Telset.id – Microsoft menggelar acara Windows dan Surface di San Francisco pada Rabu, 7 Oktober 2026, pukul 10.00 PT atau 13.00 ET, untuk mengungkap detail Surface Laptop Ultra yang ditenagai chip berbasis Arm dari Nvidia, RTX Spark. Acara ini menjadi ajang pertama Microsoft kembali menggelar peluncuran khusus laptop setelah dua tahun, sekaligus menjadi panggung bagi Nvidia untuk menantang dominasi Apple Silicon di segmen laptop premium.
Presentasi berdurasi sekitar satu jam itu disebut Microsoft sebagai “percakapan tentang bagaimana AI lokal akan membentuk babak berikutnya PC”. Tiga nama yang tampil di atas panggung adalah CEO Microsoft Satya Nadella, CEO Nvidia Jensen Huang, dan kepala Windows dan Surface Pavan Davuluri. Sesi tersebut dapat disaksikan melalui siaran langsung di kanal YouTube Microsoft, X, dan Instagram.
Surface Laptop Ultra sendiri sudah diperkenalkan Microsoft pada konferensi pengembang Build awal tahun 2026. Saat itu, perangkat tersebut diposisikan sebagai Surface paling kuat yang pernah dibuat berkat chip RTX Spark. Namun, sejumlah informasi penting seperti harga, tanggal ketersediaan, dan spesifikasi lengkap masih ditunggu hingga acara hari ini.
Spesifikasi Surface Laptop Ultra dan RTX Spark
Dari sisi layar, Surface Laptop Ultra membawa panel mini LED 15 inci dengan tingkat kecerahan hingga 2.000 nits. Microsoft juga menyematkan trackpad terbesar yang pernah mereka buat di sebuah laptop, ditambah deretan port yang cukup lengkap: USB C, USB A, dan pembaca kartu SD ukuran penuh. Kombinasi ini menempatkan perangkat tersebut sebagai pesaing langsung MacBook Pro.
Dapur pacunya adalah Nvidia RTX Spark, chip berbasis Arm yang menurut Nvidia mampu menghasilkan 1 petaflop daya komputasi AI. Angka tersebut menjelaskan mengapa Microsoft menyandingkan perangkat ini dengan strategi agentic AI, yaitu AI yang hanya membutuhkan sedikit masukan dari pengguna untuk beroperasi.
Kabar yang beredar menyebut Microsoft akan merilis beberapa konfigurasi Surface Laptop Ultra, mencakup varian CPU 18-core dan 20-core, serta opsi RAM hingga 128GB. Sampai sekarang, harga perangkat ini masih menjadi misteri dan kemungkinan besar baru akan diumumkan dalam acara hari ini.
Baca Juga:
Selain perangkat unggulan itu, Nvidia disebut tengah berupaya mengguncang pasar laptop Windows secara lebih luas. Microsoft memang punya perangkat hero, tetapi sejumlah OEM juga bersiap meluncurkan laptop yang ditenagai RTX Spark. Artinya, ekosistem perangkat berbasis chip tersebut berpotensi tumbuh lebih cepat dari sekadar satu produk Surface.
Dari sisi perangkat lunak, Microsoft diperkirakan membahas rencana menghadirkan AI agent yang berjalan secara lokal di Windows. Surface Laptop Ultra berperan mempercepat kinerja agen semacam itu berkat RTX Spark, dan Microsoft disebut sudah meletakkan fondasi untuk AI agent di Windows selama hampir satu tahun. Pembahasan soal perbaikan Windows 11 juga diprediksi masuk agenda, termasuk peningkatan performa pada perangkat ber-RAM 8GB serta fitur baru untuk pengembang dan pekerja kreatif.
Soal Windows 12, Microsoft sudah menyatakan tidak akan merilis sistem operasi baru pada 2026. Karena itu, perusahaan lebih fokus melakukan penyempurnaan pada Windows 11, mulai dari penyesuaian visual, perbaikan menu Start, File Explorer yang lebih baik, hingga integrasi AI berskala besar. Rilis sistem operasi baru juga dinilai tidak masuk akal menjelang peluncuran Surface Laptop Ultra, karena perangkat tersebut dan RTX Spark dirancang untuk Windows 11.
Fokus besar Microsoft pada AI di Windows bukannya tanpa catatan. Reaksi negatif yang meluas sebelumnya membuat perusahaan mengurangi kehadiran Copilot di sistem operasi, dan inisiatif Copilot+ PC sempat mencuat lalu meredup. Hal ini membuat taruhan Microsoft pada acara kali ini terbilang besar, terutama karena perusahaan tengah menggenjot narasi AI lokal di PC.
Sejumlah isu lain juga menyertai langkah Microsoft di ranah AI. Sebuah dokumen internal Microsoft sempat membahas kekhawatiran soal dampak AI terhadap ekonomi kreatif. Di sisi lain, upaya perusahaan memulihkan lahan bekas pusat data menuai kritik dari sejumlah pihak yang menyebut langkah tersebut sekadar lipstik di babi.
Yang masih menjadi pertanyaan besar adalah apakah konsep laptop AI yang mampu bersaing dengan MacBook ini cukup menarik bagi konsumen awam untuk membeli di kisaran harga yang belum diketahui. Dengan seluruh detail harga, ketersediaan, dan spesifikasi lengkap yang baru akan terungkap hari ini, acara Windows dan Surface 2026 menjadi titik yang menentukan arah Microsoft dan Nvidia di pasar PC.





Komentar
Belum ada komentar.