Telset.id – Intel menjadi vendor pertama yang mulai menerapkan praktik awal Driver Quality Initiative (DQI) Microsoft melalui pembaruan driver Wi-Fi dan Bluetooth untuk Windows 11. Langkah ini menandai dimulainya upaya nyata Microsoft memperbaiki kualitas driver pihak ketiga di sistem operasinya, sebuah area yang selama ini menjadi sumber keluhan stabilitas dan performa bagi pengguna Windows 11.
Driver Quality Initiative sendiri merupakan skema yang digagas Microsoft untuk meningkatkan standar driver yang disediakan oleh para pembuat perangkat keras pihak ketiga. Menurut laporan Windows Latest, Intel telah lebih dulu selangkah dibanding vendor lain dalam mengimplementasikan aturan baru tersebut pada driver wireless-nya.
Dalam catatan rilis driver Wi-Fi terbaru untuk Windows 11 versi 24.50.0, Intel menyatakan bahwa pihaknya menerapkan “enhancements aligned with Microsoft’s Windows ecosystem quality initiative.” Pernyataan ini menegaskan komitmen Intel untuk mengikuti kerangka kualitas yang ditetapkan Microsoft sejak awal.
Intel Terapkan Praktik Awal DQI di Driver Wi-Fi dan Bluetooth
Windows Latest yang menelusuri driver wireless Intel mencatat bahwa driver tersebut “follow early DQI practices”, meski cakupan penuh dari inisiatif ini belum sepenuhnya diterapkan. Artinya, implementasi yang dilakukan Intel saat ini baru mencakup sebagian dari ketentuan DQI yang akan berlaku secara menyeluruh di kemudian hari.
Meski demikian, perkembangan ini menunjukkan bahwa roda inisiatif Microsoft mulai berputar. Intel juga dilaporkan akan menggarap driver Arc miliknya agar sesuai dengan standar DQI. Team Blue bahkan telah menambahkan dukungan untuk Windows 11 26H2 melalui pembaruan driver grafis edisi Oktober.

Selain Intel, sejumlah pembuat perangkat keras PC dikabarkan sudah menguji driver mereka dan aktif mengerjakan kepatuhan terhadap DQI. Namun, hingga saat ini Intel menjadi satu-satunya perusahaan yang benar-benar merilis pembaruan ke publik pengguna Windows 11 yang memanfaatkan penyempurnaan dari inisiatif tersebut.
Baca Juga:
Apa Dampak Driver Quality Initiative bagi Pengguna Windows 11
Driver Quality Initiative tidak sekadar bertujuan mencegah crash atau masalah pada pembaruan Windows 11. Inisiatif ini juga menyasar aspek keamanan yang lebih ketat serta memastikan driver yang beredar memiliki kualitas lebih tinggi sehingga tidak menurunkan tingkat performa perangkat.
DQI juga dirancang untuk mengatasi masalah overheating pada laptop, termasuk menekan pemborosan daya baterai yang berlebihan. Dengan standar kualitas baru ini, driver yang sudah usang atau tidak memenuhi ambang batas kualitas akan dihapus dari sistem operasi Microsoft.

Microsoft menaruh fokus pada peningkatan standar keandalan driver yang disediakan oleh pembuat perangkat keras pihak ketiga seperti Intel. Bagi pengguna Windows 11, implementasi DQI berpotensi menghadirkan pengalaman sistem yang lebih stabil dengan frekuensi crash yang lebih rendah.
Perkembangan ini juga menjadi bagian dari upaya Microsoft memperbaiki persepsi publik terhadap sistem operasi desktop-nya. Sebelumnya, Microsoft telah menjanjikan sejumlah perbaikan pada Windows 11, termasuk peningkatan performa sistem. Langkah serupa terlihat pada upaya perusahaan menyempurnakan pengalaman perangkat, sejalan dengan pendekatan yang juga muncul di ekosistem produk lain seperti Intelligent UI di ChatGPT yang mengutamakan kualitas pengalaman pengguna.
Kendati demikian, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Microsoft. Perusahaan dinilai perlu menangani persoalan pengawasan pembaruan Windows 11 miliknya sendiri, termasuk proses QA internal dan pengujian. Tanpa perbaikan di sisi tersebut, manfaat DQI bagi pengguna bisa jadi tidak maksimal.
Dengan implementasi yang baru memasuki tahap awal, hasil nyata dari Driver Quality Initiative diperkirakan mulai terlihat dalam beberapa bulan ke depan. Selain Intel, driver GPU dari vendor lain juga diprediksi akan mendapat perlakuan serupa agar memenuhi standar kualitas yang ditetapkan Microsoft. Perkembangan standar kualitas perangkat lunak dan perangkat keras ini menjadi bagian dari tren industri yang lebih luas, tak berbeda dengan bagaimana perusahaan teknologi lain terus menyempurnakan produk mereka seperti pada peluncuran GPT-6 ke semua tier ChatGPT.

Bagi pengguna Windows 11, langkah Intel ini menjadi indikasi awal bahwa pembaruan driver ke depan tidak hanya soal kompatibilitas, tetapi juga soal stabilitas, keamanan, dan performa yang lebih terjaga. Sementara itu, industri menantikan apakah vendor lain akan menyusul Intel dalam merilis driver yang sepenuhnya patuh pada kerangka DQI.





Komentar
Belum ada komentar.