📑 Daftar Isi

Samsung Galaxy A series entry-level dengan harga baru di India

Samsung Naikkan Harga HP Entry-Level di India akibat Kelangkaan RAM

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung India menaikkan harga ponsel entry-level Galaxy A, F, dan M series
  • Kenaikan disebabkan kelangkaan RAM dan storage yang meningkatkan biaya komponen
  • Model terdampak: Galaxy A06 5G, A07, A17, M07, F07, dan F17 (varian 4G dan 5G)
  • Kenaikan harga berkisar ₹500 hingga ₹2.000 tergantung model dan konfigurasi
  • Galaxy A17 5G 8/256GB kini dibanderol ₹32.000, tembus di atas ₹30.000
  • Galaxy F17 tidak mengalami perubahan harga sama sekali
  • Samsung tawarkan cashback hingga 10%, benefit first purchase ₹2.000, dan program trade-in
  • Belum ada informasi apakah kenaikan serupa akan berlaku di pasar Indonesia

Telset.id – Samsung India telah menaikkan harga sejumlah model ponsel entry-level di lini Galaxy A, F, dan M series. Kenaikan ini merupakan dampak langsung dari kelangkaan pasokan komponen RAM dan storage yang mempengaruhi biaya produksi perangkat kelas bawah.

Kenaikan harga ini berlaku untuk model kelas bawah (06, 07, dan 17) pada seri Galaxy A, F, dan M, baik untuk varian 4G maupun 5G. Para analis sebelumnya telah memperingatkan bahwa ponsel entry-level merupakan segmen yang paling sensitif terhadap kenaikan biaya komponen.

Berikut adalah rincian perubahan harga untuk setiap model yang terdampak:

Model RAM/Storage Harga Lama Harga Baru
Galaxy A06 5G 4/64GB ₹14.000 ₹15.500
Galaxy A06 5G 6/128GB ₹19.000 ₹19.500
Galaxy A07 4G 4/64GB ₹11.000 ₹13.000
Galaxy A07 4/128GB ₹17.000 ₹18.500
Galaxy A07 6/128GB ₹19.000 ₹20.500
Galaxy A17 6/128GB ₹22.500 ₹23.500
Galaxy A17 8/128GB ₹24.500 ₹26.500
Galaxy A17 8/256GB ₹29.000 ₹32.000
Galaxy M07 4/64GB ₹10.400 ₹11.400
Galaxy F07 4/64GB ₹10.400 ₹11.400
Galaxy F17 4/128GB ₹19.000 ₹19.000
Galaxy F17 6/128GB ₹21.000 ₹21.000
Galaxy F17 8/128GB ₹23.000 ₹23.000

Dari tabel di atas, terlihat bahwa kenaikan harga bervariasi antara ₹500 hingga ₹2.000 tergantung model dan konfigurasi. Galaxy A07 4G dengan varian 4/64GB mengalami kenaikan paling besar secara persentase, dari ₹11.000 menjadi ₹13.000. Sementara itu, Galaxy F17 tidak mengalami perubahan harga sama sekali untuk semua variannya.

Harga Galaxy A17 Tembus ₹30.000

Kenaikan harga ini mendorong varian tertinggi Galaxy A17 5G dengan konfigurasi 8/256GB menembus angka ₹30.000, tepatnya menjadi ₹32.000. Harga tersebut dinilai cukup mahal untuk spesifikasi yang ditawarkan ponsel tersebut.

Meski harga naik, Samsung masih memberikan sejumlah penawaran untuk meringankan beban konsumen. Tersedia cashback hingga 10% dengan kartu bank tertentu, serta potensi tambahan hingga 10% lagi. Selain itu, ada benefit “first purchase” sebesar ₹2.000 bagi pengguna yang pertama kali berbelanja melalui Samsung.com atau Shop App. Program trade-in juga tetap tersedia bagi konsumen yang ingin menukar ponsel lamanya.

Kenaikan harga ini terjadi di tengah kondisi pasar komponen memori global yang sedang mengalami tekanan pasokan. Samsung sendiri merupakan salah satu pemain utama di pasar DRAM global. Meskipun demikian, kebijakan harga ini tampaknya merupakan respons langsung terhadap kenaikan biaya produksi yang harus ditanggung perusahaan.

Bagi konsumen yang berencana membeli ponsel entry-level Samsung di India, kenaikan harga ini tentu menjadi pertimbangan tersendiri. Namun, dengan adanya program cashback dan benefit tambahan, total biaya yang dikeluarkan mungkin masih bisa ditekan. Para calon pembeli juga bisa mempertimbangkan program trade-in untuk mendapatkan harga yang lebih baik.

Belum ada informasi resmi mengenai apakah kenaikan harga serupa akan berlaku di pasar lain, termasuk Indonesia. Namun, mengingat kelangkaan komponen RAM dan storage bersifat global, kemungkinan besar kebijakan serupa bisa saja diterapkan di negara lain jika tekanan biaya terus berlanjut.

Kondisi ini juga menjadi catatan penting bagi industri ponsel secara keseluruhan, terutama untuk segmen entry-level yang selama ini menjadi andalan penetrasi pasar. Dengan naiknya harga komponen, produsen ponsel dituntut untuk lebih efisien dalam mengelola biaya produksi agar harga jual tetap kompetitif.

Bagi Samsung, langkah ini merupakan keputusan bisnis yang harus diambil di tengah tekanan biaya. Meskipun berisiko menurunkan daya saing di segmen entry-level, kenaikan harga menjadi pilihan yang sulit dihindari ketika biaya komponen terus meningkat. Konsumen pun diharapkan lebih cermat dalam memilih waktu pembelian dan memanfaatkan program promosi yang tersedia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.