Telset.id – Apple dilaporkan menaikkan pesanan produksi iPhone Duo sekitar 30 persen menjelang pembukaan pre-order pada Jumat, 16 Oktober, di tengah lonjakan permintaan yang memunculkan bot pre-order berisiko. Kenaikan target produksi ini menjadi sinyal bahwa Apple mengantisipasi permintaan jauh lebih tinggi dari perkiraan awal, sekaligus meredam kekhawatiran kelangkaan jangka panjang pada foldable pertama perusahaan tersebut.
Laporan dari Securities Times di China menyebut Apple kini memperkirakan produksi mendekati 10 juta unit iPhone Duo pada tahun ini. Sebelumnya, estimasi yang beredar berada di kisaran 6 hingga 7 juta unit. Angka 10 juta sebenarnya bukan hal baru, karena laporan-laporan sebelumnya pernah menyebut Apple bisa memesan 7 hingga 10 juta unit iPhone Duo, namun belum ada konfirmasi resmi atas kisaran tersebut.
Kenaikan pesanan ini muncul bersamaan dengan laporan bahwa Apple memangkas target produksi iPhone 18 Pro sebesar 10 hingga 15 persen, sementara produksi iPhone 18 Pro Max justru dinaikkan dalam jumlah yang sama. Langkah tersebut memperlihatkan pergeseran alokasi produksi Apple ke model yang permintaannya lebih kuat.
Kritik Carl Pei dan Respons Pasar
CEO Nothing, Carl Pei, menyebut iPhone Duo “a waste of money” atau pemborosan uang melalui sebuah video pendek di YouTube. Pei menilai perangkat tersebut dibanderol sekitar 2.000 dolar AS, lebih mahal dari iPhone Pro, namun hadir dengan fitur yang lebih sedikit. Ia menyoroti absennya kamera telefoto dan Face ID, serta kamera depan yang disebut lebih buruk dibandingkan iPhone 18 Pro.
Pei merangkum kritiknya dengan pernyataan bahwa pengguna “membayar lebih dan mendapatkan lebih sedikit”. Meski begitu, ia mengakui layar tambahan menjadi satu fitur yang tidak dimiliki model Pro. Ia juga menyoroti animasi lipatan iPhone Duo sebagai hal yang paling membuat banyak orang antusias, bukan engsel atau kameranya. Menurut Pei, animasi tersebut tetap “hanya sebuah animasi” dan bukan alasan utama untuk membeli perangkat.
Di sisi lain, Pei tetap mengakui perhatian Apple terhadap detail terkecil, termasuk animasi lipatan, sebagai alasan mengapa iPhone Duo kemungkinan besar akan sukses di pasar. Analis Jeff Pu bahkan menyebut adanya “hinge constraints” atau keterbatasan pada engsel yang menyebabkan perlambatan produksi.
Baca Juga:
Jadwal Pre-order dan Risiko Bot
Pre-order iPhone Duo dibuka pada Jumat, 16 Oktober pukul 5 pagi PT atau 8 pagi ET atau 1 siang BST, dengan peluncuran resmi pada 23 Oktober. Apple telah menyediakan fitur ‘Get Ready’ yang memungkinkan pelanggan menyiapkan pre-order lebih awal, mencakup konfirmasi konfigurasi, operator seluler, dan verifikasi finansial sebelum pre-order dibuka. Detail jadwal ini sejalan dengan informasi pada artikel Pre-Order Dibuka.
Tingginya permintaan membuat sejumlah pihak mengiklankan bot pre-order yang diklaim mampu mengamankan pembelian, bahkan beberapa unit sekaligus, untuk menarik minat calo. Francis Fong Po-kiu, honorary president Hong Kong Information Technology Federation, memperingatkan bahwa meski berhasil mendapatkan ponsel, biaya lanjutan seperti pencurian data pribadi atau kartu kredit sangat tinggi. Bot tersebut umumnya tidak gratis, memerlukan informasi pembayaran, dan berpotensi menyertakan malware yang bisa mengakses data sensitif lain di perangkat pengguna.
Malwarebytes juga mengingatkan adanya halaman pre-order palsu. Pengguna disarankan melakukan pemesanan langsung melalui Apple atau retailer terpercaya. Selain itu, pembeli diingatkan untuk tidak tergoda membeli dari calo dengan harga lebih tinggi, karena pasokan pada akhirnya akan kembali normal.
Apple disebut memiliki kebijakan pengembalian barang selama dua minggu di Amerika Serikat. Kebijakan ini memungkinkan calo membeli iPhone Duo dan mengembalikan unit yang tidak terjual untuk mendapatkan refund penuh dalam 14 hari sejak diterima. Pola serupa pernah terjadi pada Apple Vision Pro. Unit yang dikembalikan akan didistribusikan kembali ke rantai pasokan iPhone Duo dan dijual kepada pembeli lain, yang berpotensi menurunkan waktu tunggu.
Selain melalui Apple, iPhone Duo akan tersedia di operator pihak ketiga yang mungkin mengalami permintaan lebih rendah dibandingkan Apple. Pembeli juga dapat mencoba di Apple Store terdekat pada 23 Oktober dan merasakan pengalaman pesan personal yang disebut Apple akan ditambahkan pada pembelian Duo di toko. Sejumlah hal terkait perangkat ini masih belum terungkap jelang pre-order, seperti yang dibahas dalam artikel Prediksi Hadapi Serangan dari merek pesaing.
Permintaan iPhone Duo diproyeksikan tinggi dan analis telah memprediksi kelangkaan selama berbulan-bulan. Apple diperkirakan hanya mengirim beberapa juta unit iPhone Duo tahun ini, jauh lebih sedikit dibandingkan puluhan juta unit iPhone non-foldable. Dengan kenaikan pesanan sekitar 30 persen, kekurangan pasokan jangka pendek diperkirakan hanya bersifat sementara.
[ META_DESCRIPTION]
Apple naikkan produksi iPhone Duo 30 persen jelang pre-order 16 Oktober. Carl Pei sebut iPhone Duo buang uang, bot pre-order muncul.





Komentar
Belum ada komentar.