📑 Daftar Isi

Aplikasi Apple Health di iPhone di samping smart scale Withings BodyScan 2 yang kini kena paywall langganan.

Withings Kunci Sinkronisasi Apple Health di Balik Langganan Rp1,6 Juta

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Withings kunci sinkronisasi data ke Apple Health di balik langganan Withings+ US$99,99 atau sekitar Rp1,6 juta per tahun
  • Aturan berlaku bagi pengguna baru yang mendaftar pada atau setelah 13 Oktober 2026, pengguna lama tidak dipaksa bayar
  • Withings berdalih alasan "langkah privasi" dan "AI connector" yang tidak dirinci
  • Pengguna di forum dan Reddit menyebut kebijakan ini "cash grab" dan merusak kepercayaan merek
  • Withings menyebut Withings+ mencakup Health Assistant dan akses layanan medis, tapi pengguna tidak peduli
  • Banyak pengguna mengancam berhenti memakai atau membeli perangkat Withings

Telset.id – Withings resmi mengunci fitur sinkronisasi data kesehatan ke aplikasi Apple Health di balik paywall berlangganan Withings+ senilai US$99,99 atau sekitar Rp1,6 juta per tahun. Perubahan ini berlaku bagi pengguna baru yang mendaftar pada atau setelah 13 Oktober 2026, sementara pengguna lama tidak dipaksa membayar. Kebijakan tersebut menuai gelombang protes dari pelanggan yang menilai fitur dasar itu seharusnya tetap gratis.

Keputusan Withings ini menandai pergeseran besar dalam cara perusahaan memperlakukan data kesehatan penggunanya. Selama ini, sinkronisasi metrik kebugaran ke Apple Health melalui kerangka HealthKit berjalan tanpa biaya tambahan. Kini, pengguna baru perangkat Withings—termasuk jajaran smart scale mereka—harus merogoh kocek tahunan jika ingin menikmati fungsi yang sebelumnya selalu tersedia gratis, dan masih ditawarkan pesaing tanpa biaya. Sejumlah pengguna yang terdampak bahkan menyebut kebijakan ini sebagai langganan Withings Plus yang memberatkan.

Perubahan ini pertama kali mencuat melalui forum resmi Withings. Seorang pengguna menggambarkan langkah tersebut sebagai “perubahan senyap dan sangat anti-konsumen”. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang mendaftar pada atau setelah 13 Oktober 2026 akan terkena aturan baru ini, sementara pengguna yang sudah ada sebelumnya tidak akan dipaksa membayar. Namun, hal itu dinilai tidak menghibur bagi calon pengguna baru yang harus menerima kenyataan pahit tersebut.

Alasan Withings dan Reaksi Pengguna

Withings disebut berdalih bahwa kebijakan ini diambil dengan alasan “langkah privasi” yang tidak dirinci, serta kehadiran “AI connector”. Padahal, sinkronisasi data ke Apple Health menggunakan kerangka HealthKit tidak memerlukan pemrosesan di sisi server maupun beban kerja AI yang berat—sehingga biaya sebesar itu sulit dibenarkan secara teknis. Alhasil, paywall ini lebih terkesan sebagai upaya menambah pendapatan secara oportunis ketimbang kebutuhan fungsional.

Reaksi keras datang dari berbagai kanal komunitas. Pengguna yang membuka diskusi di forum Withings menyebut perubahan ini sebagai “perebutan uang yang jelas” yang “merusak pengalaman perangkat keras dan menghancurkan kepercayaan pada merek”. Ia menambahkan, “Kita seharusnya tidak perlu membayar langganan untuk mengakses data kesehatan kita sendiri.”

Di Reddit, keluhan senada mengalir. Seorang pengguna menyebut “US$99 setahun adalah lelucon nyata”, sementara pengguna lain menilai soal para pengambil keputusan Withings, “Mereka menggali kubur mereka sendiri.” Ada pula yang mempertanyakan, “Kenapa saya harus membeli produk Withings lagi, apalagi merekomendasikannya ke orang lain, kalau harus membayar langganan untuk mengakses data sendiri?”

The Apple Health app on an iPhone next to a Withings BodyScan 2 smart scale.

Pihak Withings melalui perwakilannya mencoba menjelaskan bahwa langganan Withings+ senilai US$99,99 mencakup fitur lain, termasuk “Health Assistant yang lebih baik” dan “akses layanan medis dengan harga lebih terjangkau”. Namun, tidak ada pengguna yang tampak peduli pada fitur tambahan tersebut. Fokus utama mereka tetap pada keputusan mengunci fitur fundamental di balik paywall, padahal fitur itu tampaknya tidak memerlukan biaya tambahan dari sisi Withings.

Dinamika ini bukan pertama kali menimpa Withings. Perusahaan tersebut pernah berpindah tangan dalam sejarah korporatnya, termasuk ketika Nokia jual Withings kembali ke pemilik awal setelah akuisisinya tidak membuahkan hasil sesuai harapan. Kini, Withings kembali menghadapi ujian kepercayaan dari basis penggunanya sendiri.

Tekanan dari pengguna kian kuat. Banyak yang menyatakan akan meninggalkan perangkat Withings atau membatalkan niat membeli sejak awal. Situasi ini disebut-sebut bisa memaksa Withings meninjau ulang kebijakannya, termasuk kemungkinan membuka kembali sinkronisasi Apple Health. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang menegaskan langkah tersebut, sehingga bola sepenuhnya berada di tangan Withings.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa fitur dasar yang menyangkut data pribadi pengguna menyimpan sensitivitas tersendiri. Ketika sebuah merek memutus akses ke data yang dihasilkan oleh perangkat yang sudah dibeli konsumen, reaksi pasar bisa jauh lebih besar daripada nilai pendapatan yang dikejar. Persoalan serupa juga mencuat di industri lain, misalnya ketika HP India didenda karena manipulasi tender, yang sama-sama menyoroti soal kepercayaan dan kepatuhan perusahaan terhadap kepentingan pengguna.

Dengan langganan tahunan mencapai US$99,99 atau sekitar Rp1,6 juta, Withings menempatkan fitur sinkronisasi data kesehatan sebagai layanan premium. Pengguna baru yang mendaftar 13 Oktober 2026 ke atas menjadi pihak paling terdampak, sementara pengguna lama masih aman dari kewajiban itu. Keputusan akhir tetap berada di meja Withings: mempertahankan paywall dan menanggung risiko kehilangan kepercayaan, atau mengembalikan fitur dasar yang selama ini dinikmati tanpa biaya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.