📑 Daftar Isi

Colorful iGame Shadow II DDR5 dengan IC CXMT mencapai kecepatan 8800MHz

CXMT Tembus DDR5-8800, Saingi SK hynix di Pasar RAM

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • CXMT mencapai kecepatan DDR5-8800 pada platform AMD X870E melalui pameran overclocking Colorful
  • Colorful iGame Shadow II 32GB dan 48GB berhasil di-overclock hingga DDR5-8812 dan DDR5-8817
  • Pencapaian 16GB modules lebih impresif karena mayoritas kit cepat menggunakan modul 24GB dengan IC SK hynix M-die
  • CXMT menggunakan node 16nm dengan mesin DUV karena pembatasan ekspor AS, tertinggal beberapa tahun dari kompetitor
  • HP, Asus, Acer, dan Apple dikabarkan tertarik menggunakan memori CXMT
  • IPO CXMT mengumpulkan dana US$8,6 miliar dengan kenaikan saham 466%
  • Target CXMT merebut 30% pangsa pasar dari Big Three pada 2030

Telset.id – Produsen chip asal China, ChangXin Memory Technologies (CXMT), kembali menunjukkan taringnya di industri memori global. Dalam pameran overclocking terbaru Colorful, IC buatan CXMT berhasil mencapai kecepatan hingga DDR5-8800 pada platform AMD X870E. Capaian ini menempatkan CXMT sejajar dengan IC overclocking terbaik dari SK hynix, seperti A-die dan M-die.

Pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa CXMT, yang sering dianggap sebagai underdog, kini mampu bersaing dengan “Big Three” industri memori. Momentum ini semakin terasa di tengah kelangkaan memori global yang justru mempercepat kebangkitan CXMT. Banyak merek memori ternama asal China seperti Asgard, Colorful, Gloway, dan KingBank kini banyak menggunakan IC buatan CXMT, bahkan Corsair pun telah menggunakannya sampai batas tertentu.

Detail Overclocking Colorful iGame Shadow II

Colorful memamerkan pencapaian luar biasa melalui kit memorinya, iGame Shadow II DDR5-6000 C34. Kit ini berhasil di-overclock jauh melampaui kecepatan standarnya, mencapai DDR5-8812 untuk konfigurasi 32GB (2x16GB) dan DDR5-8817 untuk konfigurasi 48GB (2x24GB). Kedua kit tersebut diuji pada motherboard Colorful iGame X870E Vulcan W OC.

Sayangnya, tangkapan layar yang diberikan Colorful terlalu buram untuk melihat detail spesifikasi seperti timing memori atau voltase DRAM. Sebagai konteks, kit DDR5-8800 kelas atas biasanya beroperasi pada timing sekitar 42-55-55-140 dengan voltase 1.45V.

Hal yang paling menonjol dari pencapaian ini adalah Colorful berhasil melakukannya pada modul memori 16GB. Sebagian besar, jika tidak semua, kit memori DDR5-8600 dan lebih cepat yang beredar saat ini menggunakan modul 24GB. Alasannya, banyak yang menggunakan IC M-die 24Gb (3GB) milik SK hynix yang diproduksi dengan proses node 1a-nm (~14nm) yang canggih menggunakan litografi Extreme Ultraviolet (EUV). IC M-die ini menjadi pilihan utama vendor memori karena densitasnya yang unggul, efisiensi daya, dan kemampuannya mencapai frekuensi lebih tinggi.

Colorful iGame Shadow II

Pencapaian CXMT ini terbilang impresif mengingat tantangan teknologi yang dihadapinya. Akibat pembatasan ekspor Amerika Serikat ke China, CXMT tidak memiliki akses ke peralatan EUV mutakhir. Alhasil, node 16nm yang digunakan untuk IC DDR5 mengandalkan mesin Deep Ultraviolet (DUV) sebagai gantinya.

Proses 16nm CXMT kira-kira berada di jalur yang sama dengan node 1z nm (~14–15nm) yang sebelumnya digunakan oleh “Big Three”. Artinya, CXMT masih tertinggal beberapa tahun dari node proses kelas atas. Meski begitu, CXMT tengah mengembangkan node 1a-nm yang juga berbasis DUV, meski masih jauh dari kata siap produksi massal.

Ekspansi CXMT di Pasar Global

Selain hadir di kit memori mainstream, IC CXMT juga mulai merambah perangkat konsumen. Perusahaan seperti HP, Asus, dan Acer telah mulai menjual laptop atau desktop dengan memori CXMT. Bahkan, Apple dikabarkan berniat membeli chip memori dari CXMT.

Kepercayaan pasar terhadap CXMT semakin menguat setelah perusahaan ini melantai di bursa efek melalui IPO. Harga sahamnya melonjak 466% dan berhasil mengumpulkan dana lebih dari US$8,6 miliar. Dana segar ini akan digunakan CXMT untuk mempercepat pembangunan pabrik-pabrik baru di berbagai wilayah China.

Tanpa akses ke mesin EUV, CXMT akan fokus pada produksi memori dan tengah membangun pabrik secara masif. Produsen chip asal China ini menargetkan dapat merebut 30% pangsa pasar dari “Big Three” pada 2030. Dengan laju perkembangan saat ini, bukan tidak mungkin IC CXMT akan segera hadir di semua merek memori konsumen ternama.

Perkembangan CXMT ini sejalan dengan upaya China memperkuat industri semikonduktornya. Sebelumnya, China juga telah mengubah definisi sirkuit terpadu untuk perkuat perlindungan desain chip. Langkah-langkah strategis ini menunjukkan keseriusan China dalam membangun ekosistem semikonduktor yang mandiri.

Dominasi CXMT di pasar memori China juga terlihat dari banyaknya merek lokal yang beralih dari pemasok asing. Fenomena ini mirip dengan tren adopsi teknologi dalam negeri yang juga terjadi di sektor lain, seperti yang terlihat pada Mercedes-Benz VLE China yang siap melawan MPV domestik. Semua ini menunjukkan bahwa China serius membangun kemandirian teknologi di berbagai sektor.

Kesuksesan CXMT di pasar memori menjadi bukti bahwa keterbatasan akses teknologi tidak menghalangi ambisi besar. Dengan strategi yang tepat dan dukungan pasar domestik yang kuat, CXMT berpotensi menjadi pemain kunci yang akan mengubah peta persaingan industri memori global dalam beberapa tahun ke depan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.