Telset.id, jakarta – Di acara Technologi Day 2016 Vol II yang digelar oleh Lenovo (14/9), terdapat berbagai solusi storage dari Lenovo yang dimaksudkan untuk mampu mendorong kemajuan para pelaku bisnis serta menjadi “senjata” untuk menghadapi ledakan data di Indonesia.
Jajaran produk tersebut adalah Lenovo Storage V5030, Lenovo Storage V3700 V2, Lenovo Storage V3700 V2 XP, Lenovo Storage S2200 dan Lenovo Storage S3200. Sedangkan untuk servernya, Lenovo meluncurkan Lenovo System x3850 X6 dan Lenovo x3950 X6.
Nah disini Tim Telset.id akan mengulas satu persatu produk-produk yang telah disebutkan tadi. Simak ulasannya:
Lenovo V Series
Pada jajaran Lenovo V Series, terdapat tiga pilihan storage yang dapat dipilih oleh para calon pelanggan yakni Lenovo V5030, Lenovo V3700 V2, dan Lenovo V3700 V2 XP.
Lenovo V5030 adalah sistem penyimpanan virtual yang sangat fleksibel. Perangkat ini mampu memenuhi kebutuhan penyimpanan data yang lengkap dimulai dari aplikasi yang sering digunakan hingga aplikasi berkapasitas sangat tinggi namun jarang digunakan. Lenovo V5030 ini juga memiliki fitur Spectrum Virtualize yang memungkinkan perusahaan untuk mengkonsolidasikan dan menambahkan kemampuan baru untuk infrastruktur mereka.

Lenovo Storage V5030 memiliki kapasitas penyimpanan data yang dapat memiliki scalability hingga 2,016 PB. Juga dilengkapi juga dengan fitur virtualisasi eksternal, sistem memiliki kemampuan untuk mengelola data hingga 32 PB secara total. Dua sistem Lenovo Storage V5030 memiliki fitur storage clustering untuk membantu memberikan kinerja, bandwidth, dan skalabilitas yang lebih besar.
Lenovo V3700 V2 merupakan solusi penyimpanan hybrid yang memiliki kemampuan virtualisasi dan fleksibilitas yang lebih luas. Dengan menggunakan fungsi software Spectrum Virtualize, interoperabilitas, dan alat-alat pengelolaan, Lenovo Storage V3700 V2 dan V3700 V2 XP mampu memberikan tingkat efisiensi penyimpanan yang baru dan inovatif dengan kemudahan penggunaan dalam sistem disk entry-level, untuk memberi perusahaan skala kecil dan menengah kemampuan mengkonsolidasikan dan berbagi data dengan biaya yang terjangkau.

Lenovo Storage V3700 V2 mendukung cache memory hingga 16GB per node canister, sedangkan V3700 V2 XP hingga 32GB per node canister, dan memuat hingga 240 drive dengan 9 slot enclosure tambahan. perangkat ini juga menawarkan konfigurasi drive yang fleksibel dengan pilihan form factor 2,5 inci dan 3,5 inci, 10 K atau 15 K rpm SAS dan 7,2 K rpm NL SAS hard disk drive (HDD), dan SAS solid-state drive (SSD).
Lenovo SAN Storage
https://youtu.be/Qv3CHhVTtxM
Pada jajaran SAN Storage, terdapat dua produk yakni Lenovo Storage S2200 dan Lenovo Storage S3200.
Lenovo Storage S2200 adalah sistem penyimpanan yang fleksibel serta aman yang mampu memberikan teknologi manajemen penyimpanan kelas enterprise. Storage ini mendukung hingga 192 drive yang dapat dicapai dengan tambahan 3 expansion enclosure.

S2200 juga menawarkan konfigurasi drive dengan pilihan form factor 2,5 inci dan 3,5 inci, 10 K atau 15 K rpm SAS dan 7,2 K rpm NL SAS hard disk drive (HDD), dan SAS solid-state drive (SSD). Untuk kapasitas penyimpanannya, S2200 dapat mencapai hingga 348 TB.
Sama halnya dengan Lenovo Storage S2200, S3200 juga menawarkan sistem penyimpanan yang fleksibel bagi penggunanya. Untuk konfigurasi drive-nya sama seperti S2200, yang membedakannya adalah hanya pada kapasitas penyimpanan yang dimiliki. Ya, Lenovo Storage S3200 mampu mencapai 768 TB.

Lenovo System x3850 X6 & Lenovo System x3950 x6
Server yang menganut modularitas server blade ini sudah ditingkatkan oleh Lenovo dengan menggunakan Intel Xeon E7. Server ini bisa menggunakan hingga empat buah prosesor Intel Xeon E7 dengan kapasitas memori hingga 6 TB. Sedangkan untuk x3950 X6, server ini bisa menggunakan hingga delapan prosesor dengan kapasitas memori hingga 12 TB. Kedua server ini diklaim mampu memberikan kinerja yang lebih tinggi sekitar 39% daripada generasi yang sebelumnya. (FHP)






