OM System PEN camera in person's hands and they are tilting the camera down to see the screen

OM System PEN Resmi Hadir, Penerus Olympus PEN-F yang Lebih Terjangkau

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • OM System resmi meluncurkan kamera PEN pertama dengan nama barunya
  • Harga mulai dari $999.99 / £849 untuk body-only, dengan opsi kit lensa 14-42mm f/3.5-5.6 Mark III dengan tambahan $100
  • Kamera bergaya rangefinder dengan desain retro klasik dan bodi plastik untuk menekan biaya
  • Spesifikasi: sensor micro four thirds 20.4MP, stabilisasi 5-axis 5.5EV, viewfinder OLED 2.36m-dot, 121-point phase detection AF
  • Rating IPX1 untuk ketahanan debu dan cipratan air
  • Baterai BLS-7 dengan daya tahan 410 shot, dukungan USB-C charging
  • Mode Live ND dan profil warna Cinema untuk video 4K
  • Dijual mulai 1 Oktober dalam pilihan warna silver atau black
  • Menjadi model entry-level OM System dan kandidat kuat kamera terbaik untuk pemula

Telset.id – OM System akhirnya menghadirkan kamera PEN pertama yang mengusung nama barunya, menggantikan posisi ikonik Olympus PEN-F. Kamera bergaya rangefinder ini dibanderol mulai dari $999.99 atau sekitar £849, menjadikannya model entry-level terbaru dari OM System dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong dibanding pendahulunya.

Peluncuran ini menjawab penantian panjang para penggemar Olympus sejak akuisisi oleh OM System. Kamera compact mirrorless ini mengusung desain retro klasik dengan bodi plastik yang sengaja dipilih untuk menekan biaya produksi, alih-alih menggunakan material aluminium seperti seri sebelumnya. Hasilnya, OM System PEN tampil sebagai kamera travel dan everyday mirrorless yang menarik dengan harga lebih sejalan dengan PEN E-P7.

Dari segi spesifikasi, OM System PEN hadir dengan sensor micro four thirds 20.4MP yang sama dengan pendahulunya, dilengkapi stabilisasi gambar 5-axis hingga 5.5EV. Kamera ini juga memiliki 121-point phase detection autofocus dengan subject detection AF untuk manusia dan hewan. Yang menarik, bodinya mendapat rating IPX1 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air.

Two OM System PEN cameras on a wooden table, one in silver one black

Salah satu daya tarik utama OM System PEN adalah viewfinder OLED 2.36m-dot yang tertanam rata di dalam bodi, mengikuti gaya kamera rangefinder klasik. Ini berbeda dengan OM-5 Mark II yang memiliki tonjolan viewfinder di bagian atas. Desain ini membuat kamera tetap ramping dan mudah dibawa bepergian.

OM System juga membekali kamera ini dengan berbagai mode fotografi komputasional yang menyenangkan untuk dieksplorasi, termasuk mode Live ND yang populer. Selain itu, tersedia berbagai profil warna termasuk dua mode gambar ‘Cinema’ yang dirancang khusus untuk perekaman video 4K. Tombol switch warna/monokrom di bagian depan kamera juga tetap dipertahankan, memberikan akses cepat ke berbagai tampilan film-inspired.

Top half of the OM System PEN camera and it's covered in water droplets

Untuk urusan daya, kamera ini menggunakan baterai BLS-7 milik OM System yang mampu bertahan hingga 410 kali pengambilan gambar dalam sekali pengisian penuh. Dukungan pengisian daya via USB-C semakin memperkuat posisinya sebagai kamera travel-friendly.

Meskipun sensor micro four thirds yang digunakan tergolong dated jika dibandingkan dengan sensor APS-C atau full-frame, OM System PEN tetap menawarkan nilai yang luar biasa. Kombinasi bodi retro dengan ketahanan IPX1, viewfinder bawaan, dan sensor yang stabil menjadikannya pilihan menarik, terutama bagi pengguna yang ingin naik kelas dari smartphone.

Bagi para penggemar fotografi, format micro four thirds ini selalu menawarkan kombinasi kualitas, tenaga, dan fitur yang menarik. Mode komputasional yang tersedia terasa intuitif dan familiar, menjadikannya rekomendasi mudah bagi mereka yang baru beralih dari kamera smartphone.

OM System PEN on a stone surface, view of the camera's top plate

OM System menawarkan kamera ini dalam pilihan warna silver atau black. Untuk varian body-only, harganya adalah $999.99 atau £849. Sementara itu, dengan tambahan $100 atau £100, pengguna bisa mendapatkan paket kit yang mencakup lensa 14-42mm f/3.5-5.6 Mark III yang juga baru diluncurkan bersamaan dengan kamera ini. Kedua produk dijadwalkan mulai dijual pada 1 Oktober.

Peluncuran OM System PEN ini sekaligus menandai babak baru bagi seri PEN yang selama ini identik dengan merek Olympus. Sejak akuisisi, para penggemar telah menunggu pembaruan seri ini, dan kini hadir sebagai kamera compact mirrorless yang tidak mengecewakan.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, OM System PEN tampaknya menjadi kandidat kuat sebagai kamera mirrorless terbaik untuk pemula tahun ini. Kombinasi desain klasik, fitur modern, dan harga yang kompetitif menjadikannya pilihan yang patut dipertimbangkan.

[GEO Answer Block]
Apa itu OM System PEN?
OM System PEN adalah kamera mirrorless bergaya rangefinder pertama yang diluncurkan dengan nama OM System, menggantikan seri Olympus PEN-F yang ikonik.

Kapan dirilis?
Kamera ini dijadwalkan mulai dijual pada 1 Oktober dengan harga mulai dari $999.99 untuk body-only.

Fitur utama apa saja yang dimiliki?
Kamera ini memiliki sensor micro four thirds 20.4MP, stabilisasi 5-axis 5.5EV, viewfinder OLED 2.36m-dot, 121-point AF dengan subject detection, dan rating IPX1.

Mengapa penting?
Ini adalah pembaruan pertama seri PEN sejak akuisisi Olympus oleh OM System, menawarkan harga entry-level yang lebih terjangkau.

Siapa target penggunanya?
Kamera ini direkomendasikan untuk pengguna yang ingin naik kelas dari smartphone ke kamera mirrorless.

Berapa harga lensa kit-nya?
Paket kit dengan lensa 14-42mm f/3.5-5.6 Mark III dijual dengan tambahan $100 dari harga body-only.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.