📑 Daftar Isi

Ilustrasi aplikasi Google Wallet di layar smartphone Android dengan berbagai kartu digital dan menu pengaturan.

7 Trik Google Wallet yang Jarang Diketahui Pengguna Android

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Aktifkan izin lokasi untuk otomatisasi kartu dan pass yang relevan
  • Digitalisasi pass fisik dengan barcode/QR melalui fitur Photo
  • Integrasi Gmail untuk impor tiket dan pelacakan pesanan otomatis
  • Koneksi ke Google Maps untuk integrasi kartu transit
  • Fitur supervised wallets untuk anak via Google Family Link
  • Touchless ID untuk akses TSA PreCheck dengan paspor digital
  • Berbagi pass via Quick Share dan autofill data di Chrome
  • Ekspor riwayat transaksi via Google Takeout dalam format JSON

Telset.id – Google Wallet menyimpan lebih dari sekadar kartu pembayaran digital. Aplikasi ini memiliki sejumlah trik tersembunyi yang dapat mengoptimalkan pengalaman pengguna Android, mulai dari otomatisasi tiket hingga pelacakan pesanan. Berikut tujuh trik Google Wallet yang jarang diketahui dan wajib Anda coba.

Fungsi utama Google Wallet memang untuk menyimpan kartu digital dan melakukan transaksi tap-to-pay. Namun, dengan memanfaatkan fitur-fitur tersembunyi, pengguna bisa menghemat waktu dan mempermudah aktivitas sehari-hari. Artikel ini akan mengulas berbagai trik yang dapat langsung Anda praktikkan.

Otomatisasi dan Integrasi Google Wallet

Trik pertama adalah mengaktifkan izin lokasi agar Google Wallet otomatis menampilkan kartu atau pass yang relevan. Jika Anda menyimpan kartu loyalitas atau pass gym, aplikasi akan menyarankannya saat Anda berada di dekat lokasi tersebut. Anda hanya perlu memastikan akses lokasi aktif melalui Settings > Apps > Google Wallet > Permissions, lalu pilih kartu, tap menu tiga titik, dan aktifkan Get notifications for this card.

Selanjutnya, Google Wallet dapat mendigitalkan pass yang tidak terintegrasi otomatis. Untuk kartu perpustakaan atau tiket parkir yang memiliki barcode atau QR code, Anda cukup memotretnya. Caranya dengan tap Add to Google Wallet > Photo, pilih gambar pass, tambahkan nama dan deskripsi, lalu tekan Add. Versi digital ini bisa digunakan seperti kartu fisik.

Integrasi Gmail juga menjadi trik andalan. Jika Anda membeli tiket pesawat atau konser dan menerima konfirmasi email, Google Wallet dapat mengimpornya secara otomatis. Pastikan Smart features aktif dengan masuk ke profil, pilih Settings > Add passes from Gmail, dan pilih akun email Anda. Fitur ini menghilangkan kebutuhan pencarian tiket secara manual.

Google Wallet juga terhubung dengan Google Maps. Jika Anda memiliki kartu transit, Maps akan menampilkan bagian perjalanan yang sudah ter-cover. Untuk sistem transit tertentu, aplikasi bahkan mengecek saldo terhadap tarif rute dan menawarkan pengisian ulang. Aktifkan izin berbagi pass melalui Your data in Wallet > Manage pass data, lalu nyalakan Use passes across Google. Pastikan NFC aktif dan Google Wallet menjadi opsi pembayaran kontakless default.

Fitur Pengelolaan Keluarga dan Perjalanan

Untuk orang tua, Google Family Link memungkinkan pembuatan supervised wallets bagi anak-anak. Ini memberi mereka akses tap-to-pay di perangkat Android sendiri di tempat yang menerima Google Pay. Anak harus menjadi pemegang kartu atau pengguna resmi untuk kartu yang ditambahkan. Dompet terawasi ini juga mendukung pass loyalitas, kartu hadiah, boarding pass, dan tiket acara. Fitur ini tidak mendukung kunci, ID, kartu transit, atau rekam kesehatan, namun memiliki secure balances yang mirip uang saku digital.

Bagi para pelancong, Google Wallet kini mendukung Touchless ID untuk anggota TSA PreCheck. Dengan menambahkan paspor ke Google Wallet dan melalui proses verifikasi, Anda bisa mengakses pemeriksaan keamanan TSA yang dipercepat di banyak bandara. Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia untuk penumpang maskapai tertentu. Caranya dengan tap Add to Google Wallet > ID > ID Pass > Continue.

Fitur berbagi pass juga sangat berguna. Jika Anda membeli tiket untuk beberapa orang dalam satu transaksi, Anda dapat membagikan versi pindai pass langsung ke Google Wallet pengguna lain. Cari ikon Share di atas detail pass, lalu gunakan Quick Share untuk mengirim ke perangkat terdekat. Perlu diingat, tidak semua pass dapat dibagikan karena alasan keamanan, dan setelah dibagikan, pass tidak bisa ditarik kembali.

Data ID di Google Wallet juga bisa digunakan untuk mengisi formulir otomatis di Chrome. Buka pass, tap tiga titik vertikal, dan aktifkan Use private pass across Google. Jika informasi belum ada, Chrome akan menawarkan penyimpanan saat pertama kali Anda memasukkannya di browser.

Trik lainnya adalah pelacakan pesanan. Google Wallet kini terintegrasi dengan Gmail untuk menampilkan rincian pesanan, nomor pelacakan, dan status pengiriman. Aktifkan Smart features dan Package tracking di pengaturan Gmail. Pesanan yang akan segera tiba akan muncul di layar utama Google Wallet.

Terakhir, untuk pencatatan keuangan, gunakan Google Takeout untuk mengekspor riwayat transaksi. Buka takeout.google.com, pilih Google Wallet, tentukan jenis data, frekuensi, dan durasi, lalu klik Create export. Data diunduh sebagai JSON yang bisa dikonversi ke CSV atau Excel untuk kebutuhan anggaran rumah tangga. Dengan memahami berbagai trik ini, pengguna Android dapat memaksimalkan potensi Google Wallet secara menyeluruh.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.