📑 Daftar Isi

Galaxy Tab S11 Ultra dengan prosesor MediaTek menjadi cikal bakal strategi chipset Samsung untuk Galaxy Tab S12

Samsung Kembali Pakai MediaTek di Galaxy Tab S12, Bukan Snapdragon

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung diprediksi kembali menggunakan chipset MediaTek untuk Galaxy Tab S12, melanjutkan strategi dari Galaxy Tab S10 dan S11.
  • Kode dari aplikasi AI Core Samsung merujuk pada prosesor MediaTek Dimensity 9500 dengan nomor model MT6993.
  • Fitur AI yang terdeteksi antara lain AI-generated wallpapers, image expansion, generative editing, dan harmonization on device.
  • Dimensity 9500 tidak bisa menandingi Snapdragon 8 Elite Gen 5, tetapi tetap bertenaga dengan GPU impresif seperti di Oppo Find X9 Pro.
  • Belum ada rumor detail, tapi diperkirakan hanya dua model Tab S12 dengan peningkatan baterai dan fitur AI baru.

Telset.id – Samsung kembali menghadirkan kejutan dalam strategi prosesor tablet flagship-nya. Berdasarkan laporan terbaru, pabrikan asal Korea Selatan ini diprediksi akan kembali menggunakan chipset MediaTek untuk lini Galaxy Tab S12, melanjutkan tren yang sudah dimulai sejak generasi Galaxy Tab S10 dan Galaxy Tab S11.

Keputusan ini menandai perubahan signifikan dalam pendekatan Samsung terhadap pemilihan prosesor. Jika sebelumnya seri Galaxy Tab S identik dengan chipset Snapdragon buatan Qualcomm, kini MediaTek seolah menjadi pilihan utama untuk tablet flagship Android mereka.

Kode AI Core Bocorkan Chipset MediaTek Dimensity 9500

Informasi ini pertama kali diungkap oleh laporan dari Android Authority. Mereka menemukan kode di dalam aplikasi AI Core milik Samsung yang merujuk pada chipset MediaTek Dimensity 9500. Meskipun kode tersebut tidak menyebutkan nama komersial prosesor secara langsung, nomor model MT6993 yang tercantum merupakan identitas yang digunakan oleh MediaTek.

Yang menarik, kode tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan perangkat Galaxy Tab S12. Namun, kode itu mengandung detail tentang produk mendatang yang akan menggunakan prosesor Dimensity 9500. Mengingat Samsung telah menggunakan chipset Dimensity flagship pada dua generasi tablet Galaxy Tab sebelumnya, hampir dapat dipastikan bahwa seri Tab S12 akan melanjutkan tren yang sama.

Fitur AI Generatif Menjadi Andalan

Kode di dalam aplikasi AI Core juga mendaftarkan beberapa fitur yang terkait dengan chipset MediaTek tersebut. Beberapa fitur yang teridentifikasi antara lain wallpaper hasil AI (AI-generated wallpapers), perluasan gambar (image expansion), pengeditan generatif (generative editing), dan “harmonization on device”.

Fitur “harmonization on device” masih menjadi tanda tanya. Belum jelas apa sebenarnya fungsi tersebut. Namun, bisa jadi fitur ini merujuk pada image harmonization, yaitu teknik yang menyesuaikan elemen-elemen dalam foto agar terlihat lebih realistis dan menyatu secara alami.

Kehadiran fitur-fitur ini menegaskan bahwa Samsung akan terus menggenjot kemampuan AI di perangkat tabletnya. Ini sejalan dengan strategi industri yang semakin mengedepankan kecerdasan buatan sebagai nilai jual utama.

Seorang pengguna memegang Galaxy Tab S11 secara vertikal dengan satu jari.

Kinerja yang Lebih dari Sekadar Cukup

Meskipun Dimensity 9500 tidak bisa menandingi performa prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5, chip ini tetaplah prosesor yang sangat bertenaga. MediaTek Dimensity 9500 telah menunjukkan taringnya di perangkat Oppo Find X9 Pro, di mana GPU-nya bersinar dengan performa grafis yang impresif.

Performa prosesor mungkin bukan satu-satunya pertimbangan utama bagi pengguna tablet Android. Samsung sudah memiliki dukungan S Pen dan berbagai fitur menarik lainnya yang membuat seri Tab S12 tetap kompetitif. Namun, kehadiran chip yang cepat dengan grafis mumpuni tentu akan menjadi nilai tambah yang signifikan.

Spekulasi Model dan Fitur Lainnya

Hingga saat ini, belum banyak rumor yang beredar mengenai seri Tab S12. Namun, ada spekulasi bahwa tahun ini hanya akan ada dua model yang dirilis. Selain potensi peningkatan baterai untuk Galaxy Tab S12 Plus, tablet-tablet baru ini juga diprediksi akan dibekali dengan fitur-fitur baru berbasis AI.

Keputusan Samsung untuk tetap setia pada MediaTek menunjukkan kepercayaan yang besar terhadap kemampuan chipset buatan perusahaan Taiwan tersebut. Ini juga menjadi sinyal bahwa persaingan di pasar prosesor mobile semakin ketat, dengan MediaTek mampu menjadi pemain utama di segmen flagship.

Galaxy Tab S11 Ultra juga menggunakan prosesor MediaTek. | Image by PhoneArena - Kebocoran Galaxy Tab S12 mengisyaratkan Samsung mungkin tidak menggunakan chip Snapdragon lagi

Implikasi bagi Pasar Tablet Android

Langkah Samsung ini memiliki implikasi yang cukup luas. Pertama, ini menunjukkan bahwa vendor besar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada satu pemasok chipset. Diversifikasi pemasok menjadi strategi penting untuk menjaga rantai pasokan dan menekan biaya produksi.

Kedua, keputusan ini bisa mendorong lebih banyak produsen tablet Android untuk mempertimbangkan MediaTek sebagai opsi prosesor utama. Jika Samsung, sebagai pemimpin pasar tablet Android, percaya pada kemampuan MediaTek, maka vendor lain mungkin akan mengikuti jejak yang sama.

Ketiga, bagi konsumen, ini berarti persaingan yang lebih sehat di pasar prosesor. Dengan adanya alternatif yang kuat selain Qualcomm, diharapkan akan lahir inovasi dan harga yang lebih kompetitif di segmen tablet flagship.

Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung mengenai spesifikasi dan tanggal peluncuran Galaxy Tab S12. Namun, bocoran ini memberikan gambaran awal tentang apa yang bisa diharapkan dari generasi berikutnya tablet flagship Samsung.

Komentar

Belum ada komentar.