Telset.id – Samsung dikabarkan tengah mempersiapkan Galaxy Z Fold 8 Ultra sebagai senjata utama untuk menghadapi iPhone Fold yang akan dirilis Apple pada tahun 2026. Bocoran terbaru mengungkapkan bahwa perangkat ini akan hadir dengan peningkatan signifikan, termasuk baterai 5.000 mAh dan desain yang lebih ringan.
Persaingan di pasar ponsel lipat diprediksi memanas tahun ini. Apple dikabarkan akan merilis iPhone Fold pada September 2026, sebuah langkah yang langsung menantang dominasi Samsung di segmen ini. Untuk merespons, Samsung tidak hanya mengandalkan model reguler, tetapi juga menyiapkan varian Galaxy Z Fold 8 Ultra yang disebut sebagai flagship foldable ketiga mereka.
Bocoran dari seorang pembocor bernama @kro_roe mengungkapkan bahwa Samsung akan meningkatkan kapasitas baterai Galaxy Z Fold 8 Ultra secara drastis. Dari 4.400 mAh pada Galaxy Z Fold 7, baterai akan melonjak menjadi 5.000 mAh. Ini adalah peningkatan sebesar 14 persen yang sangat signifikan.
Selain itu, kecepatan pengisian daya juga akan ditingkatkan dari 25W menjadi 45W. Ini tentu kabar baik bagi pengguna yang membutuhkan pengisian daya cepat untuk menunjang aktivitas harian mereka. Peningkatan ini dilaporkan langsung oleh @kro_roe melalui unggahan di platform X.
Yang lebih mengesankan, peningkatan baterai ini datang bersamaan dengan rencana Samsung untuk membuat perangkat lebih ringan. Laporan dari Korea Selatan menyebutkan bahwa Galaxy Z Fold 8 Ultra akan memiliki bobot hanya 200 gram, atau 15 gram lebih ringan dari pendahulunya. Kombinasi baterai lebih besar dan bobot lebih ringan ini menjadi pencapaian teknis yang patut diapresiasi.
Namun, pengurangan bobot ini mungkin berdampak pada fitur S Pen. Dukungan untuk stylus andalan Samsung sudah dihilangkan pada Galaxy Z Fold 7 demi membuat perangkat lebih ramping. Dengan bobot yang semakin ringan, kemungkinan kembalinya fitur S Pen pada model ini semakin kecil.
Spesifikasi dan Kamera Unggulan
Di sektor performa, Galaxy Z Fold 8 Ultra diprediksi akan menggunakan chipset terbaru Qualcomm, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini telah menunjukkan hasil impresif dalam benchmark dan dipastikan akan membuat perangkat ini sangat cepat. Namun, ada kemungkinan Samsung juga akan mempertimbangkan penggunaan chipset Exynos 2600, mengingat Galaxy Z Flip 7 sudah menggunakan Exynos 2500.
Untuk urusan fotografi, Samsung tampaknya akan mempertahankan kamera utama 200MP yang sudah diperkenalkan pada Galaxy Z Fold 7. Namun, dua lensa pendukung dikabarkan akan mendapatkan peningkatan. Menurut laporan Galaxy Club, kamera ultrawide 12MP akan ditingkatkan menjadi 50MP, sementara lensa telefoto akan naik dari 10MP menjadi 12MP dengan tetap menawarkan zoom optik 3x.
Kamera depan diperkirakan masih menggunakan konfigurasi yang sama, yaitu dual kamera punch-hole 10MP yang ditempatkan di layar penutup dan layar internal.
Masalah harga menjadi kekhawatiran tersendiri. Tren harga Galaxy Z Fold terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Galaxy Z Fold 7 dibanderol dengan harga USD 1.999, naik USD 100 dari pendahulunya. Lonjakan harga RAM akibat permintaan tinggi untuk kecerdasan buatan (AI) dikhawatirkan akan kembali mendorong harga Galaxy Z Fold 8 Ultra ke level yang lebih tinggi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai tren harga, Anda dapat membaca artikel tentang Bocoran Harga Samsung terbaru.
Untuk menghadapi iPhone Fold yang dikabarkan memiliki rasio aspek 4:3 untuk layar utamanya, Samsung juga dikabarkan sedang mengembangkan model ‘Wide Fold’. Model ini akan menawarkan rasio aspek berbeda yang lebih optimal untuk menonton video, dengan layar eksternal 5,4 inci dan layar utama 7,6 inci. Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa model ini justru akan menjadi Galaxy Z Fold 8 biasa, sementara penerus Galaxy Z Fold 7 akan menjadi Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Desain dan Layar
Desain dasar Galaxy Z Fold 8 Ultra diperkirakan tidak akan banyak berubah. Perangkat akan tetap mengusung konsep ponsel lipat buku dengan layar penutup di bagian luar dan layar besar di bagian dalam. Ukuran layar kemungkinan tidak akan jauh berbeda dari Galaxy Z Fold 7 yang memiliki layar 6,5 inci di luar dan 8 inci di dalam.
Samsung dikabarkan telah membuat kemajuan dalam mengurangi lipatan (crease) yang terlihat pada layar internal. Teknologi laser drilling dilaporkan akan secara signifikan mengurangi tampilan lipatan tersebut. Namun, Apple dikabarkan telah berhasil menghilangkan lipatan sepenuhnya pada iPhone Fold, sehingga Samsung mungkin masih perlu bekerja lebih keras untuk memuaskan pengguna yang perfeksionis.
Perangkat ini diperkirakan akan dirilis pada Juli atau Agustus 2026, mengikuti pola rilis Samsung dalam beberapa tahun terakhir. Galaxy Z Fold 8 Ultra diposisikan sebagai jawaban Samsung atas tantangan Apple di pasar ponsel lipat premium. Dengan pengalaman bertahun-tahun di segmen ini, Samsung berharap dapat menawarkan produk yang lebih unggul dibandingkan pesaing barunya.
Untuk wawasan lebih lanjut tentang dinamika pasar komponen, Anda dapat membaca artikel terkait Gugatan Hukum DRAM yang melibatkan Samsung. Selain itu, informasi mengenai penutupan layanan juga bisa disimak dalam artikel tentang Samsung Messages Ditutup.








Komentar
Belum ada komentar.