Tiga buah SSD Samsung 980 Pro 2TB ditemukan di dalam kartu ekspansi PCIe Asus Hyper M.2

Beruntung! Pria Ini Beli Kartu PCIe Rp500 Ribu, Isinya SSD Samsung 6TB

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Seorang pria bernama Sunny di Kuwait City membeli kartu ekspansi PCIe Asus seharga USD 30 di pasar loak Souq-al-Juma
  • Di dalam kartu tersebut ditemukan tiga buah SSD Samsung 980 Pro 2TB yang masih tampak seperti baru
  • Nilai pasar ketiga SSD tersebut mencapai USD 1.300-1.500 atau sekitar Rp20 jutaan
  • Kartu ekspansi yang ditemukan adalah Asus Hyper M.2 x16 Gen 4 yang dijual eceran USD 79
  • Hanya tiga dari empat slot yang terisi, kemungkinan pemilik sebelumnya lupa memeriksa isi kartu
  • Temuan ini terjadi di tengah krisis komponen yang menyebabkan harga penyimpanan melonjak drastis

Telset.id – Seorang pemburu barang bekas di Kuwait City mendapat keberuntungan luar biasa. Ia membeli sebuah kartu ekspansi PCIe dari Asus seharga USD 30 atau sekitar Rp 500 ribu di pasar loak, dan menemukan tiga buah SSD Samsung 980 Pro 2TB sudah terpasang di dalamnya. Temuan ini menjadi sorotan di tengah harga komponen penyimpanan yang melonjak drastis akibat krisis komponen yang sedang berlangsung.

Pembeli beruntung tersebut diketahui bernama Sunny, yang aktif membagikan temuannya melalui akun media sosial @whateversunnyfinds. Ia menemukan kartu ekspansi tersebut di “Souq-al-Juma”, pasar loak terbesar di kawasan Kuwait City. Dalam bahasa Arab, Souq-al-Juma berarti “Friday Market”, yang merupakan pasar terbuka yang umum ditemukan di negara-negara Asia dan Timur Tengah.

Setiap SSD Samsung 980 Pro 2TB yang ditemukan di dalam kartu ekspansi tersebut memiliki nilai pasar yang sangat tinggi saat ini. Berdasarkan penelusuran harga, SSD Samsung 980 Pro 2TB dijual seharga USD 444 di Amazon dan USD 499 di Newegg. Dengan demikian, total nilai ketiga SSD tersebut berkisar antara USD 1.300 hingga USD 1.500, atau setara dengan puluhan juta rupiah.

Three Samsung 980 Pro 2TB SSDs found inside an Asus Hyper M.2 PCIe expansion card

Kartu ekspansi yang menampung ketiga SSD tersebut adalah Asus Hyper M.2 x16 Gen 4, yang dijual eceran seharga USD 79. Artinya, bahkan jika kartu tersebut kosong tanpa SSD di dalamnya, pembelian ini tetap merupakan temuan yang sangat menguntungkan. Kondisi kartu ekspansi terlihat usang namun tidak rusak parah, sementara ketiga SSD di dalamnya tampak dalam kondisi yang sangat baik atau seperti baru.

Kartu ekspansi seperti Asus Hyper M.2 x16 Gen 4 berfungsi untuk memasang drive M.2 tambahan ke dalam sistem komputer dengan memanfaatkan slot x16 yang biasanya digunakan untuk kartu grafis (GPU). Hanya tiga dari empat slot yang tersedia pada kartu tersebut yang terisi, sehingga ada kemungkinan pemilik sebelumnya telah mengambil satu SSD dan membuang kartu tersebut ke tempat sampah.

Alternatif lain, jika pemilik asli hanya pernah memasang tiga SSD, mereka mungkin lupa untuk memeriksa isi kartu karena penutup heatsink menutupi drive yang ada di bawahnya. Kondisi ini menjadi pelajaran bahwa barang bekas yang tampak sepele terkadang menyimpan kejutan berharga di dalamnya.

Fenomena kenaikan harga penyimpanan yang disebut sebagai “NANDpocalypse” memang sedang melanda industri teknologi. Harga SSD dan komponen penyimpanan mengalami kenaikan eksponensial dalam setahun terakhir akibat krisis komponen yang berkepanjangan. Di tengah kondisi seperti ini, menemukan penawaran terbaik menjadi sesuatu yang sangat istimewa, apalagi jika hasilnya sebanyak yang dialami oleh Sunny.

Menariknya, temuan ini memiliki kapasitas total yang sama dengan penemuan orang lain tahun lalu saat mencari barang di tempat pembuangan akhir. Namun, temuan Sunny secara teknis lebih menguntungkan karena SSD yang ditemukan adalah Samsung 980 Pro yang merupakan SSD NVMe berperforma tinggi, sedangkan penemuan sebelumnya adalah SSD SATA 850 Pro.

Meskipun kondisi internal dan kesehatan ketiga SSD Samsung 980 Pro tersebut belum diketahui secara pasti, kapasitas 6TB dengan harga hanya USD 30 merupakan temuan yang luar biasa. Bahkan jika SSD tersebut dalam kondisi kurang baik sekalipun, pembelian ini tetap dianggap sangat menguntungkan mengingat nilai pasar komponen penyimpanan saat ini yang sangat tinggi.

Bagi para pemburu barang bekas di pasar loak, pengalaman Sunny menjadi bukti bahwa pasar loak di kawasan Asia dan Timur Tengah terkadang menyimpan barang-barang elektronik berharga dengan harga yang sangat murah. Namun, tidak semua pasar loak menjual perangkat elektronik, sehingga biasanya pengunjung harus datang ke lokasi terbesar pada hari yang ditentukan untuk mendapatkan penawaran terbaik dan paling relevan.

Kisah ini juga menjadi pengingat bahwa sebelum membuang perangkat keras komputer yang sudah tidak terpakai, ada baiknya untuk memeriksa kembali isi komponen di dalamnya. Terkadang, komponen yang lebih berharga seperti SSD atau RAM masih terpasang dan bisa diselamatkan untuk digunakan kembali atau dijual.

Keberuntungan Sunny di pasar loak Kuwait City ini menjadi kabar menarik di tengah kondisi harga penyimpanan yang terus meroket. Temuan seperti ini memberikan secercah harapan bagi para penggemar teknologi yang ingin mendapatkan kapasitas penyimpanan besar tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam di tengah krisis komponen yang sedang berlangsung.

Dengan nilai total yang mencapai lebih dari USD 1.300, pembelian seharga USD 30 ini menjadi salah satu contoh paling ekstrem dari keberuntungan di pasar barang bekas. Kisah ini juga menunjukkan bahwa di balik barang-barang yang tampak usang dan tidak terawat, terkadang tersimpan komponen-komponen berharga yang nilainya jauh melampaui harga jual barang tersebut.

Bagi mereka yang beruntung mendapatkan penawaran serupa, krisis harga penyimpanan yang sedang terjadi mungkin akan terasa sedikit lebih ringan. Setidaknya, ada cerita sukses seperti yang dialami Sunny yang bisa menjadi inspirasi bagi para pemburu barang bekas lainnya di berbagai belahan dunia untuk terus mencari harta karun tersembunyi di pasar-pasar loak.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.