📑 Daftar Isi

Chip prosesor Intel Raptor Lake Next dengan empat model Core i5 dan i7 baru

Driver Internal Intel Bocorkan Raptor Lake Next, Empat CPU Baru Siap Gantikan Core i5 dan i7

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Driver internal Intel berlabel RPL-NEXT ditemukan di database software, indikasi pengujian Raptor Lake Next
  • Manifes pengiriman Vietnam mengungkap empat model CPU dengan spesifikasi cache dan clock speed
  • Model 99DLMV jadi puncak dengan 16 core 8P+8E, TDP 125W, base clock 3,5 GHz
  • Raptor Lake Next kompatibel dengan motherboard LGA-1700 dan dukung DDR4
  • Harga belum diumumkan, diperkirakan mendekati model Core i5 dan i7 saat ini

Telset.id – Intel kembali memicu spekulasi soal lini prosesor terbarunya setelah sebuah driver internal berlabel “RPL-NEXT” ditemukan beredar di database perangkat lunak perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa prosesor Raptor Lake Next sudah memasuki tahap pengujian internal, dan kehadirannya diprediksi menjadi pembaruan penting bagi pengguna yang masih setia pada platform LGA-1700.

Driver tersebut pertama kali diungkap oleh @momomo_us di X, dan berhasil ditemukan dengan menelusuri nama berkas di database software Intel. Sesuai label “testbuild” dan status berkas yang terkunci (ditandai ikon gembok), paket driver ini tampaknya merupakan pengujian internal yang seharusnya tidak dipublikasikan. Berdasarkan konvensi penamaan yang ada, paket driver tersebut ditujukan untuk Smart Sound Technology (SST), sebuah audio digital signal processor yang sudah tertanam di silikon sejak era Alder Lake.

Audio codec seperti produk Realtek memanfaatkan SST untuk meringankan tugas-tugas seperti noise reduction, echo cancellation, pemutaran audio berdaya rendah, hingga wake-on-voice tanpa membebani CPU. Dengan begitu, daya yang tersimpan bisa lebih hemat. Kemunculan driver ini menjadi sinyal bahwa Driver Internal Intel tengah diuji untuk menyambut generasi prosesor baru.

Empat Model CPU Raptor Lake Next Terungkap dari Manifes Pengiriman

Pada hari yang sama saat driver tersebut ditemukan, manifes pengiriman dari Vietnam dipublikasikan oleh Club386. Dokumen itu menunjukkan ekspor CPU berlabel “Raptor Lake Next” yang tanggalnya mundur hingga Agustus, lengkap dengan informasi cache dan clock speed. Dari manifes tersebut, tercatat ada empat model chip yang sedang dalam perjalanan dari fasilitas Intel di Vietnam.

Spesifikasi keempat model itu mengisyaratkan bahwa posisinya adalah pengganti model Core i5 dan Core i7 yang ada saat ini. Sebelumnya, sebuah bocoran menyebutkan bahwa Intel belum memiliki rencana untuk menggantikan chip Core i9-14900K. Raptor Lake Next sendiri merupakan refresh dari keluarga Raptor yang dirancang untuk tetap kompatibel dengan motherboard LGA-1700 yang sudah beredar.

The Intel Core i7-14700K sitting on a table.

Di tengah harga memori DDR5 yang sedang melambung, kehadiran chip ini memberi dua keuntungan bagi gamer. Pertama, mereka bisa mendapatkan prosesor baru untuk motherboard yang sudah dimiliki. Kedua, tersedia kemampuan menggunakan DDR4 yang lebih terjangkau, sebuah kemampuan yang hampir dipastikan lewat pembaruan BIOS terbaru dari Gigabyte. Bagi yang ingin menelusuri lebih jauh soal pembaruan platform ini, informasi seputar Chip HiVision Huawei juga menjadi sorotan tersendiri di jagat industri chip.

Daftar model yang tercatat seharusnya mencapai puncak pada part number 99DLMV. Model ini memiliki 16 core dalam konfigurasi 8P + 8E, base clock 3,5 GHz, dan cache 30 MB (diduga L3). Ini adalah satu-satunya model dengan TDP 125W, dan base clock-nya lebih tinggi daripada Core i9-14900K. Meski tidak memiliki jumlah core setinggi model halo, performanya diprediksi tetap kencang. Kemungkinan besar chip ini akan menjadi CPU gaming yang menarik berkat turbo clock yang cukup tinggi, meski hal itu baru bisa dipastikan lewat pengujian.

Menariknya, model 99DLMT memiliki 20 core (8P + 12E), tetapi TDP-nya jauh lebih rendah, yaitu 65W, dengan base clock 2,1 GHz. Kombinasi ini mengindikasikan bahwa model tersebut mungkin merupakan chip produktivitas yang berorientasi pada efisiensi. Sementara itu, model 99DLMW membawa 6P + 4E (16 core), TDP 65W, base clock 2,6 GHz, dan cache 24 MB. Model 99DLMX tercatat tanpa rincian core, tetapi memiliki TDP 65W, base clock 2,6 GHz, dan cache 24 MB seperti model sebelumnya.

Spesifikasi dan Perkiraan Posisi di Lini Prosesor Intel

Berikut rincian keempat part number Raptor Lake Next beserta perkiraan model yang akan digantikannya, berdasarkan data yang dihimpun dari manifes pengiriman:

  • 99DLMV — 8P + 8E (24 thread), TDP 125W, base clock 3,5 GHz, cache 30 MB. Diperkirakan menjadi pengganti Core i7-14700 / i7-13700.
  • 99DLMT — 8P + 12E (28 thread), TDP 65W, base clock 2,1 GHz, cache 33 MB. Diperkirakan menjadi pengganti Core i5-14600K / 13700K.
  • 99DLMW — 6P + 4E (16 thread), TDP 65W, base clock 2,6 GHz, cache 24 MB. Diperkirakan menjadi pengganti Core i5-14400 / i5-13500.
  • 99DLMX — rincian core tidak tersedia, TDP 65W, base clock 2,6 GHz, cache 24 MB. Diperkirakan menjadi pengganti model yang sama dengan 99DLMW.

13th Gen Raptor Lake CPU

Belum ada informasi mengenai harga, tetapi diperkirakan chip baru ini akan dibanderol mendekati harga model yang ada saat ini. Sebagai acuan, Core i7-14700 saat ini dijual sekitar US$366, atau US$330 untuk varian “F” tanpa grafis terintegrasi. Di kelas bawah, Core i5-14400 berada di kisaran US$208, atau hanya US$161 tanpa IGP.

Bagi pengguna yang memantau pergerakan industri chip secara lebih luas, langkah Intel memasang alat produksi di Fab 62 Arizona juga menjadi indikasi keseriusan perusahaan dalam menyiapkan kapasitas produksi jangka panjang. Sementara itu, di sisi lain industri, kehadiran Gemini di Mobil menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan semakin merambah perangkat sehari-hari.

Kemunculan driver internal dan manifes pengiriman ini menegaskan bahwa Raptor Lake Next bukan sekadar rumor. Meski belum ada pengumuman resmi soal tanggal peluncuran maupun harga, empat model yang terdaftar memberi gambaran jelas soal arah pembaruan Intel untuk platform LGA-1700. Pengguna yang masih bertahan di platform ini kini punya alasan untuk menunggu, terutama karena kompatibilitas motherboard lama dan dukungan DDR4 menjadi nilai tambah di tengah mahalnya harga DDR5.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.