Telset.id – Kabar terbaru mengindikasikan bahwa iPhone 18 Pro Max akan menjadi flagship Apple dengan daya tahan baterai terlama dalam sejarah. Efisiensi chip A20 Pro dan kapasitas baterai yang lebih besar diklaim mampu menembus angka 23 jam pemakaian, melampaui pendahulunya secara signifikan.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pengguna yang selama ini mengeluhkan ketahanan baterai perangkat flagship. Jika bocoran ini akurat, maka standar baru untuk ponsel premium akan segera tercipta, memberi tekanan pada kompetitor seperti Samsung dan Google.
Berdasarkan laporan dari Tom’s Guide, bocoran kapasitas baterai iPhone 18 Pro Max berada di kisaran 5.391 mAh hingga 5.567 mAh. Model yang beredar di Amerika Serikat dengan varian eSIM-only disebut memiliki kapasitas terbesar. Angka ini merupakan lompatan sekitar 10% dibandingkan kapasitas baterai iPhone 17 Pro Max yang sebesar 5.088 mAh.

Menariknya, Apple dikabarkan tetap setia pada teknologi baterai lithium-ion tradisional. Hal ini berbeda dengan kompetitor seperti OnePlus yang telah mengadopsi anoda silikon-karbon untuk meningkatkan kepadatan energi, dan Samsung pada Galaxy Z Fold 8 Ultra yang juga memakai teknologi serupa. Keputusan Apple untuk tidak beralih teknologi inilah yang membuat kabar peningkatan kapasitas ini menjadi sorotan.
Keunggulan Chip A20 Pro
Kapasitas baterai yang lebih besar hanyalah satu bagian dari cerita. Sumber utama peningkatan daya tahan baterai dipercaya berasal dari chip terbaru yang akan ditenagai oleh proses fabrikasi 2-nanometer milik TSMC. Proses ini merupakan lompatan generasi besar dibandingkan arsitektur 3nm yang dipakai pada flagship sebelumnya.
Bocoran awal menyebutkan bahwa chip A20 Pro dapat memangkas konsumsi daya hingga 30% dibandingkan chip A19 Pro. Kombinasi antara efisiensi chip yang lebih tinggi dengan fisik baterai yang lebih besar menjadi resep bagi Apple untuk memecahkan rekor.

Proyeksi Daya Tahan Baterai
Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro Max berhasil bertahan selama 17 jam 54 menit dalam uji baterai Tom’s Guide. Untuk mencapai angka 20 jam, iPhone 18 Pro Max membutuhkan peningkatan sebesar 11,7% dari hasil pendahulunya. Angka ini dinilai sebagai ekspektasi dasar yang realistis mengingat lompatan efisiensi hardware yang diusung.
Namun, jika efisiensi chip A20 Pro benar-benar mendekati angka 30%, perhitungan menunjukkan durasi pemakaian bisa menembus angka 23 jam. Jika terealisasi, pencapaian ini akan menobatkan iPhone 18 Pro Max sebagai iPhone dengan daya tahan baterai terlama sepanjang sejarah produk Apple.
Berikut perbandingan spesifikasi baterai antara iPhone 18 Pro Max (rumor) dengan kompetitornya:
- iPhone 18 Pro Max (rumor): 5.391 – 5.567 mAh
- iPhone 17 Pro Max: 5.088 mAh (17:54 jam dalam uji)
- OnePlus 15: 7.300 mAh (25:13 jam dalam uji)
- Galaxy S26 Ultra: 5.000 mAh (16:10 jam dalam uji)
- Pixel 11 Pro XL: 5.115 mAh (14:28 jam dalam uji)
OnePlus 15 memang masih memegang rekor daya tahan dua hari berkat baterai silikon-karbonnya yang masif. Namun, sel 5.567 mAh milik iPhone 18 Pro Max yang dipadukan dengan silikon generasi terbaru Apple berpotensi mendorong perangkat ini melewati ambang batas 19 atau 20 jam. Hal itu akan memperlebar jarak dengan rival terdekatnya dari Samsung dan Google.
Meski penambahan kapasitas baterai berarti bobot perangkat ikut bertambah, hal ini dinilai sebagai konsekuensi yang wajar. Kabar sebelumnya menyebut iPhone 18 Pro Max berpotensi menjadi iPhone paling berat yang pernah dirilis Apple, tetapi peningkatan daya tahan baterai yang ditawarkan sepadan dengan tambahan bobot tersebut.
Perlu dicatat bahwa seluruh informasi di atas masih berupa rumor dan bocoran yang belum dikonfirmasi secara resmi oleh Apple. Namun, jika kabar ini terbukti benar, fitur terbaru pada iPhone 18 Pro Max akan menjadi pembeda utama di pasar flagship. Pengguna yang mengutamakan produktivitas dan mobilitas tinggi tentu akan diuntungkan dengan lompatan daya tahan baterai ini.
Apple sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait spesifikasi iPhone 18 Pro Max. Jadwal peluncuran resmi juga masih belum diumumkan, namun para pengamat memperkirakan perangkat ini akan diperkenalkan pada acara tahunan Apple di bulan September mendatang.
Bagi pengguna yang ingin memantau perkembangan informasi seputar iPhone terbaru, tips bermanfaat seputar perangkat Apple dapat membantu. Sementara itu, para penggemar teknologi menantikan apakah Apple benar-benar mampu menghadirkan lompatan efisiensi yang dijanjikan melalui arsitektur 2nm TSMC.






Komentar
Belum ada komentar.