📑 Daftar Isi

Ilustrasi chip penyimpanan UFS 5.0 terbaru Samsung dengan desain kompak dan performa tinggi untuk AI

Samsung Rilis Chip UFS 5.0 Tercepat untuk AI di Ponsel

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung merilis chip penyimpanan UFS 5.0 tercepat dengan kecepatan transfer data 10,8GB per detik
  • Performa baca dan tulis lebih dari dua kali lipat dibandingkan standar UFS 4.1 sebelumnya
  • Efisiensi daya meningkat lebih dari 40% berkat teknologi clock gating dan multi voltage
  • Ukuran fisik chip menyusut 16,7% menjadi 7,5mm x 13mm x 0,9mm
  • Produksi massal dimulai kuartal keempat 2026 dengan kapasitas hingga 1TB
  • Target pasar: smartphone flagship, wearable, dan headset XR
  • Samsung juga telah mengonfirmasi prosesor Exynos 2700 untuk Galaxy S27

Telset.id – Samsung resmi memperkenalkan chip penyimpanan UFS 5.0 tercepatnya yang dirancang khusus untuk mendukung fitur kecerdasan buatan (AI) di perangkat flagship. Chip ini mencapai kecepatan transfer data hingga 10,8GB per detik, yang secara signifikan akan membuat pengalaman AI on-device terasa lebih responsif bagi pengguna.

Kecepatan penyimpanan menjadi faktor krusial dalam pengalaman AI modern. Samsung menjelaskan bahwa AI semakin bergerak menjauh dari cloud dan langsung beroperasi di perangkat, yang membutuhkan kapasitas penyimpanan lokal yang lebih besar dari sebelumnya. Perusahaan asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa chip penyimpanan kini menjadi infrastruktur inti untuk AI, bukan sekadar tempat menyimpan foto dan aplikasi.

Performa Dua Kali Lipat dari Generasi Sebelumnya

Chip UFS 5.0 anyar ini menghadirkan peningkatan performa yang dramatis. Kecepatan baca (read speed) mencapai 10,8GB per detik, sementara kecepatan tulis (write speed) mencapai 9,5GB per detik. Angka ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan standar UFS 4.1 sebelumnya. Dalam praktiknya, ini berarti latensi yang jauh lebih rendah dan respons yang lebih cepat saat ponsel menjalankan model AI secara lokal, tanpa perlu terhubung ke server.

Selain kecepatan, Samsung juga meningkatkan efisiensi daya secara signifikan. Chip UFS 5.0 diklaim memiliki efisiensi daya lebih dari 40% lebih baik dibandingkan chip UFS 4.1. Peningkatan ini dicapai berkat penggunaan teknologi clock gating dan multi voltage yang baru, yang secara efektif memangkas konsumsi energi. Teknologi ini memungkinkan chip untuk menghemat daya lebih banyak, bahkan saat ponsel menjalankan tugas AI berat sepanjang hari.

Dimensi Lebih Ringkas, Baterai Lebih Awet

Dari segi fisik, chip UFS 5.0 mengalami penyusutan ukuran yang signifikan. Dimensinya kini hanya 7,5mm x 13mm x 0,9mm, atau sekitar 16,7% lebih kecil dari pendahulunya. Ukuran yang lebih ringkas ini memberikan fleksibilitas lebih bagi para pembuat perangkat dalam mendesain tata letak internal smartphone dan gadget lainnya.

Samsung berencana memulai produksi massal chip UFS 5.0 pada kuartal keempat tahun ini. Chip ini akan tersedia dalam kapasitas penyimpanan hingga 1TB, yang merupakan kapasitas ideal untuk perangkat flagship masa depan yang membutuhkan ruang untuk model AI yang besar.

Sasaran Pasar: Flagship, Wearable, dan XR

Chip penyimpanan generasi terbaru ini jelas ditargetkan untuk perangkat kelas atas. Samsung mengonfirmasi bahwa UFS 5.0 akan digunakan pada smartphone flagship, perangkat wearable, dan headset XR (Extended Reality). Hal ini menandakan bahwa AI on-device akan menjadi bagian yang semakin besar dari cara kerja gadget sehari-hari.

Dengan hadirnya chip ini, pengguna dapat mengharapkan pengalaman AI yang lebih mulus tanpa harus bergantung pada koneksi internet. Kemampuan untuk menjalankan model AI secara lokal akan menjadi standar baru di perangkat flagship. Untuk informasi lebih lanjut mengenai lini chip Samsung, perusahaan juga telah mengonfirmasi prosesor Exynos 2700 yang kemungkinan akan digunakan pada seri Galaxy S27.

Inovasi ini juga menunjukkan bahwa Samsung serius menggarap ekosistem AI-nya. Dengan meningkatnya permintaan akan chip AI, Samsung diprediksi akan menjadi pemain kunci di pasar ini. Bahkan, Samsung kebanjiran pelanggan chip AI karena kapasitas produksi TSMC mulai penuh, yang merupakan indikasi kuat akan dominasi Samsung di segmen ini.

Kehadiran chip UFS 5.0 ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan perangkat pintar di masa depan. Dengan kecepatan transfer data yang luar biasa dan efisiensi daya yang superior, chip ini siap menjadi tulang punggung bagi aplikasi AI generasi berikutnya di perangkat mobile.

Komentar

Belum ada komentar.