Telset.id – Samsung dipastikan akan meluncurkan penerus Galaxy Z Fold 7 dengan nama baru, bukan Galaxy Z Fold 8 seperti yang dirumorkan sebelumnya. Bocoran terbaru dari tipster Ice Universe mengungkapkan bahwa perangkat flagship lipat Samsung tersebut akan hadir dengan label Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Keputusan ini menandai perubahan strategi penamaan yang cukup signifikan dari Samsung. Sejauh ini, rumor yang beredar mengindikasikan Samsung akan merilis Galaxy Z Fold 8 sebagai generasi penerus Galaxy Z Fold 7. Namun, berdasarkan bocoran yang beredar, varian paling premium justru akan menyandang embel-embel “Ultra”.
Penggunaan nama Ultra sepertinya menjadi penanda bahwa model ini merupakan varian flagship dengan fitur dan hardware yang lebih unggul. Samsung sendiri sudah menggunakan nama Ultra untuk lini Galaxy S sejak tahun 2020, sehingga langkah ini bukanlah hal yang sepenuhnya baru bagi raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut.
Spesifikasi Unggulan Galaxy Z Fold 8 Ultra
Menurut bocoran yang beredar, Galaxy Z Fold 8 Ultra akan membawa sejumlah peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya. Perangkat ini dikabarkan akan hadir dengan tiga kamera belakang, termasuk upgrade kamera ultrawide 50 MP. Peningkatan ini jelas menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang mengutamakan kualitas fotografi.
Dari segi daya tahan, Samsung dikabarkan akan membekali Galaxy Z Fold 8 Ultra dengan baterai 5.000 mAh yang lebih besar. Kapasitas ini merupakan lompatan yang cukup besar dibandingkan generasi sebelumnya. Selain itu, perangkat ini juga akan mendukung pengisian cepat 45W, yang memungkinkan pengisian daya lebih efisien.
Belum diketahui apakah Samsung akan mengembalikan dukungan S Pen untuk Galaxy Z Fold 8 Ultra agar setara dengan Galaxy S Ultra. Fitur ini sempat menjadi salah satu keunggulan kompetitif lini Galaxy Note sebelumnya. Galaxy Z Fold 8 Ultra kabarnya juga akan hadir dengan layar utama yang bebas lipatan, namun sepertinya tidak akan mendukung Privacy Display seperti Galaxy S26 Ultra.
Baca Juga:
Perbandingan dengan Galaxy Z Fold 8 Biasa
Yang menarik, Samsung juga akan meluncurkan varian lain yang sebelumnya disebut Galaxy Z Fold 8 Wide. Perangkat dengan bodi lebih lebar dan pendek dibandingkan versi Ultra ini akan diluncurkan dengan nama Galaxy Z Fold 8 tanpa embel-embel apapun. Pesaing iPhone Ultra ini kabarnya akan dilengkapi dua kamera belakang dan baterai 4.800 mAh.
Dengan spesifikasi yang lebih rendah, masuk akal jika varian yang lebih flagship diberi embel-embel ‘Ultra’. Strategi ini mirip dengan apa yang dilakukan Samsung pada lini Galaxy S, di mana varian Ultra menjadi yang paling premium dengan fitur terlengkap.
Menariknya, iPhone layar lipat yang kabarnya meluncur tahun ini akan dinamai iPhone Ultra. Belum diketahui apakah itu menjadi faktor di balik keputusan Samsung untuk mengubah nama Galaxy Z Fold 8 Ultra, namun timing-nya cukup menarik. Meski demikian, Samsung sudah menggunakan nama Ultra untuk lini Galaxy S sejak tahun 2020, jadi bukan berarti raksasa teknologi asal Korea Selatan ini meniru Apple dalam pemilihan nama tersebut, seperti dikutip dari SamMobile, Selasa (26/5/2026).
Jadwal Peluncuran
Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Galaxy Z Fold 8 akan diluncurkan bersama Galaxy Z Flip 8 di ajang Galaxy Unpacked selanjutnya. Rumor yang beredar menunjukkan event ini akan digelar di London, Inggris pada 22 Juli 2026. Ini menjadi tanggal yang patut dicatat oleh para penggemar Samsung dan teknologi lipat pada umumnya.
Dengan perubahan nama ini, Samsung tampaknya ingin mempertegas posisi produknya di pasar. Varian Ultra akan menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan yang terbaik, sementara varian biasa akan menjadi opsi yang lebih terjangkau dengan spesifikasi yang tetap mumpuni.
Bagi pengguna yang sudah penasaran dengan inovasi layar lipat Samsung, kehadiran Galaxy Z Fold 8 Ultra dengan berbagai peningkatan ini tentu menjadi kabar yang menggembirakan. Namun, kita masih harus menunggu konfirmasi resmi dari Samsung mengenai spesifikasi dan fitur lengkapnya.
Sementara menunggu peluncuran resmi, pengguna bisa mulai mempertimbangkan kebutuhan mereka. Apakah fitur Ultra seperti kamera ultrawide 50 MP dan baterai 5.000 mAh benar-benar diperlukan, atau varian biasa dengan dua kamera dan baterai 4.800 mAh sudah cukup memadai? Semua tergantung pada preferensi dan anggaran masing-masing.





Komentar
Belum ada komentar.