Telset.id – Rencana Apple untuk menghindari kenaikan harga iPhone 18 Pro tampaknya menemui jalan buntu. Upaya perusahaan untuk memasukkan pemasok memori asal China, CXMT, ke dalam rantai pasokannya dipastikan gagal untuk generasi Pro tahun ini, sehingga pintu terakhir untuk menekan harga menjadi tertutup.
Kegagalan ini bukan disebabkan oleh faktor politik atau kepercayaan, melainkan masalah teknis pada kemasan chip. Apple dikabarkan telah melobi untuk menambahkan CXMT dan YMTC sebagai pemasok memori keempat dan kelima, terutama untuk memastikan pasokan chip yang cukup mencapai target pengiriman. Namun, perubahan pada chip A20 Pro membuat rencana tersebut batal.
A20 Pro akan menggunakan teknologi Wafer-Level Multi-Chip Module (WMCM). Teknologi ini menggeser posisi DRAM dari yang semula berada di atas prosesor menjadi di sampingnya. Ini adalah pertama kalinya Apple melakukan perubahan semacam ini, dan membutuhkan koordinasi ketat selama berbulan-bulan antara pemasok memori dan tim chipset Apple.
Samsung dan SK Hynix telah memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam koordinasi semacam itu. Sementara itu, CXMT masih tergolong baru dalam hubungan ini dan sebagian besar baru menguji chip untuk perangkat yang dijual di China. Akibatnya, tidak ada cukup waktu tersisa sebelum iPhone 18 Pro dikirimkan pada September mendatang untuk memvalidasi memori CXMT.
Dengan tertutupnya opsi CXMT, satu-satunya skenario yang bisa menjaga harga iPhone 18 Pro tetap terkendali kini sirna. Estimasi sebelumnya sudah menunjukkan harga awal yang berpotensi mencapai $1.399, angka yang semakin sulit dihindari setelah pemasok memori yang lebih murah tidak bisa digunakan.
Masalah ini tidak unik bagi Apple. Samsung sendiri telah menaikkan harga di seluruh tingkatan penyimpanan lebih tinggi awal tahun ini karena alasan yang sama. Memori yang dulu digunakan untuk ponsel semakin banyak dialihkan ke pusat data AI, dan permintaan di sana memberikan keuntungan lebih besar.
iPhone 18 Standar Berpotensi Untung
Meskipun kabar ini buruk bagi calon pembeli iPhone 18 Pro, ada secercah harapan bagi pengguna yang menunggu model standar. iPhone 18 standar dijadwalkan hadir pada musim semi 2027, yang memberikan CXMT waktu sekitar satu tahun tambahan untuk mendapatkan chipnya tervalidasi.
Apple dilaporkan telah menguji jalur tersebut. Model dasar tetap menjadi tempat yang paling mungkin bagi CXMT untuk pertama kalinya masuk, terutama karena model-model tersebut diperkirakan akan tetap menggunakan kemasan PoP lama yang ditinggalkan oleh lini Pro.
Jadi, jika Anda berharap memori buatan China dapat membuat harga lebih ramah, harapan itu lebih mungkin terwujud pada musim semi tahun depan daripada September ini. Perlu diingat juga, Apple berhasil menahan harga iPhone 17 Pro tetap stabil tahun lalu meskipun tekanan memori yang sama sudah mulai terasa. Dengan WMCM yang sepenuhnya menghilangkan opsi CXMT untuk generasi ini, mengulangi pengendalian harga seperti itu akan jauh lebih sulit.
Baca Juga:
Diversifikasi Pemasok Bukan untuk Menekan Harga
Upaya Apple untuk mendiversifikasi pemasok memorinya mungkin terlihat seperti kabar baik bagi pembeli, tetapi kenyataannya tidak demikian. Dorongan untuk menggunakan CXMT dan YMTC lebih tentang mengamankan pasokan memori yang cukup untuk mencapai target pengiriman di tengah melonjaknya permintaan dari pusat data AI, bukan untuk memberikan diskon kepada siapa pun.
Kenaikan harga iPhone 18 Pro sebenarnya sudah diprediksi akan terjadi tahun ini. Perubahan kemasan chip ini hanya mengonfirmasinya. Alih-alih menyajikannya sebagai kemenangan bagi pembeli, akan lebih baik jika Apple terus terang tentang konsekuensi dari perubahan teknologi chip terbaru mereka.

iPhone 18 standar mungkin benar-benar mendapatkan manfaat dari perubahan pemasok ini di kemudian hari, tetapi model Pro harus siap menerima kenaikan harga apa pun yang terjadi dengan CXMT. Pengembangan teknologi ini menunjukkan betapa kompleksnya rantai pasokan di balik perangkat flagship saat ini.





Komentar
Belum ada komentar.