📑 Daftar Isi

Pengguna Windows 11 membuka tautan Copilot di browser dalam aplikasi

Microsoft Hadirkan Browser Dalam Aplikasi Copilot di Windows 11

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft merilis browser dalam aplikasi Copilot di Windows 11 dan macOS
  • Tautan AI muncul di panel samping, bukan browser default
  • Fitur diuji sejak awal tahun, rollout luas akhir November
  • Sudah dapat diaktifkan administrator saat ini
  • Respons Reddit mayoritas negatif terhadap fitur ini
  • Browser berbasis Edge, dorong aktivitas tetap di Copilot

Telset.id – Microsoft sedang menyiapkan browser dalam aplikasi (in-app browser) untuk aplikasi Copilot di Windows 11 dan macOS, sebuah langkah yang akan mengubah cara pengguna membuka tautan yang disediakan oleh asisten AI tersebut. Alih-alih membuka tautan di browser default, tautan dari Copilot akan muncul di panel samping yang berdampingan dengan jendela percakapan. Perubahan ini menandai pergeseran penting dalam cara Microsoft menjaga aktivitas pengguna tetap berada di dalam ekosistem aplikasinya.

Menurut laporan Windows Central, fitur ini telah diuji sejak awal tahun dan saat ini sudah tersedia bagi administrator untuk diaktifkan. Rollout yang lebih luas dijadwalkan berlangsung pada akhir November. Bagi pengguna aplikasi Copilot, kemampuan ini diperkirakan akan muncul dalam beberapa bulan ke depan, meskipun waktu pastinya dapat bervariasi bergantung pada kecepatan rollout yang dilakukan Microsoft.

Perubahan ini menyentuh langsung pengalaman pengguna Windows 11 yang memanfaatkan Copilot untuk mencari informasi atau mengikuti tautan yang direkomendasikan AI. Sebelumnya, setiap tautan yang diberikan Copilot akan diluncurkan secara terpisah di browser web default. Dengan pembaruan ini, Microsoft berupaya menjaga lebih banyak aktivitas tetap berada di dalam aplikasi Copilot, sehingga pengguna tidak perlu berpindah aplikasi saat menelusuri halaman web.

A man sitting at a table and looking at a Windows 11 laptop with a puzzled expression, holding his hear up with his hand

Respons Pengguna dan Motif di Balik Fitur Ini

Meskipun fitur ini menawarkan kemudahan bagi sebagian pengguna, tanggapan yang beredar di Reddit justru sebagian besar negatif. Windows Central mengajukan pertanyaan dalam judul beritanya, yakni apakah pembaruan ini akan membuat Copilot menjadi browser pilihan di Windows 11. Redditor yang menjawab pertanyaan tersebut secara dominan memberikan respons negatif.

Salah satu balasan menyebutkan bahwa Copilot adalah sesuatu yang dihindari di setiap kesempatan, dan memiliki browser di dalam Copilot terdengar seperti hal yang tidak menyenangkan. Balasan lain menyatakan dengan tegas tidak akan beralih, karena saat ini ketika mengklik tautan di Copilot, tautan tersebut dibuka di browser web yang sebenarnya. Menurut balasan itu, browser bawaan harus benar-benar bagus untuk membuat pengguna mengubah kebiasaan tersebut.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa pertanyaan tersebut bersifat menggiring opini, dan para skeptis AI dengan mudah menjawabnya secara negatif. Namun kelompok ini bukanlah target utama Microsoft. Perusahaan menyediakan fitur ini bagi pengguna aplikasi Copilot, yang jelas bukan bagian dari kalangan anti-AI yang cepat menolak segala hal terkait topik tersebut.

Di sisi lain, langkah Microsoft ini tidak semata-mata dilakukan demi kebaikan pengguna. Sebagaimana dicatat, ini merupakan cara untuk menjaga lebih banyak aktivitas tetap berada di dalam aplikasi Copilot, sekaligus metode lain untuk secara tidak langsung mendorong penggunaan browser Edge. Sebab, browser dalam aplikasi tersebut berbasis pada Edge. Hal ini sejalan dengan pola yang terlihat pada upaya Microsoft mempromosikan Edge di Windows 11, termasuk melalui survei yang menyoroti dorongan perusahaan terhadap browser tersebut.

Dampak bagi Pengguna Windows 11

Kehadiran browser dalam aplikasi Copilot ini menambah daftar panjang fitur yang dihadirkan Microsoft untuk memperkuat posisi Copilot di Windows 11. Sebelumnya, aplikasi Copilot di Windows 11 juga disebut akan membantu pengguna memahami perangkat mereka. Langkah ini menunjukkan bahwa Microsoft terus memperluas peran Copilot, tidak hanya sebagai asisten AI, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk aktivitas penjelajahan web.

Bagi pengguna yang memang mengandalkan Copilot dalam keseharian, fitur ini berpotensi memberikan kenyamanan karena halaman web yang disorot AI dapat dilihat langsung di jendela aplikasi. Namun bagi mereka yang lebih memilih browser terpisah, perubahan ini bisa terasa sebagai dorongan halus untuk tetap berada dalam ekosistem yang dikendalikan Microsoft.

Pertanyaan soal preferensi browser juga menjadi relevan mengingat Microsoft diketahui aktif mendorong penggunaan Edge. Sebuah laporan dari Mozilla bahkan menuduh Microsoft secara tidak adil mendorong Edge di Windows. Selain itu, ada pula langkah Microsoft yang membayar pengguna agar memakai Edge, yang dinilai sebagai upaya yang terkesan memaksa. Dalam konteks ini, browser dalam aplikasi Copilot dapat dilihat sebagai kelanjutan dari strategi tersebut, meski dikemas dalam bentuk fitur yang berguna.

Young woman using laptop, looking annoyed

Yang jelas, fitur ini sudah dapat diaktifkan oleh administrator saat ini, dan rollout yang lebih luas akan berlangsung pada akhir November. Pengguna aplikasi Copilot di Windows 11 maupun macOS dapat menantikan kehadiran kemampuan ini dalam beberapa bulan ke depan. Seberapa cepat fitur ini sampai ke perangkat pengguna akan bergantung pada kecepatan rollout yang dijalankan Microsoft.

Terlepas dari pro dan kontra, langkah ini menegaskan arah Microsoft yang ingin menjadikan Copilot sebagai pusat aktivitas di Windows 11. Bagi pengguna, keputusan untuk memanfaatkan browser dalam aplikasi ini akan sangat bergantung pada seberapa nyaman mereka dengan pengalaman menjelajah yang menyatu dengan percakapan AI. Sementara itu, bagi Microsoft, fitur ini menjadi cara untuk menahan pengguna agar tidak berpindah ke browser lain, sekaligus memperkuat posisi Edge di balik layar.

[ META_DESCRIPTION]
Microsoft menghadirkan browser dalam aplikasi Copilot di Windows 11. Tautan AI muncul di panel samping, rollout luas akhir November.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.