📑 Daftar Isi

Ilustrasi penipuan RTX 5070 dengan isi kotak palsu

Penipuan RTX 5070 di Amazon Berisi DVD dan Logic Board Bekas

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Pembeli terima RTX 5070 berisi DVD rewriter, mousepad, dan logic board rusak
  • Modus scam-swap: pelaku isi ulang kotak dengan barang rongsokan berbobot sama
  • Barang dibeli dari toko resmi MSI dan dijual langsung oleh Amazon
  • Korban bisa ajukan retur untuk dapatkan uang kembali
  • Insiden jadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beli hardware mahal online

Telset.id – Seorang pembeli PC mengalami nasib nahas setelah menerima paket Nvidia RTX 5070 dari Amazon yang ternyata berisi DVD rewriter, mousepad, dan logic board rusak dari receiver Kenwood lawas. Insiden ini kembali menyoroti maraknya praktik scam-swap di platform e-commerce raksasa tersebut.

Korban, yang dikenal dengan nama pengguna u/luutherr di forum Reddit, mendapatkan kartu grafis MSI Ventus 2X RTX 5070 sebagai hadiah dari seorang teman. Hadiah tersebut dibeli langsung dari Amazon dengan harga 605 euro atau sekitar $700. Beberapa hari kemudian, paket pun tiba dengan bobot yang terasa normal, namun isinya sama sekali bukan GPU yang diharapkan.

Alih-alih kartu grafis, pembeli menemukan logic board bekas dari receiver Kenwood, sebuah DVD rewriter, dan benda yang diduga mousepad. “Barang ini dikirim dan dijual oleh Amazon,” ungkap u/luutherr kepada Tom’s Hardware. Ia juga memberikan bukti pembelian dan menegaskan bahwa barang tersebut adalah hadiah, membuat penipuan ini semakin menyakitkan.

Modus operandi yang paling mungkin terjadi adalah scam-swap. Seseorang sebelumnya membeli produk tersebut, mengeluarkan isi kotak yang asli, lalu mengisinya dengan barang rongsokan yang memiliki bobot serupa. Pelaku kemudian mengajukan retur, kemungkinan dengan alasan preferensi pribadi. Karena kotak memiliki bobot yang sama dan produk tidak dikembalikan karena cacat, barang tersebut lolos dari pemeriksaan dasar dan dijual kembali ke pelanggan lain.

Proses ini dulu lebih parah sebelum Amazon mengakhiri program commingling-nya tahun lalu. Program tersebut sebelumnya dimanfaatkan penjual untuk menghindari pelacakan. Ironisnya, sistem yang sama yang mengirimkan produk palsu juga akan memudahkan proses pengembalian dana. Permintaan retur sederhana seharusnya mengembalikan uang korban, namun insiden ini jelas menggerus kepercayaan pelanggan.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa penipuan bisa terjadi kapan saja, bahkan saat membeli dari toko resmi. Dalam kasus ini, barang dibeli dari toko resmi MSI dan dijual langsung oleh Amazon. Hal ini menunjukkan bahwa penipuan semacam ini murni akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab di rantai pasokan.

Dampak Penipuan dan Keamanan Belanja

Kejadian seperti ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, seorang pembeli juga menjadi korban penipuan saat membeli prosesor Ryzen 9 9950X3D. Praktik scam-swap menjadi ancaman serius bagi konsumen yang berbelanja hardware mahal secara online. Meskipun sistem retur Amazon cukup baik, proses pengembalian dana tetap memakan waktu dan menguras emosi.

Bagi para gamer dan penggemar teknologi, berita ini tentu menimbulkan kekhawatiran. Membeli komponen PC kelas atas seperti GPU Nvidia RTX 5070 kini memerlukan kewaspadaan ekstra. Meskipun bobot paket terasa normal, bukan jaminan isinya sesuai. Para ahli menyarankan untuk selalu merekam proses unboxing sebagai bukti jika terjadi masalah.

Di sisi lain, Amazon sendiri sebenarnya sudah memiliki sistem keamanan. Namun, celah seperti commingling yang sempat ada menunjukkan bahwa platform raksasa ini pun tidak luput dari eksploitasi. Ke depannya, konsumen diharapkan lebih jeli dan tidak ragu untuk memeriksa barang segera setelah paket tiba.

Komentar

Belum ada komentar.