📑 Daftar Isi

Smartphone dengan simbol daya di atas dudukan pengisi daya nirkabel

Perbedaan Qi2 dan Qi2.2: Kecepatan Charging Nirkabel Android

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Qi2 25W atau Qi2.2 menawarkan daya 25 watt, sementara Qi2 dibatasi 15 watt
  • Pengisian daya dari nol hingga 50 persen hanya butuh sekitar 30 menit dengan Qi2.2
  • Qi2 membutuhkan waktu 50-80 menit untuk mencapai setengah baterai
  • Qi2.2 memiliki perlindungan termal lebih baik untuk menjaga umur baterai
  • Pixel 11 dan iPhone mendukung standar Qi2 25W yang diumumkan musim panas lalu

Telset.id – Standar pengisian daya nirkabel Qi2 25W, yang juga dikenal sebagai Qi2.2, kini mulai hadir di generasi terbaru ponsel Android, termasuk jajaran Pixel 11 yang baru saja diumumkan. Peningkatan ini menawarkan kecepatan pengisian daya yang jauh lebih tinggi dibandingkan pendahulunya, Qi2, yang dibatasi pada 15 watt.

Perbedaan mendasar antara Qi2 dan Qi2.2 terletak pada daya yang dikirimkan. Qi2 25W mampu memberikan daya hingga 25 watt untuk perangkat yang kompatibel, sementara Qi2 hanya mencapai 15 watt. Dalam praktiknya, perangkat dengan dukungan Qi2 25W akan terisi lebih cepat. Dengan Qi2, pengisian daya dari nol hingga 50 persen membutuhkan waktu antara 50 hingga 80 menit. Sementara itu, Qi2 25W mampu mencapai setengah baterai hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Keunggulan lain dari Qi2.2 adalah perlindungan termal yang lebih baik. Jika ponsel terasa panas saat diletakkan di atas pengisi daya nirkabel, peningkatan ini akan membantu mengurangi suhu puncak. Hal ini secara tidak langsung dapat memperpanjang umur baterai karena suhu yang lebih rendah saat pengisian daya membantu menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang.

Peningkatan Daya dan Kecepatan

Perbedaan utama antara Qi2 dan Qi2.2 charging memang berpusat pada daya. Qi2 25W menawarkan pengiriman daya 25 watt, sementara Qi2 dibatasi pada 15 watt. Lonjakan daya ini memberikan peningkatan substansial yang berdampak langsung pada waktu pengisian. Mengingat pengisian daya nirkabel secara tradisional kurang efisien dibandingkan kabel, peningkatan ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang mengandalkan pengisian daya nirkabel.

Google memang sempat lambat mengadopsi Qi2, namun kini Qi2 25W mulai tercantum sebagai fitur untuk ponsel Android generasi berikutnya. Pixel 11 yang baru diumumkan menjadi salah satu lini yang mendukung standar terbaru ini. Dukungan dari iPhone dan sejumlah ponsel Android selektif untuk kecepatan baru ini telah diumumkan pada musim panas lalu.

Bagi pengguna yang perangkatnya mendukung Qi2 25W, peningkatan ini menawarkan perbaikan yang solid dibandingkan pendahulunya. Waktu pengisian yang lebih cepat dan perlindungan termal yang lebih baik menjadi dua keuntungan utama yang bisa langsung dirasakan.

Perlindungan Termal dan Dampaknya

Salah satu keuntungan tambahan dari Qi2.2 adalah peningkatan perlindungan termal. Bagi pengguna yang pernah merasakan ponselnya menjadi hangat saat digunakan di atas alas pengisi daya nirkabel, peningkatan ini akan sangat membantu. Meskipun perbedaannya mungkin tidak terasa secara langsung, suhu puncak yang lebih rendah saat pengisian daya dapat membantu baterai bertahan lebih lama.

Dengan demikian, Qi2 25W menawarkan peningkatan yang solid dibandingkan pendahulunya. Pengguna yang perangkat kerasnya mendukung opsi daya terbaru ini akan mendapatkan manfaat yang signifikan. Pengisian daya yang lebih cepat dan manajemen panas yang lebih baik menjadi nilai tambah yang jelas.

Di sisi lain, aplikasi pesan instan juga terus berinovasi dengan fitur-fitur baru. WhatsApp misalnya, terus mengembangkan berbagai fitur untuk meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk tombol cari pesan untuk iPhone dan berbagai pembaruan lainnya. Pengguna juga bisa memanfaatkan cara mengheningkan telepon dari orang tak dikenal untuk kenyamanan berkomunikasi.

Keamanan juga menjadi perhatian utama, mengingat penipuan AI di WhatsApp telah merugikan korban hingga Rp16 miliar. Fitur-fitur keamanan baru terus dikembangkan untuk melindungi pengguna dari ancaman digital yang semakin canggih.

Foto smartphone dengan simbol daya di atas dudukan pengisi daya nirkabel.

Kembali ke topik pengisian daya nirkabel, pemahaman tentang standar yang berbeda sangat membantu untuk memaksimalkan kinerja perangkat dan pengisi daya. Bagi sebagian besar perangkat, standar pengisian daya nirkabel yang akan digunakan adalah Qi2. Iterasi terbaru dari standar ini adalah Qi2 25W yang juga umum disebut Qi2.2.

Pengumuman dukungan untuk kecepatan baru ini oleh iPhone dan ponsel Android selektif terjadi pada musim panas lalu. Meskipun Google sempat tertinggal dalam adopsi Qi2, kini Qi2 25W mulai menjadi fitur yang tercantum untuk ponsel Android generasi berikutnya, termasuk lini Pixel 11 yang baru saja diperkenalkan.

Apakah versi yang didukung perangkat berpengaruh? Jawabannya adalah ya, karena ada beberapa perbedaan kunci yang menjadikan Qi2.2 sebagai peningkatan yang layak. Daya yang lebih besar dan kecepatan yang lebih tinggi menjadi alasan utama mengapa pengguna sebaiknya mempertimbangkan perangkat dengan dukungan standar terbaru ini.

Produk yang Dibahas
Google Pixel 11
Google
Google Pixel 11
Cek Harga →
Google Pixel 11 Pro Fold
Google
Google Pixel 11 Pro Fold
Cek Harga →
Google Pixel 11a
Google
Google Pixel 11a
Cek Harga →
Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.