📑 Daftar Isi

Mikrofon Logitech G Blue Yeti 2 berwarna hitam berdiri di atas meja di samping keyboard dan monitor

Logitech Blue Yeti 2 Resmi, Mikrofon USB Kini Punya Sensor 3D

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Logitech Blue Yeti 2 resmi meluncur sebagai sekuel Blue Yeti USB yang debut 2009
  • Fitur baru: 3D proximity sensor, AI denoiser, dan layar LED 1,3 inci dengan maskot Yeti
  • Sensor 3D otomatis atur gain, EQ, dan pickup pattern; automatic gain aktif sejak awal
  • Spesifikasi: three-capsule array, 24-bit/48kHz, capacitive mute, lima stored presets
  • Harga $160, tersedia warna hitam dan putih di situs Logitech dan mitra ritel

Telset.id – Logitech resmi memperbarui mikrofon klasiknya melalui kehadiran Blue Yeti 2, sekuel dari Blue Yeti USB yang pertama kali meluncur pada 2009. Mikrofon ini hadir dengan 3D proximity sensor, AI-powered noise reduction, dan layar LED 1,3 inci yang menampilkan maskot Yeti sebagai umpan balik visual bagi penggunanya.

Pembaruan ini menjadi penting karena Yeti generasi pertama masih menjadi pilihan populer di kalangan podcaster, streamer, dan pengguna lain meski usianya sudah 17 tahun. Logitech G Blue Yeti 2 dijual dengan harga $160 dan tersedia dalam pilihan warna hitam serta putih melalui situs resmi Logitech dan mitra ritel pihak ketiga.

Perubahan paling menonjol ada pada 3D proximity sensor yang dirancang membuat penyesuaian level dan arah suara menjadi sesederhana mungkin. Logitech menyebut sensor ini melacak suara pengguna di ruang, lalu secara otomatis menyesuaikan gain, EQ, dan pickup pattern saat pengguna bergerak. Fitur automatic gain dan tracking sudah aktif sejak perangkat dinyalakan.

AI Denoiser dan Layar Maskot Yeti

Selain sensor 3D, Yeti 2 membawa onboard AI denoiser yang dirancang menekan suara latar yang tidak diinginkan seperti klik mouse dan ketikan keyboard. Jika seluruh paket fitur bekerja sesuai ekspektasi, kombinasi ini dapat membuat mikrofon lebih ramah bagi pengguna yang tidak ingin menjadikan pengaturan level mikrofon sebagai hobi.

The Logitech G Blue Yeti 2 microphone sitting on a desk by a keyboard and monitor

Dari sisi antarmuka, Logitech menghadirkan maskot Yeti yang hidup di layar LED 1,3 inci. Maskot tersebut memberikan umpan balik visual terhadap gain dan directional pattern, dengan tujuan membuat pengoperasian mikrofon lebih mudah dipahami. Meski terkesan gimmick, maskot ini dinilai bisa lebih mudah dimengerti dibandingkan sekadar lampu status sederhana. Bagi pengguna yang tidak menyukai maskot Yeti, avatar kustom tersedia melalui software Logitech G Hub.

Pendekatan Logitech dalam menyederhanakan kontrol mikrofon ini sejalan dengan langkah perusahaan menghadirkan perangkat yang mempercepat alur kerja pengguna, seperti yang terlihat pada Logitech MX Keypad.

Spesifikasi dan Ketersediaan

Blue Yeti 2 dibekali redesigned three-capsule array, perekaman 24-bit / 48kHz, sejumlah directional mode, dan headphone jack untuk monitoring. Terdapat pula capacitive mute button, physical control dial, serta lima stored presets yang bisa dimanfaatkan pengguna.

Closeup of the LED display on the Yeti 2 mic, showing a Yeti mascot

Kehadiran Yeti 2 melengkapi rangkaian produk Logitech yang menyasar kebutuhan pengguna kreatif dan profesional. Sebelumnya, Logitech juga sempat menjadi sorotan lewat gugatan class action terkait kebijakan refund, serta keputusannya memilih produk baterai aman untuk pasar Eropa yang berbeda dari pasar global.

Dengan harga $160, Blue Yeti 2 menyasar pengguna yang menginginkan mikrofon USB dengan pengaturan otomatis tanpa harus memahami konfigurasi teknis secara mendalam. Ketersediaan resminya di pasar global melalui Logitech dan mitra ritel menandai langkah Logitech memodernisasi salah satu produk mikrofonnya yang paling lama bertahan di pasaran.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.