainer seperti Nikita Bukoros menunjukkan bahwa masa depan laptop bisa menjadi lebih menarik dan personal.

Apakah Nothing akan benar-benar merilis laptop? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Namun, satu hal yang pasti: konsep Nothing book ini telah berhasil mencuri perhatian dan memicu imajinasi para penggemar teknologi di seluruh dunia.

Untuk kamu yang tertarik dengan dunia teknologi dan gadget, jangan lupa untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru di Telset.id. Kami akan terus menyajikan berita-berita terkini seputar inovasi teknologi, termasuk jika ada perkembangan lebih lanjut mengenai Nothing book ini.

Sementara itu, bagi kamu yang sedang mencari referensi bacaan digital, ada kabar baik tentang Integrasi Kobo-Bookshop.org yang kembali dijanjikan tahun ini, memberikan lebih banyak pilihan bagi para pecinta buku elektronik.

Konsep Nothing book dari Nikita Bukoros ini adalah contoh sempurna bagaimana desain dapat menggabungkan nostalgia dengan inovasi modern. Meskipun mungkin tidak akan segera menjadi kenyataan, konsep ini telah berhasil menunjukkan potensi besar dari sebuah laptop Nothing.

Dengan dukungan luas dari komunitas penggemar, bukan tidak mungkin Nothing akan mempertimbangkan untuk memasuki pasar laptop di masa depan. Sampai saat itu tiba, kita bisa terus menikmati dan berdiskusi tentang konsep-konsep menarik seperti ini.

Bagi kamu yang tertarik untuk melihat lebih banyak konsep desain dari Nikita Bukoros, kamu bisa mengikuti akun Instagram-nya di @bukoros.design. Siapa tahu, mungkin akan ada lebih banyak konsep menarik lainnya yang bisa menjadi inspirasi bagi industri teknologi.

Demikianlah informasi mengenai konsep Nothing book yang paling keren di tahun 2026 ini. Meskipun masih berupa konsep dan kemungkinan produksinya masih kecil, desain ini berhasil menunjukkan bahwa inovasi dalam dunia laptop masih terus berkembang.

Kita tunggu saja langkah selanjutnya dari Nothing dan apakah mereka akan merespon antusiasme para penggemar dengan meluncurkan laptop pertama mereka. Yang pasti, Telset.id akan terus memantau perkembangan ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca setia.

Jangan lupa untuk selalu mengunjungi Telset.id untuk mendapatkan berita teknologi terbaru dan terlengkap. Kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi para penggemar teknologi di Indonesia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.