OM System PEN kamera mirrorless retro dengan desain rangefinder klasik

OM System Resmi Luncurkan Kamera PEN Pertama dengan Nama Barunya

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • OM System resmi meluncurkan kamera PEN pertama dengan nama OM System, penerus Olympus PEN-F
  • Kamera ini dibanderol mulai $999.99 untuk bodi, atau $1.099.99 dengan lensa kit 14-42mm f/3.5-5.6 Mark III baru
  • Dilengkapi sensor micro four thirds 20.4MP, stabilisasi 5-axis 5.5EV, dan 121 titik phase detection autofocus
  • Bodi ber-IPX1 tahan percikan air dengan desain retro klasik dan viewfinder OLED 2.36 juta dot
  • Baterai BLS-7 mampu bertahan hingga 410 shot dengan dukungan USB-C charging
  • Hadir dengan dua mode Cinema picture untuk perekaman video 4K dan sakelar warna/monokrom di bodi depan
  • Kamera mulai dijual 1 Oktober dengan posisi sebagai model entry-level OM System
  • Dikategorikan sebagai kandidat kuat kamera mirrorless terbaik untuk pemula tahun ini

Telset.id – OM System akhirnya menghadirkan kamera digital rangefinder pertama yang mengusung nama OM System, yaitu OM System PEN. Kamera ini menjadi penerus ikonik Olympus PEN-F dengan desain retro klasik dan ringkas, namun menggunakan bodi plastik yang lebih terjangkau untuk menekan biaya produksi. Peluncuran ini menjawab penantian panjang para penggemar Olympus sejak akuisisi dilakukan.

OM System PEN hadir dengan banderol harga mulai dari $999.99 atau sekitar £849 untuk bodi kamera saja, dengan pilihan warna silver atau hitam. Sementara itu, paket kit dengan lensa baru 14-42mm f/3.5-5.6 Mark III dibanderol lebih mahal $100. Kamera ini dijadwalkan mulai dijual pada 1 Oktober, menjadikannya model entry-level terbaru dari OM System.

Kamera ini tampil sebagai kamera mirrorless bergaya rangefinder dengan desain yang sangat mirip pendahulunya. OM System PEN menggunakan viewfinder OLED 2.36 juta dot yang tertanam rata di dalam bodi, berbeda dengan model seperti OM-5 Mark II yang memiliki tonjolan viewfinder di bagian atas. Desain ini membuatnya terlihat elegan dan cocok untuk penggunaan sehari-hari maupun traveling.

Fashionable lady holding the OM System PEN up to her eye, there's abrick wall background

Dari segi spesifikasi, OM System PEN dibekali sensor micro four thirds 20.4MP dengan stabilisasi gambar 5-axis yang mampu meredam getaran hingga 5.5EV. Sistem autofokusnya mengandalkan 121 titik phase detection dengan subject detection AF yang mampu mengenali manusia dan hewan. Kamera ini juga dilengkapi berbagai mode fotografi komputasional yang menarik untuk dieksplorasi pengguna.

Bodi kamera memiliki rating IPX1 yang membuatnya tahan terhadap percikan air dan debu. Meski menggunakan material plastik untuk menekan biaya, kualitas bangunnya tetap terasa kokoh. OM System juga menambahkan berbagai profil warna, termasuk dua mode gambar ‘Cinema’ yang dirancang khusus untuk perekaman video 4K.

OM System PEN camera in person's hands and they are tilting the camera down to see the screen

Salah satu fitur yang dipertahankan adalah sakelar warna/monokrom di bagian depan kamera, yang memberikan akses cepat ke berbagai tampilan bergaya film. Kamera ini juga menggunakan baterai BLS-7 milik OM System yang mampu bertahan hingga 410 shot dalam sekali pengisian penuh. Dukungan pengisian daya USB-C semakin memperkuat posisinya sebagai kamera yang ramah untuk dibawa bepergian.

Dengan kombinasi bodi retro ber-IPX1, viewfinder internal, dan sensor yang stabil, OM System PEN terasa seperti nilai yang sangat baik. Meski demikian, sensor micro four thirds yang digunakan tergolong sudah berumur karena ukurannya lebih kecil dibanding APS-C dan full-frame, serta tidak banyak menawarkan fitur yang benar-benar baru.

Bagi para penggemar yang ingin meningkatkan kemampuan dari smartphone, format micro four thirds ini selalu menawarkan kombinasi kualitas, kekuatan, dan fitur yang menarik. Mode komputasional yang disematkan terasa menyenangkan dan familier, sehingga memudahkan transisi pengguna baru ke kamera mirrorless.

Canon EOS R100 camera in the hand

Sejak akuisisi Olympus oleh OM System, para penggemar telah menantikan pembaruan pada seri PEN. Kini hadirnya OM System PEN membuktikan bahwa perusahaan serius melanjutkan warisan lini produk tersebut. Kamera kompak mirrorless ini tidak mengecewakan dan siap menjadi pesaing kuat di kelasnya.

OM System PEN menempati posisi entry-level dalam jajaran produk OM System. Dengan harga $999.99 untuk bodi saja, atau $1.099.99 dengan lensa kit Mark III yang baru diluncurkan bersamaan, kamera ini menawarkan paket lengkap bagi pengguna yang mencari kamera mirrorless pertama mereka. Harga untuk pasar Australia belum diumumkan dan akan diperbarui kemudian.

Two OM System PEN cameras on a wooden table, one in silver one black

Dari perspektif nilai, OM System PEN tampil sebagai kandidat kuat kamera mirrorless terbaik untuk pemula tahun ini. Kombinasi desain klasik, fitur modern, dan harga yang bersahabat menjadikannya pilihan menarik di tengah persaingan kamera mirrorless entry-level yang semakin ketat.

Kamera ini juga menunjukkan bahwa OM System memahami kebutuhan pasar akan kamera yang tidak hanya berkualitas secara teknis, tetapi juga memiliki daya tarik visual dan kemudahan penggunaan. Sakelar warna/monokrom di bagian depan, misalnya, memberikan sentuhan nostalgia yang mengingatkan pada era kamera film sambil tetap menawarkan fleksibilitas digital modern.

Top half of the OM System PEN camera and it's covered in water droplets

Ketahanan bodi terhadap percikan air menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering memotret di luar ruangan atau dalam kondisi cuaca tidak menentu. Sementara itu, viewfinder internal yang rata dengan bodi membuat kamera tetap mudah dibawa dan disimpan tanpa risiko tonjolan yang mengganggu.

Baterai BLS-7 yang mampu bertahan hingga 410 shot merupakan angka yang impresif untuk kelas kamera mirrorless sekecil ini. Ditambah dukungan USB-C, pengguna tidak perlu khawatir kehabisan daya saat bepergian jauh karena pengisian daya bisa dilakukan di mana saja menggunakan power bank.

OM System PEN on a stone surface, view of the camera's top plate

Lensa kit 14-42mm f/3.5-5.6 Mark III yang diluncurkan bersamaan merupakan pembaruan dari versi sebelumnya. Lensa ini dirancang untuk melengkapi bodi kamera yang ringkas, menjadikannya paket all-in-one yang praktis untuk berbagai kebutuhan fotografi sehari-hari.

Dengan segala kelebihan yang ditawarkan, OM System PEN tetap harus bersaing dengan kamera mirrorless lain di pasar yang sama. Namun, identitas visualnya yang kuat dan harga yang kompetitif memberikan keunggulan tersendiri yang sulit ditandingi kompetitor.

OM System tampaknya berhasil menangkap esensi dari seri PEN yang selama ini dikenal sebagai kamera stylish dengan performa mumpuni. Kehadiran kamera ini di pasar entry-level diharapkan dapat menarik minat generasi baru pengguna kamera mirrorless yang menginginkan perangkat dengan karakter dan kepribadian.

OM System PEN on a stone surface alongside an Olympus lens

OM System PEN juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus mengembangkan ekosistem micro four thirds. Dengan dukungan lensa-lensa Olympus yang sudah ada di pasaran, pengguna baru memiliki banyak pilihan lensa untuk dikembangkan di masa depan.

Bagi mereka yang selama ini menggunakan smartphone dan ingin beralih ke kamera dedicated, OM System PEN menawarkan kurva pembelajaran yang tidak terlalu curam. Mode komputasional yang disematkan membantu pengguna menghasilkan foto kreatif tanpa perlu pengaturan manual yang rumit.

Peluncuran OM System PEN menandai babak baru bagi lini produk yang telah lama dinantikan penggemar. Dengan harga yang bersahabat dan fitur yang mumpuni, kamera ini siap menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari kamera mirrorless compact dengan karakter retro yang khas.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.