📑 Daftar Isi

Ilustrasi modernisasi TI dengan perangkat komputer dan elemen kecerdasan buatan

57% Bisnis Inggris Pilih Upgrade Teknologi Lama, AI Jadi Prioritas

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • 57% organisasi di Inggris memperpanjang penggunaan sistem lama ketimbang menggantinya
  • 48% di AS dan 52% global menjalankan strategi upgrade ketimbang penggantian total
  • 61% bisnis AS dan Inggris menunda hingga meninggalkan modernisasi TI dalam dua tahun terakhir
  • 71% proyek modernisasi melebihi anggaran, hambatan workflow 33% dan infrastruktur 28%
  • Angka pengambil keputusan yang menyebut AI mempercepat modernisasi naik dari 39% ke 54%

Telset.id – Sebanyak 57% organisasi di Inggris memilih memperpanjang penggunaan sistem lama ketimbang menggantinya, menurut laporan terbaru Ensono. Keputusan ini muncul di tengah hampir separuh bisnis di Inggris yang justru sedang memperbesar skala penggunaan AI, menjadikan modernisasi TI sebagai taruhan anggaran yang semakin rumit.

Data tersebut berasal dari laporan tahunan kedua Ensono bertajuk State of IT Modernization Report. Temuan ini menunjukkan bahwa modernisasi TI kini tidak lagi identik dengan mengganti perangkat lama, melainkan memperbaruinya agar tetap mampu menjalankan aplikasi modern.

Ensono mencatat sekitar 52% bisnis secara global menjalankan strategi balancing act ini, dengan angka 57% di Inggris dan 48% di Amerika Serikat. Artinya, lebih dari separuh pelaku usaha memilih jalur upgrade ketimbang penggantian total.

A pair of hands carefully fitting a stick of RAM into a motherboard.

Anggaran Jadi Penentu, 61% Bisnis Hentikan Modernisasi

Alasan di balik ketergantungan pada teknologi lama ini bukan semata soal perencanaan anggaran yang matang. Di pasar AS dan Inggris, 61% bisnis terpaksa menghentikan, mengurangi skala, menunda, bahkan sepenuhnya meninggalkan modernisasi TI dalam dua tahun terakhir.

Tekanan anggaran juga terlihat dari melesetnya proyeksi biaya. Sebanyak 71% proyek modernisasi TI tercatat melebihi anggaran yang ditetapkan. Hambatan lain mencakup tantangan alur kerja atau workflow challenges sebesar 33% serta keterbatasan infrastruktur yang ada sebesar 28%, yang keduanya menghambat perolehan imbal hasil atau ROI dari belanja AI.

Kondisi ini membuat alokasi dana bergeser ke belanja AI, sehingga PC, laptop, dan sebagian server kelas bawah semakin sering ditingkatkan dengan penyimpanan dan RAM berkapasitas lebih besar serta lebih cepat.

AI Disebut Mempercepat Modernisasi, Naik dari 39% ke 54%

Di sisi lain, laporan Ensono mencatat pertumbuhan jumlah pengambil keputusan yang menyatakan bahwa AI mempercepat modernisasi. Angka ini naik dari 39% pada tahun sebelumnya menjadi 54%.

Pergeseran cara pandang tersebut turut mengubah pendekatan terhadap sistem warisan. Brian Klingbeil, Chief Strategy Officer di Ensono, menilai AI memperluas kemungkinan modernisasi dan membuat perusahaan menemukan kembali kekuatan sistem lama.

“AI memperluas kemungkinan untuk modernisasi, perusahaan menemukan bahwa sistem warisan, seperti mainframe, adalah sumber komputasi yang sangat kuat, andal, dan efisien yang kini dapat ditambah dan dibuat lebih lincah berkat AI,” ujar Klingbeil.

Menurutnya, sistem tersebut menyimpan data dan logika bisnis selama puluhan tahun yang menggerakkan banyak bisnis. Karena itu, para pemimpin TI dipaksa menentukan apa yang perlu dipertahankan dan di mana investasi AI sebaiknya digunakan.

“Sistem ini berisi data dan logika bisnis selama puluhan tahun yang menggerakkan banyak bisnis. Keunggulan akan diberikan kepada organisasi yang memahami lingkungan mereka cukup baik untuk membedakan apa yang harus diganti versus apa yang harus ditambah, dan merangkul metode modernisasi baru yang bahkan tidak tersedia 18 bulan lalu,” kata Klingbeil.

A representative abstraction of artificial intelligence

Bagi organisasi yang tengah menimbang langkah pembaruan perangkat, pendekatan bertahap seperti ini sejalan dengan praktik yang juga muncul di segmen lain, misalnya pada perangkat yang dirancang agar komponennya bisa diganti pengguna seperti pada baterai bisa diganti.

Sementara itu, di ranah pengembangan produk, penundaan demi hasil yang lebih matang juga menjadi pertimbangan tersendiri, seperti yang terlihat pada keputusan game lebih polished yang memilih menunda peluncuran demi kualitas akhir.

Pola serupa juga tampak pada sektor lain yang menahan peluncuran komponen demi kesiapan pasar, misalnya pada harga belum jelas untuk 100 varian kit reparasi motor listrik yang dirilis ZF.

Ai tech, businessman show virtual graphic Global Internet connect Chatgpt Chat with AI, Artificial Intelligence.

Ensono menyimpulkan bahwa alih-alih mengganti teknologi lama, bisnis kini cenderung meningkatkan kemampuannya. Fokus anggaran TI bergeser ke belanja AI, sementara perangkat yang sudah ada diperbarui agar tetap relevan menjalankan aplikasi modern.

Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan modernisasi tidak lagi semata ditentukan oleh seberapa cepat perangkat lama dibuang, melainkan oleh kemampuan organisasi memilah mana yang perlu diganti dan mana yang cukup ditambahi kemampuan baru.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.