📑 Daftar Isi

Ilustrasi TV LG OLED dengan panel generasi terbaru yang lebih terjangkau

LG Display Siapkan Panel OLED Dua Lapis yang Lebih Murah

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • LG Display dikabarkan mengembangkan panel WOLED "two-stack" dengan dua lapisan emisi, lebih sederhana dari desain tiga lapis sebelumnya
  • Panel baru diklaim mampu mencakup 82,5% gamut warna BT.2020, lebih baik dari panel tiga lapis yang hanya 75-77%
  • LG Display juga telah memperkenalkan teknologi OLED SE yang lebih terjangkau, digunakan pada LG B6E seharga US$899 untuk ukuran 55 inci
  • Pengembangan ini diharapkan menurunkan harga TV OLED secara signifikan pada 2027 dan seterusnya
  • Adopsi oleh berbagai merek seperti Samsung dan Sony menjadi kunci keberhasilan penurunan harga

Telset.id – Kabar baik bagi pecinta TV premium: LG Display dikabarkan sedang mengembangkan panel OLED generasi baru dengan struktur “two-stack” yang lebih sederhana dan berpotensi menekan harga jual TV OLED secara signifikan. Pengembangan ini menjadi jawaban atas keluhan utama konsumen selama ini, yaitu harga TV OLED yang masih tergolong mahal dibandingkan teknologi layar lainnya.

Menurut laporan dari media Korea Selatan ETNews yang dikutip FlatpanelsHD, LG Display tengah menggarap panel WOLED baru yang hanya mengandalkan dua lapisan emisi (emission layers). Desain ini merupakan penyederhanaan dari panel WOLED sebelumnya yang menggunakan tiga lapisan, seperti yang ditemukan pada panel LG C6. Dengan struktur yang lebih sederhana, proses produksi diharapkan menjadi lebih efisien dan biaya manufaktur pun bisa ditekan.

Klaim menarik lainnya, LG Display menyebut struktur dua lapis yang baru ini mampu mencakup sekitar 82,5% dari gamut warna BT.2020. Jika benar, angka ini merupakan lompatan signifikan dibandingkan panel tiga lapis yang pernah diuji, yang biasanya hanya berada di kisaran 75% hingga 77%. Artinya, selain lebih murah, kualitas warna yang ditawarkan juga berpotensi lebih baik.

Langkah Awal: Teknologi OLED SE

Sebelum panel “two-stack” ini hadir, LG Display sebenarnya sudah memperkenalkan teknologi panel yang lebih terjangkau bernama OLED SE. Diumumkan pada Maret lalu, OLED SE menempati posisi di bawah OLED EX dan OLED META dalam hierarki produk LG Display. OLED EX biasanya digunakan pada TV kelas menengah seperti LG C6, sementara OLED META menjadi andalan TV flagship seperti LG G6.

Kehadiran OLED SE ini menjadi salah satu opsi panel paling hemat bagi merek mana pun yang ingin menjual TV OLED. Spekulasi di kalangan industri menyebutkan bahwa LG B6E, salah satu TV OLED termurah LG tahun ini, kemungkinan besar menggunakan panel OLED SE. TV ini dibanderol dengan harga yang relatif ramah, yakni US$899 untuk ukuran 55 inci, dan dilengkapi dengan webOS serta beragam fitur gaming.

LG 55

Meski begitu, harga US$899 untuk TV OLED entry-level tetap dirasa belum cukup murah bagi sebagian besar konsumen. Hal inilah yang mendorong LG Display untuk terus berinovasi. Pengembangan panel “two-stack” diharapkan mampu membawa harga TV OLED ke level yang lebih terjangkau lagi di masa mendatang.

Dampak untuk Masa Depan TV OLED

Meskipun kehadiran panel “two-stack” tidak akan serta-merta meruntuhkan harga TV OLED di seluruh dunia, pengembangan metode produksi yang lebih hemat biaya ini sangat penting bagi kelangsungan jangka panjang teknologi tersebut. Baik itu OLED SE, WOLED “two-stack”, atau teknologi lain yang belum terwujud, semua perkembangan ini merupakan bagian dari perjalanan menuju TV OLED yang tidak lagi menjadi barang mewah bagi masyarakat umum.

Adopsi bersama dari berbagai merek seperti Samsung, Sony, dan lainnya juga menjadi kunci. Semakin banyak pilihan yang tersedia bagi konsumen, semakin baik dan semakin murah pula harga yang ditawarkan. Selain itu, keberhasilan LG Display dalam upaya ini dapat mendorong merek TV yang selama ini belum pernah memproduksi TV OLED untuk akhirnya terjun ke pasar.

Pada 2027 dan seterusnya, harga TV OLED berpotensi turun lebih jauh, asalkan perkembangan ini tidak terhambat oleh masalah rantai pasokan. Kemungkinan besar, batas berikutnya dari teknologi OLED bukan lagi tentang membuat TV lebih besar dan lebih terang, melainkan lebih ramping dan lebih murah.

Perkembangan ini sejalan dengan tren industri yang mencari solusi lebih murah untuk teknologi canggih. Di tengah upaya berbagai perusahaan menekan biaya produksi, efisiensi manufaktur menjadi prioritas utama. LG Display tampaknya serius menjadikan TV OLED sebagai teknologi yang dapat dinikmati lebih banyak orang, bukan hanya kalangan penggemar A/V dengan anggaran besar.

Jika panel “two-stack” ini berhasil direalisasikan, konsumen bisa berharap melihat TV OLED dengan harga lebih bersahabat dalam beberapa tahun ke depan. Ini tentu menjadi angin segar bagi mereka yang selama ini menunda pembelian TV OLED karena faktor harga.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa semua informasi mengenai panel “two-stack” ini masih berupa laporan dan belum ada konfirmasi resmi dari LG Display. Kita perlu menunggu pengumuman lebih lanjut untuk memastikan apakah teknologi ini akan benar-benar hadir dan bagaimana dampaknya terhadap harga pasar. Yang jelas, arah pengembangan LG Display menunjukkan komitmen untuk membuat teknologi OLED semakin efisien dan terjangkau.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.