Telset.id – YouTube Music menawarkan segudang fitur tersembunyi yang dapat meningkatkan pengalaman mendengarkan, mulai dari transfer playlist, unggah musik sendiri, hingga kustomisasi kualitas audio. Bagi pengguna yang ingin memaksimalkan platform ini, memahami trik-trik esensial menjadi kunci utama.
Layanan streaming musik ini mungkin tidak sekaya fitur dibandingkan kompetitor, namun menjadi pilihan tepat bagi pecinta video musik dan konten buatan pengguna dalam ekosistem YouTube. Artikel ini menyajikan sepuluh tips dan trik terbaik yang bisa langsung diterapkan.
Transfer Playlist dari Layanan Lain
Pengguna yang pindah dari aplikasi lain tidak perlu memulai dari nol. YouTube memiliki integrasi langsung dengan Apple Music untuk transfer playlist. Untuk layanan seperti Spotify, pengguna dapat mengimpor menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti TuneMyMusic atau Soundiiz dengan biaya berlangganan satu bulan untuk transfer satu kali.
Cara memindahkan data dari Apple Music: masuk ke Apple Music, pilih Request to transfer a copy of your data, lalu Apple Music playlists, dan Continue. Pengguna perlu memilih akun Google dan mengetuk Confirm Export.
Unggah Musik Sendiri ke Pustaka
Jika lagu yang diinginkan tidak tersedia, pengguna dapat mengunggah hingga 100.000 lagu dari komputer. Namun, ada beberapa batasan: pengguna lain tidak bisa memutar lagu tersebut dalam playlist bersama, dan lagu tidak akan memengaruhi rekomendasi YouTube Music.
Cara unggah: seret file ke music.youtube.com di desktop, atau klik foto profil dan pilih Upload music. Format file yang didukung adalah FLAC, m4a, mp3, OGG, atau WMA.
Jeda Riwayat Tontonan untuk Rekomendasi Lebih Bersih
YouTube Music tidak memiliki fitur “exclude from taste profile” seperti Spotify. Sebagai gantinya, pengguna bisa menjeda riwayat tontonan secara keseluruhan. Ini berarti video tidak akan muncul di riwayat atau digunakan untuk rekomendasi. Pengaturan ini berlaku di YouTube dan YouTube Music jika menggunakan akun yang sama.
Cara menjeda: buka Settings, lalu Privacy & location atau Privacy & data, dan aktifkan toggle Pause watch history. Opsi lain: matikan Show your liked music from YouTube di Settings > Recommendations atau Playback & Restrictions.
Tingkatkan Kualitas Streaming dengan EQ dan Normalisasi
Untuk pengalaman mendengarkan terbaik, pengguna dapat menyesuaikan pengaturan kualitas audio. Buka Settings > Data saving (Android) atau Playback & restrictions (iOS) > Audio quality on Wi-Fi, pilih High atau Always High. Pengaturan serupa tersedia untuk streaming data seluler dan unduhan.
Pengguna Android memiliki equalizer untuk menyesuaikan bass dan treble di sembilan pita atau memilih preset genre musik. Fitur ini ada di Settings > Playback > Equalizer. YouTube Music juga baru memperkenalkan fitur normalisasi audio untuk volume konsisten, meski belum tersedia untuk semua pengguna.
Hemat Data dengan Mode Audio Saja
Saat mendengarkan di ponsel, pengguna dapat menonaktifkan pemutaran video dengan mode audio saja. Di aplikasi, ketuk foto profil, buka Settings > Data saving atau Playback & Restrictions, lalu aktifkan toggle Don’t play music videos dan Don’t play podcast videos. Fitur ini hanya tersedia untuk pelanggan Premium.
Gunakan Smart Downloads untuk Kelola Penyimpanan
Pelanggan YouTube Premium memiliki fitur Smart Downloads. Saat diaktifkan, YouTube akan mengunduh video yang direkomendasikan secara otomatis untuk ditonton offline. Pengaturan ini mati secara default. Jika diaktifkan, pengguna bisa memilih kapasitas penyimpanan untuk konten yang diunduh.
Cara mengatur: buka Settings > Background & downloads atau Downloads & storage, aktifkan toggle Smart downloads, lalu atur slider sesuai kapasitas. Ada opsi untuk mengunduh otomatis hingga 20 lagu yang baru diputar. Unduhan hanya terjadi saat terhubung ke wifi dan akan berhenti jika penyimpanan perangkat rendah.
Cari Playlist dengan Hashtag
Salah satu cara menemukan konten relevan adalah dengan mencari menggunakan hashtag. Kreator dapat menambahkan hashtag di judul dan deskripsi video serta playlist. Cukup ketik simbol # diikuti kata kunci, seperti #newmusic atau #live.
YouTube Music juga mendukung operator pencarian dan memiliki fungsi Sound Search yang menggunakan mikrofon untuk mengidentifikasi lagu yang sedang diputar, dinyanyikan, atau bersenandung, yang kemudian bisa disimpan ke pustaka.
Undang Kolaborator ke Playlist Bersama
Fitur kolaborasi di YouTube Music memungkinkan banyak pengguna berkontribusi ke playlist dan menambahkan lagu serta video. Untuk mengundang kolaborator, ketuk ikon pensil di playlist, ketuk Collaborate, aktifkan fitur, lalu ketuk Invite collaborators untuk membagikan tautan. Playlist harus publik atau tidak terdaftar untuk kolaborasi.
Fitur baru bernama Taste Match akan menghasilkan playlist baru setiap hari berdasarkan riwayat mendengarkan peserta. Taste Match dapat mencakup hingga 10 pengguna. Di aplikasi, buka tab Library, ketuk New > Taste match > Invite untuk membagikan tautan.
Hasilkan Playlist dengan AI
YouTube Music kini memiliki generator playlist berbasis AI yang menggunakan Google Gemini untuk menerjemahkan permintaan bahasa alami menjadi playlist kustom. Di tab Library, ketuk New > AI Playlist, lalu masukkan prompt seperti “gentle rock with emotional depth” atau “artists like




