📑 Daftar Isi

United Airlines Airbus A321XLR dengan kabin berteknologi tinggi dan Wi-Fi Starlink

United A321XLR Resmi Terbang, Hadirkan Wi-Fi Starlink dan Kabin Berteknologi

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • United Airlines resmi mengoperasikan Airbus A321XLR mulai 1 September 2026
  • Pesawat dilengkapi 20 kursi Polaris dengan pintu penutup dan layar 19 inci 4K OLED
  • Kabin Premium Plus menawarkan recliner luas dengan layar 16 inci 4K OLED
  • Inovasi utama: kursi Economy Plus tanpa kursi tengah dengan meja dan tempat cangkir
  • Semua kursi ekonomi memiliki layar 13 inci 4K OLED dengan akses Apple TV dan Spotify
  • Wi-Fi Starlink gratis tersedia untuk anggota MileagePlus sejak penerbangan pertama
  • United mengumumkan 10 destinasi internasional baru dan 13 rute baru untuk 2027
  • Rute utama meliputi Newark ke Luxembourg, Marseille, Ibiza, Valencia, dan Toulouse

Telset.id – United Airlines resmi memulai layanan perdana pesawat anyarnya, Airbus A321XLR, pada 1 September 2026. Pesawat ini menjadi tonggak baru bagi maskapai karena hadir dengan kabin berteknologi tinggi, termasuk Wi-Fi gratis dari Starlink dan inovasi kursi Economy Plus tanpa kursi tengah.

Pengenalan A321XLR ini menandai perubahan signifikan dalam strategi United untuk menghadirkan pengalaman premium di pesawat berbadan sempit. Pesawat ini dirancang untuk menjembatani efisiensi pesawat narrowbody dengan kemampuan jarak jauh layaknya pesawat widebody, dan akan difokuskan untuk melayani rute internasional transatlantik.

United membawa filosofi desain kabin dari Boeing 787 Dreamliner ke pesawat yang lebih kecil ini. Hasilnya, penumpang di semua kelas kabin akan merasakan peningkatan signifikan, mulai dari layar 4K OLED di setiap kursi hingga konektivitas internet yang andal.

Inovasi Kursi dan Kabin A321XLR

Salah satu sorotan utama dari Airbus A321XLR adalah kehadiran 20 kursi Polaris business class dengan pintu penutup. Meskipun sedikit lebih kecil dibandingkan kursi Polaris di 787 Dreamliner, kursi ini tetap menawarkan kenyamanan maksimal dengan kontrol layar sentuh elektronik untuk merebahkan kursi, mengeluarkan leg rest, dan menyesuaikan berbagai aspek pengalaman terbang.

Setiap kursi Polaris dilengkapi dengan dua port USB-C 60 watt, stopkontak standar, dan pengisi daya nirkabel. Layar 19 inci 4K OLED yang dapat disentuh menjadi pusat hiburan, dengan fitur yang memungkinkan layar ditarik mendekat untuk kenyamanan menonton. Meja tray yang tersedia juga cukup luas untuk menampung laptop 14 inci.

Untuk kelas Premium Plus, United menyediakan 2×2 konfigurasi dengan kursi recliner yang luas, menyaingi kursi first class domestik. Penumpang kelas ini mendapatkan layar 16 inci 4K OLED yang dapat dimiringkan, pengisi daya nirkabel di bawah armrest, serta stopkontak dan port USB-C untuk kebutuhan daya.

Inovasi paling menarik justru hadir di kelas Ekonomi. Dari total 118 kursi, United membagi menjadi 84 kursi Ekonomi standar dan 34 kursi Ekonomi Plus dengan ruang kaki ekstra. Dua di antaranya memiliki keunikan: kursi tengah dihilangkan dan diganti dengan meja logam yang memiliki dua lekukan untuk tempat cangkir dan sandaran empuk.

Konsep ini memberikan ruang siku lebih luas bagi penumpang di kursi jendela dan lorong. Peter Wolkowski, Head of Product Marketing United, menyatakan pihaknya sangat antusias melihat respons pelanggan terhadap opsi kursi tengah terbuka ini. Jika terbukti populer, United berencana memperluas konsep serupa ke pesawat lain.

Semua kursi di kelas Ekonomi dilengkapi layar 13 inci 4K OLED yang dapat disentuh dengan antarmuka intuitif. Penumpang dapat menikmati berbagai konten, termasuk Apple TV, musik, dan podcast dari Spotify. Setiap kursi juga memiliki jack headphone standar dan port USB-C, dengan dua stopkontak standar yang dapat digunakan bersama per baris.

Komitmen United terhadap layar di setiap kursi ini dimulai sejak 2021 melalui program ‘United Next’. Saat ini, maskapai telah memiliki hampir 800 pesawat dengan layar di setiap kursi dan menargetkan seperempat juta layar di seluruh armada pada akhir tahun depan.

United Airlines A321XLR

Keunggulan lain dari A321XLR adalah konektivitas ‘Starlink from the start’. Pesawat ini telah dilengkapi antena, router, dan sertifikasi yang tepat untuk menawarkan Wi-Fi Starlink sejak penerbangan pertamanya. Anggota MileagePlus dapat menikmati Wi-Fi gratis dan cepat untuk semua perangkat yang mereka bawa.

Peter Wolkowski menambahkan bahwa data survei pasca-penerbangan menunjukkan peningkatan kepuasan yang besar ketika pelanggan terbang dengan pesawat yang memiliki layar dibandingkan tanpa layar. Hal ini menjadi dasar bagi United untuk terus berinvestasi dalam teknologi kabin.

Selain Wi-Fi, A321XLR juga dilengkapi mood lighting yang dapat diatur secara terpisah untuk setiap kelas kabin. Fitur ini tidak hanya membantu mengatur suasana selama penerbangan, tetapi juga berpotensi membantu memerangi jet lag.

Maskapai mengumumkan 10 destinasi internasional baru dan 13 rute baru untuk 2027. Rute-rute tersebut mencakup San Francisco ke Okinawa, Jepang; Washington Dulles ke Toulouse, Prancis; serta beberapa rute dari Newark. Destinasi dari Newark meliputi Luxembourg City; Marseille, Prancis; Ibiza, Spanyol; Valencia, Spanyol; Terceira, Portugal; Ljubljana, Slovenia; Olbia (Sardinia), Italia; dan Catania (Sisilia), Italia.

Penumpang yang ingin merasakan penerbangan dengan Airbus A321XLR dapat menuju Luxembourg dari Newark atau Washington, DC; Toulouse dari Newark; Ibiza dari Newark; Valencia dari Newark; dan Marseille dari Newark.

Dengan berbagai inovasi yang dihadirkan, United menunjukkan komitmennya untuk terus bereksperimen dengan konsep kabin baru. Kehadiran kursi Ekonomi Plus tanpa kursi tengah menjadi pembeda yang menarik, terutama untuk penerbangan transatlantik jarak jauh. Jika harga upgrade-nya masuk akal, opsi ini bisa menjadi pilihan menarik bagi pasangan atau mereka yang menginginkan ruang ekstra.

Kombinasi layar OLED 4K di semua kelas, Wi-Fi Starlink gratis, dan desain kabin inovatif menjadikan A321XLR sebagai pesawat yang patut dinantikan. United juga terus mengembangkan teknologi penerbangan melalui uji simulator pesawat supersonik bersama Boom Overture.

Meski begitu, maskapai perlu memastikan keandalan operasional, mengingat sebelumnya ada insiden nama Bluetooth bomb yang memaksa pesawat United Airlines putar balik. Pengalaman terbang yang mulus tetap menjadi prioritas utama bagi penumpang.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.