📑 Daftar Isi

Samsung Galaxy S27+ berpotensi kehilangan fitur konektivitas UWB menurut listing MIIT China

Samsung Galaxy S27+ Kehilangan UWB, Sinyal Pergeseran Strategi Samsung

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung Galaxy S27+ tidak mendukung UWB menurut listing MIIT China
  • Seri Galaxy S27 mencakup empat model: S27, S27+, S27 Pro, dan S27 Ultra
  • Hanya Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra yang tercatat mendukung UWB
  • Galaxy S27+ hanya mengandalkan Bluetooth 6.0, akurasi lebih rendah
  • Tanpa UWB, pelacakan presisi SmartTag 3 tidak didukung
  • Seri Galaxy S27 diperkirakan hadir awal 2027
  • Ada kemungkinan kesalahan pada listing MIIT

Telset.id – Samsung Galaxy S27+ dipastikan tidak akan mendukung ultra-wideband (UWB), fitur konektivitas yang sudah hadir sejak era Galaxy S21+. Informasi ini muncul dari listing terbaru MIIT (Ministry of Industry and Information Technology) di China, yang mendata empat model dalam seri Galaxy S27: Galaxy S27, S27+, S27 Pro, dan S27 Ultra. Dari keempatnya, hanya Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra yang tercatat mendukung UWB. Galaxy S27+ justru ditinggalkan, sebuah indikasi awal pergeseran strategi Samsung di lini flagship besarnya.

Listing MIIT tersebut menjadi dasar utama laporan ini. Keempat model terdaftar, namun hanya varian Pro dan Ultra yang mencantumkan dukungan UWB. Galaxy S27 versi standar juga tidak mendapatkannya, tetapi hal ini bukan kejutan karena tidak ada satu pun pendahulunya yang memiliki fitur tersebut. Yang menjadi sorotan adalah posisi Galaxy S27+ yang selama beberapa generasi terakhir konsisten membawa UWB.

Keputusan ini berpotensi menandai reposisi lini Plus dalam ekosistem flagship Samsung. Galaxy S27 Pro disebut berpeluang mendapatkan fitur kelas atas, sementara Galaxy S27+ diposisikan tetap sebagai alternatif layar besar yang lebih terjangkau dibanding Galaxy S27 Ultra. Artinya, Plus bukan lagi versi “Ultra versi murah”, melainkan opsi layar besar dengan kompromi pada fitur tertentu.

Dampak Absennya UWB pada Galaxy S27+

Ultra-wideband selama ini menjadi tulang punggung pelacakan presisi pada ekosistem perangkat Samsung. Tanpa UWB, Galaxy S27+ tidak akan mendukung pelacakan presisi dengan SmartTag 3 dan aksesori sejenis lainnya. Perangkat ini hanya akan mengandalkan posisi Bluetooth 6.0, yang tingkat akurasinya jauh lebih rendah dibanding UWB.

Bagi pengguna yang mengandalkan pelacakan barang berharga, ini menjadi konsekuensi nyata. SmartTag 3 dan aksesori serupa dirancang untuk memanfaatkan UWB dalam menentukan lokasi secara akurat, terutama di dalam ruangan atau area padat. Ketika Galaxy S27+ hanya mengandalkan Bluetooth 6.0, pengalaman pelacakan tidak akan setara dengan Galaxy S27 Pro maupun S27 Ultra.

UWB sendiri telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari flagship modern. Kehadirannya mendukung berbagai fungsi, mulai dari pelacakan presisi hingga interaksi antarperangkat. Karena itu, absennya fitur ini di Galaxy S27+ menjadi catatan penting bagi calon pembeli yang mempertimbangkan aspek konektivitas.

Perlu dicatat, seri Galaxy S27 diperkirakan baru hadir pada awal 2027. Masih ada waktu panjang sebelum peluncuran resmi, sehingga detail pada listing MIIT ini belum tentu final. Ada kemungkinan terjadi kesalahan pencatatan dalam listing tersebut. Harapannya, kasus ini memang merupakan kekeliruan, mengingat UWB kini menjadi standar yang sulit dilepaskan dari perangkat flagship.

Posisi Galaxy S27+ dalam Strategi Samsung

Jika listing MIIT ini akurat, maka Galaxy S27 Pro berpotensi mengisi celah antara varian standar dan Ultra. Fitur kelas atas yang sebelumnya melekat pada Plus kini bergeser ke Pro. Sementara itu, Galaxy S27+ tetap dipertahankan sebagai opsi layar besar dengan harga yang lebih bersaing dibanding Ultra.

Strategi semacam ini bukan hal baru di industri smartphone. Produsen kerap mengatur ulang lini produknya untuk memperjelas diferensiasi antarvarian. Namun, keputusan menghilangkan UWB dari Galaxy S27+ tetap menarik dicermati, terutama karena fitur ini sudah menjadi bagian dari identitas lini Plus sejak beberapa generasi.

Galaxy S27 versi standar yang juga tanpa UWB menunjukkan bahwa fitur ini kini diposisikan sebagai pembeda kelas atas. Hanya model Pro dan Ultra yang mendapatkannya. Dengan demikian, konsumen yang menginginkan UWB harus naik ke varian yang lebih tinggi.

Bagi pasar Indonesia, informasi ini masih bersifat awal. Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung mengenai spesifikasi final Galaxy S27 series. Namun, listing MIIT biasanya menjadi acuan awal yang cukup dapat diandalkan sebelum peluncuran resmi. Perkembangan selanjutnya masih menunggu konfirmasi dari pihak Samsung.

Sebagai gambaran, Samsung juga tengah menyiapkan berbagai perangkat lain di lini Galaxy. Beberapa di antaranya mencakup kamera 50MP Galaxy A38 yang disebut tetap sama dengan pendahulunya, serta pembaruan perangkat lunak melalui One UI 9 stabil untuk sejumlah model Galaxy A. Langkah ini menunjukkan Samsung terus mengatur portofolio produknya di berbagai segmen.

Yang jelas, absennya UWB pada Galaxy S27+ menjadi sinyal bahwa Samsung mungkin tengah menata ulang prioritas fitur di lini flagship-nya. Bagi konsumen yang menanti seri Galaxy S27, keputusan ini patut menjadi pertimbangan, terutama jika pelacakan presisi menjadi kebutuhan utama. Sementara itu, semua masih menunggu apakah listing MIIT ini akan bertahan hingga peluncuran resmi pada awal 2027 mendatang.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.