📑 Daftar Isi

Ilustrasi Samsung Galaxy Watch 9 dengan fitur AI kesehatan dan chip Qualcomm Snapdragon Wear Elite

Samsung Galaxy Watch 9 Gunakan Chip Qualcomm dengan AI Canggih

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2 akan menjadi "AI-powered health companion" dengan fokus pada interpretasi data kesehatan secara proaktif
  • Chip berubah dari Exynos ke Qualcomm Snapdragon Wear Elite (5-core, 3nm, NPU khusus AI)
  • Baterai meningkat: Galaxy Watch 9 44mm (445mAh) dan Watch Ultra 2 (800mAh)
  • Harga naik 30-50 euro, Galaxy Watch 9 mulai 409 euro, Watch Ultra 2 mencapai 749 euro
  • Peluncuran 22 Juli 2026 bersamaan dengan Galaxy Z Fold 8, Fold 8 Ultra, dan Flip 8

Telset.id – Samsung resmi mengonfirmasi bahwa jajaran smartwatch terbarunya, Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2, akan menjadi “AI-powered health companion” yang mengutamakan kecerdasan buatan. Perusahaan asal Korea Selatan itu menjanjikan perubahan besar dari pelacakan pasif menjadi panduan proaktif untuk kesehatan pengguna.

Dalam unggahan di Samsung Newsroom, perusahaan menyebut perangkat ini akan membawa “a whole new level of effortless wellness.” Artinya, jam tangan pintar ini tidak hanya mencatat data, tetapi juga menginterpretasikan kondisi seperti sleep apnea, energi, dan stres secara langsung.

Samsung juga mengonfirmasi bahwa Galaxy Watch 9 akan hadir dengan komponen internal yang sepenuhnya baru dan peningkatan daya tahan baterai. Meskipun belum menyebutkan chip spesifik atau kapasitas baterai, perusahaan menegaskan bahwa perubahan ini merupakan lompatan besar dibandingkan generasi sebelumnya.

Peluncuran ini dijadwalkan pada 22 Juli 2026, bersamaan dengan Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, dan Galaxy Z Flip 8. Samsung juga telah memberikan bocoran melalui media sosial, termasuk cuitan resmi yang berbunyi: “Coming Soon: A New AI-Powered Health Companion on Your Wrist.”

Perubahan Chip dari Exynos ke Qualcomm

Salah satu perubahan paling signifikan adalah keputusan Samsung untuk meninggalkan chip Exynos buatan sendiri. Berdasarkan bocoran yang beredar, Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2 akan menggunakan Qualcomm Snapdragon Wear Elite.

Prosesor ini merupakan chip lima inti (five-core) yang dibangun dengan fabrikasi 3nm. Keunggulan utamanya adalah keberadaan NPU (Neural Processing Unit) khusus yang dirancang untuk menjalankan tugas AI secara langsung di perangkat, tanpa perlu mengirim data ke cloud.

Qualcomm sendiri telah mengklaim bahwa chip ini mampu memberikan peningkatan daya tahan baterai hingga 30 persen dibandingkan pendahulunya. Klaim ini selaras dengan janji Samsung mengenai peningkatan baterai pada jajaran Galaxy Watch 9.

Fokus pada Kecerdasan Buatan untuk Kesehatan

Samsung menekankan bahwa pendekatan AI pada Galaxy Watch 9 bukan sekadar gimmick. Perusahaan menyebut perangkat ini akan bertransformasi dari sekadar alat pelacak menjadi asisten kesehatan yang benar-benar cerdas.

Alih-alih hanya menampilkan grafik data tidur, stres, atau energi, jam tangan ini akan memberikan interpretasi dan saran yang dapat ditindaklanjuti. Misalnya, jika mendeteksi sleep apnea, perangkat dapat memberikan rekomendasi untuk mengubah kebiasaan tidur atau berkonsultasi dengan dokter.

Kemungkinan besar, fitur AI ini merupakan versi rebrand dari Google Health Coach yang sudah diluncurkan pada Mei 2026. Mengingat Galaxy Watch berjalan pada sistem operasi Wear OS milik Google, integrasi semacam ini sangat masuk akal dan menjadi nilai tambah bagi pengguna.

Dengan adanya NPU pada chip Snapdragon Wear Elite, semua pemrosesan data kesehatan dapat dilakukan langsung di perangkat. Ini berarti privasi pengguna lebih terjaga karena data tidak perlu dikirim ke server eksternal.

Spek Baterai yang Lebih Besar

Bocoran dari berbagai sumber menunjukkan bahwa kapasitas baterai Galaxy Watch 9 akan mengalami peningkatan signifikan. Untuk varian 44mm, Galaxy Watch 9 dikabarkan akan menggunakan baterai 445mAh, lebih besar dari pendahulunya.

Sementara itu, Galaxy Watch Ultra 2 yang lebih premium akan dibekali baterai 800mAh. Kapasitas ini memungkinkan perangkat bertahan lebih lama meskipun harus menjalankan berbagai tugas AI secara real-time.

Kombinasi antara chip 3nm yang lebih efisien dan baterai yang lebih besar diyakini mampu memberikan pengalaman penggunaan seharian penuh tanpa perlu khawatir kehabisan daya.

Kenaikan Harga yang Cukup Tajam

Sayangnya, semua peningkatan ini tidak datang tanpa konsekuensi. Berdasarkan laporan dari WinFuture, Samsung berencana menaikkan harga jajaran Galaxy Watch sebesar 30 hingga 50 euro dibandingkan generasi sebelumnya.

Untuk Galaxy Watch 9 varian 40mm, harga diperkirakan mulai dari 409 euro. Sementara Galaxy Watch Ultra 2 akan dibanderol sekitar 749 euro. Kenaikan ini cukup signifikan dan mungkin akan membuat sebagian calon pembeli berpikir dua kali.

Namun, dengan tambahan fitur AI, chip baru, dan baterai lebih besar, kenaikan harga ini bisa dianggap sepadan bagi pengguna yang menginginkan perangkat kesehatan paling canggih di pasaran.

Samsung diperkirakan akan mengumumkan harga resmi untuk pasar global pada acara Galaxy Unpacked 22 Juli mendatang. Untuk pasar Indonesia, harga dan ketersediaan biasanya menyusul beberapa minggu setelah peluncuran global.

Bagi pengguna yang penasaran dengan teknologi layar terbaru Samsung, Anda juga bisa menyimak artikel tentang layar slidable yang baru saja dipamerkan perusahaan.

Selain itu, bagi yang tertarik dengan lini ponsel lipat Samsung, informasi mengenai Galaxy Z Flip 8 juga bisa menjadi bacaan menarik sebagai pelengkap.

Dengan segala bocoran yang ada, Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2 tampaknya akan menjadi smartwatch paling ambisius yang pernah dirilis Samsung. Fokus pada AI, perubahan chip, dan peningkatan baterai menunjukkan bahwa perusahaan serius menjadikan perangkat ini sebagai pusat ekosistem kesehatan digital pengguna.

Kita tunggu saja pengumuman resmi pada 22 Juli 2026 untuk mengetahui detail lengkap spesifikasi, harga, dan ketersediaan di berbagai negara termasuk Indonesia.

Produk yang Dibahas
Samsung Galaxy Watch4 Classic
Samsung
Samsung Galaxy Watch4 Classic
Cek Harga →
Samsung Galaxy Watch4
Samsung
Samsung Galaxy Watch4
Cek Harga →
Samsung Galaxy Watch FE
Samsung
Samsung Galaxy Watch FE
Cek Harga →
Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.