Telset.id, Jakarta ā Di balik keunggulan internet yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai informasi tak terbatas di dalamnya, ada juga risiko keamanan yang bisa diterima oleh para pengguna. Oleh karenanya, warganet harus pintar dan mengamankan dirinya dengan mengakses internet secara aman.
Beberapa risiko keamanan yang bisa diterima antara lain, keamanan data, konten negatif,Ā cyber bullying, dan risiko-risiko lainnya.
Beruntung,Ā Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan sejumlah tips pintar dan aman bagi warganet Indonesia ketika mereka berselancar di dunia internet.
{Baca juga: Bahaya! 40% Anak-anak Terhubung ke Orang Asing di Internet}
Menurut Staff Ahli Kominfo Bidang Kebijakan Digital, Dedy Permadi, ada tiga tips internet aman bagi warganet Tanah Air. Pertama, pengguna perlu mengenaliĀ platform digital yang digunakan.
Maksudnya, mereka wajib mengetahui apa saja fitur-fitur keamanan yang tersedia diĀ platform terkait, termasuk pengaturan keamanan yang disediakan untuk melindungi privasi data pengguna.
āAnda harus mengenalĀ platform yang akan digunakan, jangan asalĀ download,ā tegasnya di acara #JagaPrivasimu Award Ceremony, di Jakarta, Selasa (20/08/2019).
Kedua, warganet harus mengetahui etika atau rambu-rambu ketika mengakses internet. Dedy memisalkan, etika internet yang dimaksud seperti menjaga perasaan pengguna internet lain dengan tidak melakukan cyber bullying, menyebarkan konten negatif sepertiĀ hate speech, dan tindakan tidak beretika lainnya.
{Baca juga: Data Pengguna Google Dilindungi Sistem Kemanan Fleksibel}
Terakhir menurut Dedy, warganet perlu mengetahui empat hal dasar, yaitu Knowledge, Skill, Value, dan Attitude. Semua hal tersebut merupakanĀ guidance atau arahan agar mereka bisa bertanggung jawab ketika berselancar di internet, sekaligus dapat memanfaatkannya untuk mencai pengetahuan yang baru.
āDi internet, kita juga harus menjaga perasaan orang lain dengan menjaga etika. Dan, harus memilikiĀ knowledge,Ā skill,Ā value, danĀ attitude juga,ā jelas Deddy. (FHP)




