Telset.id – Alibaba resmi memperkenalkan chip AI terbarunya, Zhenwu V900, yang diklaim sebagai “chip AI paling powerful di China saat ini”. Chip ini dirancang oleh unit chip grup, T-Head, dan diumumkan dalam pembukaan konferensi tahunan Apsara di Hangzhou. Klaim tersebut disampaikan langsung oleh CEO Alibaba, Eddie Wu, yang menempatkan V900 sebagai GPU, bukan ASIC, sehingga bersaing langsung dengan wilayah Nvidia.
Peluncuran ini menjadi sorotan karena Alibaba menyebut Zhenwu V900 mampu melipatgandakan performa pendahulunya, M890, yang saat ini sudah dikirim ke pelanggan. Alibaba juga mengklaim chip ini dapat dikonfigurasi dalam klaster hingga 500.000 GPU yang berjalan paralel. Namun, sejumlah detail teknis penting justru tidak dipublikasikan oleh perusahaan.
Alibaba tidak merilis angka FLOPS, node proses, foundry, rating daya, bahkan bandwidth memori internal V900. Kondisi ini membuat penilaian terhadap performa mentah chip sulit dilakukan, terutama karena kompetitor lokal, Huawei, justru memberikan spesifikasi yang jauh lebih rinci untuk chip Ascend 960DT yang dirilis pada kuartal yang sama.

Spesifikasi Terbatas, Klaster Raksasa
Meski minim detail performa, Alibaba membeberkan sejumlah angka terkait memori dan interkoneksi Zhenwu V900. Chip ini disebut memiliki 216GB memori dan bandwidth chip-to-chip sebesar 1.200GB/s atau 1,2TB/s. Angka tersebut menjadi salah satu spesifikasi utama yang dipublikasikan Alibaba dari peluncuran ini.
Menurut laporan Zhidx yang mengutip peluncuran tersebut, Zhenwu V900 awalnya dijadwalkan tersedia untuk klien pada kuartal ketiga 2027. Namun, revisi terbaru mempercepat jadwal tersebut dua kuartal lebih awal. Wakil Presiden T-Head, Gao Hui, menyatakan perusahaan akan menjaga ritme satu generasi per tahun ke depan, dengan chip J900 yang dijadwalkan hadir pada kuartal ketiga 2028.
Baca Juga:
Sebagai pembanding, Huawei Ascend 960DT menawarkan 2 petaFLOPS komputasi FP8, 288GB memori, bandwidth memori 9,6TB/s, dan interkoneksi 2,2TB/s. Berdasarkan informasi yang sudah dipublikasikan Alibaba, chip Huawei tersebut menawarkan VRAM dan interkoneksi yang lebih tinggi. Ascend 960DT juga diluncurkan pada kuartal yang sama setelah sebelumnya ditarik lebih awal tiga kuartal.
Angka 500.000 kartu dalam satu klaster maksimal V900 menjadi perhatian tersendiri. Sebagai gambaran skala, T-Head pada Mei 2026 menyatakan telah mengirimkan sedikit lebih dari 560.000 chip Zhenwu secara total. Artinya, satu klaster V900 yang terisi penuh hampir membutuhkan jumlah chip yang setara dengan seluruh pengiriman chip Zhenwu sepanjang sejarah perusahaan.
Target 20GW dan Kendala Rantai Pasok
Dalam pidatonya, Eddie Wu juga menargetkan kapasitas yang dioperasikan Alibaba Cloud di seluruh dunia akan melewati 20 gigawatt pada 2032. Target ini mencakup kapasitas yang dioperasikan Alibaba Cloud, namun perusahaan tidak menyebut apakah yang dimaksud adalah IT load atau total daya fasilitas.
Wu mengakui bahwa permintaan jangka menengah hingga panjang jauh melebihi kemampuan Alibaba untuk memasok. Ia menyatakan kekurangan di sepanjang rantai pasok pusat data AI “saat ini membatasi kecepatan kami dalam meningkatkan skala infrastruktur komputasi”. Catatan Nomura yang dikutip Sina memperkirakan jejak Alibaba saat ini berada di kisaran 4GW, dengan ekspektasi pembangunan ke depan akan memadukan lokasi milik sendiri, sewa, dan pihak ketiga. Angka tersebut menyiratkan pertumbuhan sekitar lima kali lipat dalam enam tahun.
Perhitungan daya juga menjadi sorotan. Jika setiap V900 menarik daya seperti yang Nvidia tetapkan untuk H200, yaitu hingga 700W, maka akselerator saja dalam klaster sebesar itu akan menarik daya yang signifikan. Chip yang lebih baru dan lebih besar berpotensi berjalan lebih panas dan lebih boros daya dibandingkan lini Hopper Nvidia, terlebih karena China masih terbatas pada node proses lama akibat sanksi AS terhadap chip dan peralatan pembuatan chip.

Di sisi lain, posisi Nvidia di pasar China terus menyusut. Laporan 10-Q terbaru Nvidia menyebut pengiriman produk data center Hopper ke China berada di bawah 1% dari pendapatan data center senilai US$89 miliar pada kuartal hingga 26 Juli. Nvidia juga menyatakan dalam laporan pendapatannya bahwa keberatan di Beijing membuatnya tidak bisa menjual volume penuh H200 yang dilisensikan Washington saat hubungan sempat mencair.
Laboratorium AI China pun beralih ke campuran solusi dalam negeri, termasuk ASIC, GPU, dan CPU tertentu. Kondisi ini memungkinkan pemain lokal seperti Alibaba dan Huawei tumbuh di pasar tanpa kompetisi asing. Dengan pembatasan daya Nvidia oleh pemerintah AS dan sikap negara China terhadap ketergantungan pada chip asing, Zhenwu V900 tidak perlu mengalahkan GPU Rubin atau bahkan Blackwell Nvidia.
Chip ini hanya perlu menjadi alternatif yang layak bagi GPU yang dua generasi lebih tua, yaitu H200 berbasis arsitektur Hopper. Tantangan yang lebih besar justru datang dari Ascend 960DT buatan Huawei dan chip serupa dari perusahaan desain chip lokal lain yang akan datang. Keterbatasan rantai pasok juga berpotensi membatasi produksi dan, secara tidak langsung, penyebaran chip bagi perusahaan yang berencana membelanjakan miliaran dolar untuk infrastruktur AI dalam beberapa waktu ke depan.
Status “paling powerful” yang disematkan pada Zhenwu V900 saat ini masih sebatas klaim yang disampaikan Alibaba pada momen peluncurannya. Sejumlah pengamat menyoroti bahwa performa mentah chip ini masih sulit diverifikasi karena minimnya data resmi yang dipublikasikan perusahaan.
Bagi pasar AI global, langkah Alibaba memperkuat tren kemandirian teknologi China di tengah pembatasan ekspor chip. Sementara itu, persaingan di segmen chip AI dalam negeri China diprediksi semakin ketat dengan kehadiran Huawei dan pemain lokal lain yang menyiapkan produk serupa. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada ketersediaan produksi dan kemampuan rantai pasok dalam mendukung ambisi infrastruktur Alibaba hingga 2032.
Untuk konteks ekosistem AI Alibaba yang lebih luas, perusahaan juga tengah mengembangkan model dan perangkat pendukung yang terkait dengan chip ini. Informasi seputar model AI gambar dan ketersediaan GPU di pasar China menjadi bagian dari gambaran besar strategi Alibaba di sektor ini.





Komentar
Belum ada komentar.