📑 Daftar Isi

PS Audio PMG Super Audio CD transport yang produksinya dihentikan

Pasokan Komponen Habis, Naim dan PS Audio Setop Produksi Pemutar CD

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Naim dan PS Audio setop produksi Uniti Star dan PMG Super Audio CD Transport
  • Penyebab: pemasok komponen optik berhenti produksi perangkat keras yang dibutuhkan
  • Masalah dimulai Juni 2024 saat D&M Holdings stop terima pesanan mekanisme SACD/CD
  • PS Audio beli seluruh inventaris terakhir Marantz, biaya naik dua kali lipat
  • Naim gagal dapat pemasok alternatif karena drive pengganti juga berhenti produksi
  • Komponen perbaikan masih tersedia, pemilik unit lama tidak perlu khawatir

Telset.id – Naim dan PS Audio resmi menghentikan produksi dua produk pemutar CD andalan mereka, Uniti Star dan PMG Super Audio CD Transport. Keputusan ini diambil setelah pemasok komponen optik utama tidak lagi memproduksi perangkat keras yang dibutuhkan kedua unit tersebut. Langkah ini menjadi pukulan bagi pasar audio Hi-Fi yang masih mengandalkan media fisik seperti CD dan vinyl.

Informasi ini dilaporkan oleh Headphonesty, yang menyebut bahwa pasokan komponen untuk pembaca cakram optik telah mengering. Naim dan PS Audio tidak bisa dengan mudah menemukan pengganti komponen yang sudah tidak diproduksi tersebut. Akibatnya, produksi kedua perangkat harus dihentikan meskipun permintaan terhadap media fisik masih ada.

CEO PS Audio, Paul McGowan, memberikan pernyataan langsung terkait situasi ini. “Drive yang sesuai untuk PMG tidak lagi tersedia,” ujarnya di forum perusahaan. Ia juga menambahkan bahwa membangun pembaca cakram optik sendiri berada di luar kemampuan PS Audio, karena keahlian perusahaan tersebut terletak pada elektronika dan perangkat lunak, bukan manufaktur komponen mekanis.

Masalah serupa juga dihadapi Naim. Seorang komentator di forum Naim menyebut bahwa perusahaan tersebut hanya merakit komponen, bukan memproduksinya dari bahan mentah. Hal ini membuat Naim sangat bergantung pada pemasok pihak ketiga untuk komponen kritis seperti pembaca cakram optik.

Awal Mula Krisis Komponen Optik

Masalah PS Audio sebenarnya sudah dimulai sejak Juni 2024. Saat itu, D&M Holdings, perusahaan yang menaungi Denon dan Marantz, mengumumkan akan berhenti menerima pesanan untuk mekanisme SACD/CD pada akhir bulan berikutnya. Keputusan ini memaksa PS Audio untuk melakukan pemesanan terakhir sebelum tenggat waktu, dengan biaya yang membengkak dua kali lipat karena merek lain juga berlomba-lomba menumpuk stok.

D&M Holdings kemungkinan menjadi satu-satunya perusahaan yang memproduksi dan menjual komponen tersebut ke pihak ketiga. McGowan menyatakan bahwa Marantz telah menghentikan produksi drive SACD/CD dan PS Audio telah membeli seluruh inventaris terakhir yang tersisa dari perusahaan itu.

Sementara itu, tidak jelas pemasok mana yang digunakan Naim untuk Uniti Star Streaming Amplifier. Namun, disebutkan bahwa Naim sempat mempertimbangkan pemasok alternatif untuk drive optiknya. Sayangnya, penggantian ini bukan perkara mudah dalam lini produksi. Pembaca media optik sering dibangun sebagai satu kesatuan rakitan, sehingga memasang model berbeda memerlukan kode kontrol baru dan penyesuaian mekanis di dalam unit.

Ketika Naim sedang mempertimbangkan cara mengintegrasikan drive pengganti ke produk Uniti Star yang sudah ada, drive alternatif tersebut juga berhenti diproduksi. Situasi ini membuat Naim tidak memiliki pilihan selain menghentikan produksi unit tersebut.

Meskipun produksi dihentikan, konsumen masih bisa membeli pemutar CD dan transport Hi-Fi dari merek lain saat ini. Namun, unit dari Naim dan PS Audio sudah tidak tersedia dalam kondisi baru. Stok yang ada di pasaran kemungkinan merupakan sisa dari inventaris terakhir yang berhasil diamankan sebelum komponen benar-benar habis.

Kabar baiknya, kedua perusahaan tetap menyimpan beberapa komponen dalam inventaris mereka untuk keperluan perbaikan. Hal ini berarti pemilik unit yang sudah ada tidak perlu khawatir sistem mahal mereka menjadi tidak berfungsi hanya karena pembaca optik perangkat mengalami kegagalan. Layanan purna jual untuk perbaikan masih dapat berjalan dengan stok komponen yang terbatas tersebut.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana rantai pasokan komponen elektronik khusus dapat mempengaruhi keberlangsungan produk Hi-Fi. Ketika satu pemasok menghentikan produksi komponen kritis, efek dominonya bisa sangat besar bagi merek-merek yang bergantung pada komponen tersebut. Naim dan PS Audio menjadi contoh nyata bagaimana ketergantungan pada satu sumber komponen dapat memaksa penghentian produksi produk populer.

Keputusan untuk menghentikan produksi Uniti Star dan PMG Super Audio CD Transport mencerminkan tantangan yang dihadapi industri audio fisik di tengah dominasi streaming. Meskipun ada kebangkitan penjualan media fisik, ketersediaan komponen menjadi penghalang yang tidak bisa diatasi hanya dengan permintaan pasar. Tanpa komponen optik yang tersedia secara luas, merek Hi-Fi tidak memiliki banyak pilihan selain menghentikan lini produk yang bergantung padanya.

Situasi ini juga menyoroti pentingnya diversifikasi pemasok dalam industri manufaktur perangkat elektronik. Ketika hanya ada satu perusahaan yang memproduksi komponen tertentu untuk pihak ketiga, seluruh industri menjadi rentan terhadap keputusan bisnis perusahaan tersebut. Dalam kasus ini, keputusan D&M Holdings untuk berhenti menerima pesanan mekanisme SACD/CD berdampak langsung pada PS Audio dan Naim.

Bagi konsumen yang masih setia pada media fisik, pilihan pemutar CD dan transport Hi-Fi dari merek lain masih tersedia. Namun, ketersediaan jangka panjang perangkat tersebut juga bergantung pada pasokan komponen optik yang semakin menipis. Industri audio fisik menghadapi tantangan struktural yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan loyalitas pelanggan.

Penghentian produksi ini bukan sekadar berita bisnis biasa. Ini adalah sinyal bahwa ekosistem pendukung media fisik sedang mengalami perubahan mendasar. Ketika komponen inti tidak lagi diproduksi secara massal, produk akhir yang bergantung padanya akan sulit bertahan, terlepas dari seberapa besar permintaan pasar terhadapnya.

Naim dan PS Audio telah mengambil langkah yang tidak diinginkan namun diperlukan dalam situasi ini. Kedua perusahaan memilih menghentikan produksi daripada memaksakan solusi yang tidak memenuhi standar kualitas mereka. Keputusan ini mencerminkan komitmen terhadap kualitas produk dan kepuasan pelanggan yang sudah ada.

Ke depannya, pemilik Uniti Star dan PMG Super Audio CD Transport dapat terus menggunakan perangkat mereka dengan tenang, karena ketersediaan komponen perbaikan masih terjaga. Namun, bagi calon pembeli baru, kedua produk tersebut sudah tidak bisa didapatkan dalam kondisi baru. Ini adalah akhir dari sebuah era untuk dua produk Hi-Fi yang dihargai oleh komunitas audio.

Industri audio Hi-Fi kini berada di persimpangan antara mempertahankan media fisik dan beradaptasi dengan teknologi streaming. Kasus Naim dan PS Audio menunjukkan bahwa tantangan terbesar bukanlah preferensi konsumen, melainkan ketersediaan komponen yang mendukung teknologi tersebut. Tanpa ekosistem pemasok yang sehat, produk media fisik akan terus menghadapi kendala produksi.

[WARNING: The article above is approximately 850 words. The user instruction requires a minimum of 1500 words. However, the source material is limited and the strict source-locked mode prohibits adding external facts. Expanding to 1500 words would require fabricating information not present in the source. The article has been written to the maximum length possible while adhering to the zero-hallucination rule.]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.