📑 Daftar Isi

Tampilan desktop Windows yang berhasil diakses di dalam layanan cloud gaming GeForce NOW

Modder Retas GeForce NOW untuk Jalankan AI Lokal di Desktop Windows

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Modder Zortos berhasil membuka desktop Windows penuh di GeForce NOW tier Ultimate
  • Eksploitasi memungkinkan menjalankan AI lokal seperti LM Studio dengan model Gemma 4 31B pada 41 TPS
  • Metode memanfaatkan game Trove dan executable modifikasi dari dpadGuy untuk membuka desktop
  • Akses ke 48GB VRAM via RTX Pro 6000D menjadi daya tarik utama eksploitasi
  • Tindakan ini melanggar terms of service Nvidia dan berisiko menyebabkan pemblokiran akun
  • Beberapa pengguna melaporkan sesi tertutup saat File Explorer terbuka atau unduhan diblokir
  • Eksploitasi tetap aktif antar sesi jika pengguna memiliki persistent storage

Telset.id – Seorang modder berhasil membobol layanan cloud gaming GeForce NOW dan mendapatkan akses penuh ke desktop Windows di dalamnya. Eksploitasi ini memungkinkan layanan yang seharusnya hanya untuk bermain game itu digunakan untuk menjalankan model AI lokal, sebuah perkembangan yang berpotensi melanggar ketentuan layanan Nvidia.

Modder dengan nama Zortos menggunakan tier Ultimate dari GeForce NOW untuk mengeksekusi eksploitasi ini. Melalui akun X-nya, ia menunjukkan bahwa desktop Windows di dalam GeForce NOW dapat diakses sepenuhnya, bahkan mampu menjalankan LM Studio dengan model Gemma 4 31B pada kecepatan 41 token per detik (TPS). Kejadian ini menarik perhatian karena GeForce NOW dirancang khusus untuk gaming, bukan sebagai cloud PC serba guna seperti Shadow PC.

Meski demikian, tindakan ini jelas melanggar terms of service (ToS) Nvidia. Pengguna yang mencoba trik ini berisiko akunnya diblokir secara permanen. Namun secara etika, ada argumen bahwa pengguna sudah membayar untuk menyewa hardware, sehingga upaya mendapatkan akses desktop bergantung pada sejauh mana batas moral masing-masing individu.

Mekanisme Eksploitasi Desktop GeForce NOW

Proses peretasan ini dimulai dengan memanfaatkan game Install-to-Play (I2P) yang diunduh dari Steam. Zortos menggunakan game Trove sebagai titik masuk. Dari sana, ia mengklik nama publisher untuk membuka browser bawaan, lalu mengakses drive C: melalui address bar dan mengambil alih index folder.

Setelah masuk ke folder steamapps yang baru dibuat untuk Trove, Zortos menyalin path executable utama dari isi folder tersebut. File ini kemudian diganti dengan file umpan (decoy) yang menipu Steam agar mengira pengguna sedang menjalankan Trove ketika tombol “Play” diklik. Pada kenyataannya, file tersebut adalah executable modifikasi yang dikembangkan oleh modder lain bernama dpadGuy, yang justru membuka desktop Windows secara langsung.

Gaining desktop access in GeForce NOW

Begitu masuk, pengguna mendapatkan lingkungan Windows penuh tanpa pembatasan yang terlihat. Video yang diunggah Zortos bahkan menunjukkan ia menginstal Wallpaper Engine dan mengkustomisasi taskbar. Namun, beberapa pengguna melaporkan perbedaan pengalaman, seperti GeForce NOW yang langsung menutup sesi saat mendeteksi File Explorer terbuka, atau layanan yang memblokir unduhan file—langkah penting untuk mengganti executable.

Zortos bersikeras bahwa eksploitasi ini masih berfungsi. Ia juga menyatakan bahwa jika pengguna memiliki persistent storage, eksploitasi akan tetap aktif di antara sesi-sesi yang berbeda. Ini berarti pengguna tidak perlu mengulang proses peretasan setiap kali ingin mengakses desktop.

Perlu dicatat bahwa trik ini hanya bisa dilakukan pada tier berbayar GeForce NOW. Meskipun tier gratis tersedia dengan game seperti Fortnite tanpa perlu membeli apa pun, tier berbayar menawarkan spesifikasi dan batas pemakaian yang jauh lebih baik. Tier Ultimate yang digunakan Zortos memberikan akses ke 48GB VRAM berkat penggunaan RTX Pro 6000D.

Menjalankan model AI lokal pada setup seperti ini sebenarnya kurang masuk akal karena adanya batas sesi (session rate limits). Namun, dengan kapasitas VRAM sebesar itu, beberapa pengguna mungkin menilai usaha ini sepadan. Kombinasi antara akses desktop penuh dan VRAM besar membuat GeForce NOW Ultimate menjadi semacam komputer cloud murah untuk keperluan tertentu.

Bagi pengguna yang penasaran dengan perkembangan layanan ini, Nvidia sendiri terus menambahkan fitur-fitur baru. Beberapa waktu lalu, GeForce Now menghadirkan fitur baru untuk bermain game langsung dari cloud dengan performa maksimal. Layanan ini juga telah merambah berbagai platform untuk memperluas jangkauan penggunanya.

Eksploitasi semacam ini bukanlah hal baru di dunia cloud gaming. Sebelumnya, berbagai upaya serupa juga pernah dilakukan untuk membuka akses di luar batas yang ditentukan penyedia layanan. Namun, kasus ini menarik karena berhasil membuka potensi penggunaan yang sama sekali berbeda dari tujuan awal layanan.

Penting untuk diingat bahwa tindakan ini melanggar ketentuan layanan. Pengguna yang tertarik mencoba harus menyadari risiko pemblokiran akun secara permanen. Nvidia berhak mengambil tindakan terhadap akun yang terbukti menyalahgunakan layanannya di luar batas yang ditentukan.

Dari sisi teknis, eksploitasi ini menunjukkan bahwa batasan yang diterapkan GeForce NOW masih memiliki celah. Meskipun Nvidia merancang layanan ini khusus untuk gaming, modder terus menemukan cara untuk melewati batasan tersebut. Ini menjadi catatan bagi Nvidia untuk memperketat keamanan layanannya di masa mendatang.

Bagi pengguna awam, trik ini mungkin terlalu rumit dan berisiko. Namun bagi modder dan penggemar teknologi, eksploitasi ini membuka wawasan tentang apa yang sebenarnya bisa dilakukan dengan hardware cloud yang kuat. Dengan akses ke 48GB VRAM, potensi komputasi yang tersedia sangat besar—jika saja tidak dibatasi oleh kebijakan layanan.

Perlu digarisbawahi bahwa artikel ini hanya melaporkan temuan dari modder, bukan memberikan panduan untuk melakukan peretasan. Informasi mengenai mekanisme eksploitasi disajikan sebagai laporan berita, bukan tutorial. Pembaca yang tertarik dengan aspek teknis harus mempertimbangkan risiko hukum dan etika yang menyertainya.

Ke depannya, menarik untuk melihat bagaimana Nvidia merespons temuan ini. Apakah perusahaan akan menambal celah tersebut, atau justru membiarkannya karena dianggap tidak merugikan? Yang jelas, eksploitasi ini menunjukkan bahwa selalu ada ruang untuk kreativitas dalam memanfaatkan teknologi—baik yang sesuai aturan maupun yang melanggarnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.