Telset.id – Sebuah penawaran HP C7000 blade enclosure yang terisi penuh muncul di pasar barang bekas Inggris dengan harga £500 per blade, atau sekitar $700 per unit berdasarkan kurs saat ini. Paket ini mencakup enam belas server BL460c G8, masing-masing dibangun dengan prosesor Intel Xeon E5-2660 8 core, 12 thread, dan base clock 2,20 GHz pada arsitektur Sandy Bridge-EP. Jika dikalikan di seluruh chassis, konfigurasi ini menghasilkan 128 core fisik dan 256 thread logis, ditopang memori DDR3 1024GB yang tersebar di 32 modul masing-masing 32GB, berjalan pada kecepatan hingga 1600MHz melalui registered DIMM.
Penawaran ini menjadi relevan bagi pelaku bisnis dan profesional TI yang mencari kapasitas komputasi padat dengan anggaran terbatas. Nilai jual kembali keseluruhan paket—mencakup 16 blade, enclosure, storage controller, dan memori registered 1024GB—diperkirakan melewati angka $4.000. Menariknya, nilai tersebut sebagian besar ditopang oleh harga memori itu sendiri, bukan oleh prosesornya.
Spesifikasi Lengkap di Balik Angka Headline
Daftar penawaran menunjukkan bahwa setiap blade menggunakan chipset Intel C600 series yang dipasangkan dengan HP Smart Array P220i controller, mendukung RAID 0 dan RAID 1 pada dua bay drive small-form-factor per unit. Konektivitas jaringan berjalan melalui slot FlexibleLOM terintegrasi, umumnya diisi adapter 10Gb dual-port yang mampu melakukan partisi Flex-10 bila dipasangkan dengan modul Virtual Connect di bay interconnect enclosure.
HP menilai chassis C7000 pada 10U, dirancang untuk menampung hingga 16 half-height blade secara vertikal bersama hingga 8 interconnect bay dan 6 hot-plug power supply yang menyuplai shared power backplane. Setiap blade juga dikirim dengan Integrated Lights-Out 4 untuk manajemen out-of-band, memberikan akses jarak jauh ke power state, health telemetry, dan virtual media secara independen dari sistem operasi host.

Populasi memori mengikuti desain four-channel per prosesor, artinya slot DIMM setiap blade harus diisi dalam pasangan yang cocok untuk mempertahankan bandwidth penuh, bukan turun ke mode single-channel. Detail teknis semacam ini penting bagi pembeli yang berencana menjalankan beban kerja virtualisasi atau database, karena konfigurasi memori yang salah akan menurunkan performa secara signifikan meski jumlah kapasitasnya sama.
Menurut penjual, setiap blade “has been professionally refurbished and checked for functionality.” NomadUK, penjual asal Inggris tersebut, membawa 3.740 entri feedback dengan rating positif 99,9 persen, meskipun eBay tidak mengaudit secara independen klaim refurbishment semacam ini.
Mengapa Ekonomi Pembelian Ini Masih Masuk Akal
Sebuah penawaran sebanding muncul di Canberra pada Februari, di mana Dell PowerEdge R820 dengan empat prosesor Xeon E5-4650 dan memori DDR3L 1TB terjual mendekati $1.200. Server tersebut menggunakan 32 modul memori SK Hynix registered ECC masing-masing 32GB, yang berarti sekitar $1 per gigabyte pada harga jualnya. Batang individual dengan part number identik HMT84GR7AMR4A-H9 terdaftar terpisah mendekati $60 di Amerika Serikat, artinya memori saja hampir menutupi harga yang diminta.
Penawaran Inggris lainnya menawarkan 16 modul DDR3 PC3-10600R registered ECC 32GB, kapasitas dan tipe yang sama dengan yang digunakan dalam bundle ini, dengan harga £1.191,45 untuk 512GB, atau sekitar $100 per modul pada kurs hari ini. Jika diterapkan pada seluruh 32 modul di enclosure HP tersebut, nilai RAM saja mendekati $3.200. Inilah yang mendorong total nilai bundle melewati angka $4.000 setelah chassis dan controller diperhitungkan.
Baca Juga:
Memori DDR5 registered setara pada kapasitas kelas server saat ini berharga lebih dari sepuluh kali lipat tarif per-gigabyte tersebut, yang menjelaskan mengapa permintaan terhadap stok enterprise era DDR3 terus berlanjut meski usianya sudah tua. Bagi pembeli yang mempertimbangkan paket HP ini, perhitungan ekonomi memang tidak bisa dilepaskan dari fakta bahwa nilai terbesar ada pada memori, bukan pada prosesor generasi lama.
Namun, pembeli yang mempertimbangkan bundle HP ini harus memperhitungkan TDP 95W per socket dari E5-2660. Ini berarti 16 blade aktif di bawah beban menarik daya mendekati 1,5kW sebelum memperhitungkan kipas chassis, interconnect, dan overhead power supply bersama. Angka ini menjadi pertimbangan penting bagi siapa pun yang berencana mengoperasikannya di fasilitas dengan kapasitas daya atau pendinginan terbatas.
Selain konsumsi daya, dukungan firmware untuk iLO 4 dan chipset C600 telah berakhir bertahun-tahun lalu, meninggalkan pembeli bergantung pada tool yang dipelihara komunitas untuk pembaruan BIOS dan controller. Ketiadaan dukungan resmi ini berarti setiap pembaruan atau perbaikan bergantung pada dokumentasi dan forum komunitas, bukan pada jalur dukungan vendor resmi.
Sebagai perbandingan, pasar perangkat bekas juga menawarkan berbagai pilihan lain dengan karakteristik berbeda, seperti yang terlihat pada penawaran 12 RTX 3070 Bekas yang menyasar segmen pengguna berbeda. Sementara itu, bagi yang mengutamakan perangkat baru dengan dukungan resmi, pilihan seperti ASUS TUF Gaming 16 menawarkan jalur yang sama sekali berbeda dari sisi garansi dan ekosistem.
Kombinasi 128 core fisik dan 256 thread logis dalam satu chassis 10U tetap menjadi angka yang sulit ditandingi pada rentang harga $700 per blade. Namun, keputusan pembelian pada akhirnya bergantung pada kesediaan pembeli menanggung konsumsi daya 1,5kW dan mengandalkan dukungan komunitas untuk pemeliharaan jangka panjang perangkat ini.





Komentar
Belum ada komentar.