Telset.id – Perdebatan mengenai nama resmi iPhone lipat pertama Apple semakin memanas menjelang acara September 2026. Analis Creative Strategies, Max Weinbach, secara terbuka meragukan penggunaan nama “iPhone Ultra” untuk perangkat tersebut, menyebutnya tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan lini produk Ultra Apple lainnya.
Dalam cuitannya di X, Weinbach menegaskan, “Saya masih tidak percaya iPhone lipat akan disebut iPhone Ultra. Menurut saya itu tidak masuk akal mengingat branding Ultra lain yang dimiliki Apple. Itu tidak terlihat Ultra.” Ia menambahkan bahwa iPhone lipat tersebut akan “lebih rendah tetapi unik dibandingkan dengan Pro” dan “bukan produk Apple Ultra.”
Pernyataan ini memicu diskusi hangat di kalangan pengamat teknologi, terutama karena sebelumnya rumor selama berbulan-bulan mengarah pada nama “iPhone Fold” sebelum nama “iPhone Ultra” mulai mencuri perhatian sejak musim semi lalu. Kini, dengan bantahan dari analis terkemuka, spekulasi kembali bergulir.
Analis Lain Ikut Bersuara, Gurman Bantah
Carolina Milanesi, analis lain dari Creative Strategies, juga angkat bicara melalui X. Ia menyatakan bahwa “sampai batas tertentu ini seperti Neo, kategori baru, dan nama Ultra akan menjadi deskriptor yang buruk untuk apa yang Anda beli. Apple mungkin tidak ingin menyebutnya iPhone Fold atau iFold, tapi itulah kenyataannya.”
Namun, Mark Gurman dari Bloomberg, yang telah lama meliput rumor iPhone lipat, memberikan pandangan berbeda. Ia membalas di X bahwa “Semua orang menyebutnya Ultra secara internal. Kita lihat saja nanti.” Pernyataan Gurman ini justru memperkuat spekulasi bahwa nama iPhone Ultra mungkin memang akan digunakan, meskipun belum ada kepastian resmi dari Apple.

Perbedaan pendapat di antara para analis ini menunjukkan ketidakpastian yang masih menyelimuti produk terbaru Apple tersebut. Sementara sebagian pihak meragukan kesesuaian nama “Ultra”, yang lain yakin Apple akan mempertahankannya berdasarkan informasi internal yang beredar.
Baca Juga:
Kompromi Fitur yang Jadi Sorotan
Berdasarkan laporan yang beredar, iPhone Ultra/Fold akan kehilangan beberapa fitur dibandingkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Salah satu contohnya, iPhone lipat ini diharapkan hanya memiliki kamera belakang ganda, sehingga pengguna tidak akan mendapatkan zoom telefoto. Hal ini mungkin disebabkan oleh desainnya yang lebih pendek dan lebih lebar dibandingkan iPhone Pro.
Menariknya, Samsung Galaxy Z Fold 8 juga hanya memiliki dua kamera belakang dan tidak dilengkapi zoom telefoto. Namun, hal tersebut tidak menghalangi perangkat ini menjadi model pre-order paling populer di jajaran Samsung. Selain itu, iPhone Fold dikabarkan akan menggunakan Touch ID untuk membuka kunci perangkat, sementara iPhone 18 Pro akan tetap menggunakan Face ID.
Kompromi lain yang mungkin terjadi berdasarkan bocoran meliputi tidak adanya Action button, baterai yang lebih kecil dibandingkan iPhone 18 Pro, dan kemungkinan penghapusan magnet MagSafe demi mencapai desain yang tipis. Meskipun fitur-fitur ini mungkin mengurangi daya tarik nama “Ultra”, ada alasan lain mengapa perangkat ini bisa layak menyandang nama tersebut.

Untuk memulainya, iPhone Ultra dikabarkan akan memiliki layar iPhone terbesar yang pernah ada, yaitu 7,8 inci saat terbuka. Bandingkan dengan 6,9 inci untuk iPhone 18 Pro Max yang dirumorkan. Layar yang lebih besar ini akan terasa seperti memiliki iPad mini di saku Anda, termasuk dukungan multitasking layar terbagi dan kemampuan menjalankan aplikasi dengan tata letak dua panel.
iPhone Ultra juga diharapkan meminjam elemen tata letak aplikasi dari iPadOS sambil tetap menjalankan iOS 27. Layar utamanya diperkirakan bebas lipatan atau sangat mendekatinya, berkat engsel logam cair yang dirumorkan dan inovasi lainnya. Saat ditutup, pengguna akan mendapatkan desain ringkas dengan layar sampul 5,5 inci yang cukup lebar untuk mengetik dengan nyaman dan menjalankan semua aplikasi favorit.

Harga yang Fantastis dan Masa Depan iPhone
Rumor harga iPhone Ultra tentu terdengar “Ultra” bagi sebagian orang. Beberapa pihak memperkirakan Apple akan membanderol perangkat ini hingga $2.500, dengan estimasi terendah $2.000. Sebagai perbandingan, Galaxy Z Fold 8 dibanderol $1.899 dan Fold 8 Ultra $2.099. Perlu diingat juga bahwa Apple diperkirakan akan menaikkan harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max karena kelangkaan komponen yang sedang berlangsung.
Menariknya, diskusi ini juga membuka pertanyaan tentang masa depan lini iPhone. Beberapa pihak berspekulasi tentang apa yang akan Apple lakukan dengan iPhone 20 tahun depan, yang merupakan iPhone ulang tahun ke-20. Perangkat tersebut diharapkan hadir dengan desain all-glass baru yang radikal dengan bezel yang hampir tidak ada. Pertanyaannya, apakah perangkat itu yang akan disebut Ultra atau justru iPhone lipat ini? Atau mungkin Apple akan memilih nama yang sepenuhnya berbeda untuk iPhone 20.

Perlu dicatat bahwa analis Ming-Chi Kuo sebelumnya menyebutkan bahwa iPhone Ultra akan dikirim setelah iPhone 18 Pro dan tetap akan “langsung terjual habis” dengan harga $2.300 hingga $2.500. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada perdebatan soal nama, minat pasar terhadap perangkat ini diperkirakan akan sangat tinggi.
Keputusan akhir mengenai nama iPhone lipat pertama Apple ini kemungkinan akan terungkap pada 9 September mendatang, bersamaan dengan acara Apple September yang dinantikan. Pada acara tersebut, Apple juga diharapkan memperkenalkan iPhone 18 Pro, Apple Watch 12, dan produk lainnya.
Terlepas dari nama yang akan digunakan, kehadiran iPhone lipat pertama ini menandai babak baru bagi Apple dalam persaingan pasar smartphone lipat. Dengan berbagai bocoran yang beredar, termasuk tentang kapasitas baterai iPhone 18 Pro Max dan peningkatan RAM, jelas bahwa Apple sedang bersiap untuk menghadirkan lini produk yang signifikan pada tahun ini.
Bagi penggemar Apple di Indonesia, perkembangan ini tentu menjadi kabar menarik. Meskipun harga yang diprediksi cukup tinggi, kehadiran iPhone lipat pertama ini bisa menjadi pilihan baru bagi mereka yang mencari pengalaman berbeda dari iPhone konvensional. Kita tinggal menunggu pengumuman resmi dari Apple untuk mengetahui nama dan spesifikasi lengkap perangkat ini.






Komentar
Belum ada komentar.