Trump T1 dan HTC U24 Pro setelah dibongkar oleh iFixit

Teardown Trump T1: Isi Jeroan Mirip HTC U24 Pro

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • iFixit dan NBC News melakukan teardown Trump T1 dan membandingkannya dengan HTC U24 Pro
  • Hasilnya mengonfirmasi kedua ponsel secara fungsional identik
  • Perubahan hanya bersifat kosmetik: posisi flash, speaker, dan pemasok chip
  • Baterai Trump T1 buatan China, HTC buatan Filipina
  • Klaim "buatan AS" telah diubah karena regulasi FCC
  • Perakitan akhir di Florida, manufaktur oleh "favored nation"

Telset.id – Setelah tertunda berbulan-bulan, ponsel Trump T1 akhirnya mulai dikirimkan ke pelanggan. Hasil pembongkaran (teardown) yang dilakukan iFixit bekerja sama dengan NBC News mengonfirmasi dugaan sebelumnya: perangkat ini adalah versi rebranding ringan dari HTC U24 Pro yang dirilis dua tahun lalu.

iFixit mendapatkan sampel media Trump T1 dan membandingkannya secara langsung dengan HTC U24 Pro. Melalui pemindaian CT scanner, pembongkaran total, hingga merakit kembali kedua ponsel dengan menggabungkan sasis Trump dan papan sirkuit HTC, iFixit memastikan bahwa kedua perangkat tersebut secara fungsional identik.

Meski ada beberapa perubahan kecil, semuanya bersifat kosmetik. Posisi lampu flash sedikit digeser, kisi-kisi speaker disesuaikan, dan pemasok chipset berbeda—Trump T1 menggunakan chip dari Micron, sementara HTC dari SK Hynix. Namun spesifikasinya tetap sama.

Perbedaan mencolok lainnya ada pada baterai. Baterai Trump T1 dibuat di China dan sedikit lebih besar, namun hanya mendukung pengisian daya kabel 30W yang lebih lambat dibandingkan HTC. Baterai HTC U24 Pro sendiri dibuat di Filipina.

HTC secara resmi menyatakan tidak mendesain atau memproduksi ponsel untuk pihak ketiga. Namun, HTC kerap menggunakan vendor pihak ketiga untuk memproduksi ponselnya. Kemungkinan besar Trump Mobile menggunakan vendor yang sama, sehingga menghasilkan kemiripan yang nyaris sempurna. Untuk informasi lebih lanjut, baca juga Teardown Trump Phone.

Menurut The Verge, HTC U24 Pro dibuat di China. Meski tidak serta-merta membuktikan Trump T1 juga buatan China, indikasi kuat mengarah ke sana—dengan baterai yang berasal dari Filipina.

Di situs Trump Mobile, klaim awal bahwa ponsel ini “buatan AS” telah diubah setahun lalu karena regulasi FCC. Saat ini tertulis “Dirancang dengan nilai-nilai Amerika” dan “dibentuk oleh inovasi Amerika, dengan tim Amerika membantu memandu desain dan kualitas.” Pada Februari lalu, Trump Mobile mengatakan kepada The Verge bahwa perakitan akhir dilakukan di Florida, sementara manufaktur ditangani oleh “favored nation.”

Trump at the podium side-by-side with the Trump T1

Meski klaim “buatan AS” telah dilunakkan, realitas di lapangan menunjukkan bahwa ponsel ini sebagian besar merupakan produk buatan China dengan sedikit perubahan kosmetik. Hal ini tentu menjadi ironi mengingat retorika politik yang sering mengusung semangat “America First.”

Bagi pengamat industri, kasus ini menjadi contoh menarik tentang bagaimana pemasaran dan realitas produksi sering kali tidak sejalan. Sementara bagi konsumen, penting untuk melakukan riset sebelum membeli, terutama jika faktor “buatan dalam negeri” menjadi pertimbangan utama.

Implikasinya, Trump T1 bukanlah ponsel revolusioner seperti yang mungkin dibayangkan sebagian orang. Ia hanyalah rebranding dari perangkat yang sudah ada, dengan perubahan minimal yang lebih bersifat simbolis daripada substansial.

Komentar

Belum ada komentar.