📑 Daftar Isi

Škoda Peaq SUV listrik besar dengan desain minimalis elegan

Škoda Peaq: SUV Listrik Besar Pesaing Baru Eropa

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Škoda memperkenalkan Peaq, SUV listrik besar dengan konfigurasi 7 kursi
  • Dimensi panjang sekitar 5 meter, lebih besar dari Enyaq dan Elroq
  • Desain terinspirasi dari konsep Vision 7S 2022 dengan gaya minimalis elegan
  • Menggunakan platform MEB Volkswagen Group dengan potensi baterai 89 kWh
  • Diprediksi menjadi model termahal dalam sejarah Škoda
  • Presentasi resmi dijadwalkan segera dengan detail teknis lengkap

Telset.id – Škoda memperkenalkan model terbaru mereka, Peaq, sebuah SUV listrik besar yang diposisikan sebagai kendaraan termahal dalam sejarah pabrikan asal Ceko tersebut. Model ini hadir sebagai varian terbesar dari platform MEB milik Volkswagen Group, menawarkan konfigurasi tujuh kursi dan menjadi sorotan di segmen kendaraan listrik Eropa.

Peaq merupakan langkah berani Škoda untuk masuk ke segmen yang sebelumnya didominasi merek sub-premium seperti Volvo. Meski dikenal sebagai merek hemat, Škoda tidak berencana membuat versi mini dari Volkswagen ID.Every1. Sebaliknya, mereka fokus pada kendaraan besar berbasis platform MEB, yang hanya memiliki satu model lebih besar, yaitu minivan retro ID.Buzz.

Dimensi dan Desain yang Lebih Elegan

Berdasarkan informasi dari sumber resmi, Škoda Peaq akan memiliki panjang sekitar 16 kaki 5 inci atau sekitar 5 meter. Dimensi ini membuatnya lebih besar dari Elroq dan Enyaq, dua model listrik sukses Škoda sebelumnya. Dengan platform yang sama, teknologi yang digunakan diperkirakan tidak akan jauh berbeda, namun wheelbase yang lebih panjang membuka peluang untuk baterai berkapasitas lebih besar, mirip dengan ID.Buzz dan ID.7.

Desain Peaq mengadopsi bahasa desain Modern Solid yang pertama kali diperkenalkan melalui konsep Vision 7S pada 2022. Sketsa terbaru dan foto prototipe kamuflase menunjukkan bahwa versi produksi akan sangat mirip dengan konsep tersebut. Namun, ada beberapa perubahan signifikan. Delapan elemen persegi panjang di bumper depan yang sempat muncul di model Epiq kemungkinan besar akan dihilangkan, memberikan Peaq tampilan yang lebih minimalis dan elegan.

Secara keseluruhan, Peaq memiliki kemiripan kuat dengan Epiq yang lebih kecil. Namun, proporsi yang lebih besar membuat desain angular minimalisnya terlihat lebih seimbang dan anggun. Fitur futuristik seperti pintu belakang yang membuka berlawanan arah atau interior dengan kursi di terowongan tengah dipastikan tidak akan hadir di model produksi.

Škoda belum mengungkap detail performa, fitur, atau harga resmi. Namun, tidak ada alasan untuk mengharapkan perbedaan signifikan dari model serupa pada platform yang sama. Peaq diprediksi akan menjadi SUV listrik besar termahal yang pernah dibuat Škoda, bahkan berpotensi menyaingi merek sub-premium. Pertanyaan besarnya adalah apakah konsumen akan merespons positif. Keberhasilan varian termahal model saat ini, seperti Enyaq listrik atau Kodiaq bermesin konvensional, memberikan indikasi positif.

Posisi di Pasar Mobil Listrik Eropa

Škoda saat ini menikmati kesuksesan besar di segmen kendaraan listrik. Setelah Enyaq yang sangat sukses, Elroq menjadi model terlaris di Eropa. Kini, Epiq yang lebih kecil dan lebih murah—dengan harga sekitar $30.000—siap bersaing di kategori mobil listrik terjangkau bersama VW ID.Polo, ID.Cross, Cupra Raval, serta pesaing dari Renault dan Kia. Penjualan impresif diperkirakan akan terjadi untuk model-model tersebut.

Namun, Škoda tidak tinggal diam. Sebelum Epiq resmi dipasarkan, mereka sudah meluncurkan model lain dari spektrum yang berlawanan. Peaq hadir sebagai kendaraan yang akan menjadi salah satu andalan platform MEB. Platform ini sudah terbukti dan digunakan di seluruh grup Volkswagen, meskipun mulai berusia.

Kehadiran Peaq menunjukkan strategi Škoda untuk mencakup seluruh segmen pasar, dari mobil listrik murah hingga SUV premium. Dengan baterai yang diperkirakan mencapai 89 kWh, seperti yang direncanakan untuk konsep Vision 7S, Peaq menawarkan jangkauan yang kompetitif untuk perjalanan jarak jauh.

Presentasi resmi Peaq dijadwalkan segera berlangsung, di mana detail teknis lengkap akan diungkap. Sampai saat itu, sketsa dan foto prototipe menjadi satu-satunya gambaran mengenai model yang akan menjadi andalan baru Škoda di segmen SUV listrik besar.

Škoda juga telah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di kelas atas. Kesuksesan model-model mahal saat ini membuktikan bahwa konsumen bersedia membayar lebih untuk kualitas dan teknologi yang ditawarkan. Peaq diharapkan dapat melanjutkan tren ini dan memperkuat posisi Škoda di pasar otomotif global.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Peaq siap menjadi pesaing serius di segmen SUV listrik besar Eropa. Waktu akan menjawab apakah strategi Škoda untuk naik kelas akan berhasil atau tidak.

Komentar

Belum ada komentar.