Telset.id – LG akhirnya membuka pemesanan untuk monitor gaming UltraGear 25G590B, monitor 1080p pertama di dunia dengan refresh rate 1.000 Hz. Monitor ini dibanderol dengan harga US$999,99 atau sekitar Rp 16 jutaan, dan saat ini sudah bisa dipesan melalui situs resmi LG.
Kabar ini menepati janji LG yang sebelumnya menyatakan harga dan ketersediaan monitor tersebut akan diumumkan pada paruh kedua tahun 2026. Dengan harga US$999,99, artinya pengguna membayar US$1 per Hz untuk menjadi yang pertama memiliki monitor dengan segmen terdepan ini.
Selain melalui toko online LG, konsumen juga bisa mendapatkan monitor ini dengan harga lebih murah di Amazon, yakni US$932. Namun, ada keuntungan tambahan jika memesan langsung dari toko resmi LG sebelum 31 Agustus.
Pembeli yang memesan langsung dari LG akan mendapatkan cashback 5 persen dalam bentuk MyLG rewards. Untuk monitor seharga US$1.000, cashback tersebut setara dengan US$50 yang bisa digunakan untuk pembelian berikutnya. Selain itu, LG juga memberikan dua tahun layanan LG Premium Care hanya dengan tambahan US$1.

Keunggulan Teknologi di Balik Refresh Rate 1.000 Hz
Monitor 24,5 inci ini menggunakan panel IPS yang mendukung teknologi AMD FreeSync Premium dan Nvidia G-Sync. LG juga mengaktifkan teknologi Motion Blur Reduction Pro yang membantu menghaluskan visual pada kecepatan 1.000 Hz untuk gameplay yang bergerak cepat.
Sebelumnya, beberapa monitor telah menggunakan teknologi Dynamic Frequency Resolution (DFR) untuk mencapai 1.000 Hz, tetapi hanya pada resolusi yang lebih rendah. Sebagai contoh, Acer Predator XB273U F6 bisa mencapai angka tersebut pada resolusi 720p, begitu juga dengan AntGamer ANT275PQ MAX.
AntGamer ANT275PQ MAX sendiri menggunakan panel TN untuk mencapai 1.000 Hz, yang bisa menjadi pertimbangan bagi sebagian gamer. Namun, UltraGear 25G590B mampu mencapai 1.000 Hz pada resolusi 1080p, memberikan keunggulan resolusi dibandingkan para pesaingnya.
Monitor ini juga dilengkapi dengan dua port HDMI 2.1 dan satu port DisplayPort 2.1. Dari segi ergonomis, monitor dapat diatur kemiringan (tilt), ketinggian (height), dan putaran (swivel), serta dilengkapi dengan fitur pencahayaan RGB khas LG UltraGear.
Meskipun spesifikasinya menjanjikan, pengujian langsung masih diperlukan untuk membuktikan performa teknologi tersebut dalam penggunaan nyata. Para pengamat dan calon pembeli tentu menantikan review mendalam untuk mengetahui sejauh mana monitor ini mampu memberikan pengalaman gaming yang sesungguhnya.
Baca Juga:
Target Pasar dan Kompetisi Monitor 1.000 Hz
Kehadiran LG UltraGear 25G590B menandai babak baru dalam persaingan monitor gaming berkecepatan tinggi. Dengan harga yang ditawarkan, LG menyasar gamer yang menginginkan perangkat dengan spesifikasi terdepan dan tidak keberatan membayar lebih untuk teknologi terbaru.
Ukuran layar 24,5 inci dengan resolusi 1080p memang tergolong kecil untuk standar monitor gaming saat ini. Namun, fokus utama monitor ini jelas pada refresh rate 1.000 Hz yang menjadi nilai jual utamanya, bukan pada ukuran atau resolusi layar.
Dukungan terhadap teknologi sinkronisasi adaptif dari kedua vendor GPU besar, yaitu AMD dan Nvidia, menjadikan monitor ini fleksibel untuk digunakan dengan berbagai konfigurasi PC gaming. Fitur ini penting bagi gamer yang ingin memastikan pengalaman bermain tanpa tearing atau stuttering.
Ketersediaan port HDMI 2.1 dan DisplayPort 2.1 juga menjadi nilai tambah, memastikan monitor ini siap untuk GPU-generasi terbaru yang membutuhkan bandwidth tinggi untuk mencapai frame rate ekstrem.
Dengan preorder yang sudah dibuka, waktu akan membuktikan apakah monitor ini mampu memenuhi ekspektasi para gamer yang menginginkan pengalaman bermain paling mulus di kelasnya. Yang jelas, LG telah mengambil langkah berani dengan menghadirkan teknologi yang sebelumnya dianggap mustahil untuk resolusi 1080p.
Bagi para penggemar teknologi dan gamer hardcore, monitor ini menawarkan spesifikasi yang belum pernah ada sebelumnya. Namun, keputusan untuk membeli tentu kembali pada kebutuhan dan budget masing-masing, mengingat harga yang ditawarkan tidak bisa dibilang murah.





Komentar
Belum ada komentar.