Telset.id – Anthropic resmi meluncurkan Claude Science pada hari Selasa (30/6/2026), sebuah platform AI workbench yang dirancang khusus untuk membantu para ilmuwan melakukan riset komputasional dalam satu lingkungan terpadu. Langkah ini menjadi strategi baru Anthropic untuk bersaing di pasar riset ilmiah yang semakin kompetitif.
Claude Science bukanlah model AI baru atau model yang lebih canggih untuk biologi. Anthropic menegaskan bahwa platform ini tetap menggunakan model Claude yang sudah tersedia saat ini, termasuk Claude Opus 4.8, tanpa akses khusus atau pembatasan tertentu. Yang membedakan adalah ekosistem kerja yang disediakan.
Platform ini dibangun di atas fondasi Claude for Life Sciences yang diluncurkan pada Oktober 2025. Jika sebelumnya Anthropic hanya meningkatkan kemampuan chatbot Claude untuk tugas-tugas ilmu hayati, kini mereka menyediakan tempat khusus bagi ilmuwan untuk melakukan pekerjaan riset secara menyeluruh.
Peluncuran Claude Science diumumkan dalam acara AI for Science briefing. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Anthropic untuk tidak sekadar menjadi penyedia model AI, tetapi juga menguasai lapisan operasional untuk industri tertentu. Pendekatan ini mirip dengan kesuksesan Claude Code yang telah menjadi lapisan operasional untuk pengembangan perangkat lunak.
Anthropic semakin mengandalkan pertumbuhan pada produk vertikal dan workflow-level, bukan hanya kemampuan model mentah. Strategi ini bisa membentuk cara mereka bersaing dan menentukan harga di masa depan melawan para pesaing.
## Cara Kerja Claude Science
Dalam sistem Claude Science, satu asisten AI utama berperan sebagai manajer proyek bagi para ilmuwan. Asisten ini terhubung ke lebih dari 60 database ilmiah dan dilengkapi dengan toolkit bawaan untuk bidang spesifik seperti genomik, struktur protein, dan kimia.
Asisten utama tersebut kemudian dapat membuat sub-asisten untuk membantu membagi pekerjaan, seperti seorang pemimpin proyek yang mendelegasikan tugas kepada spesialis. Pengguna juga bisa menyerahkan pekerjaan kepada asisten “ahli” khusus yang telah mereka bangun untuk riset mereka sendiri.
Salah satu fitur penting adalah adanya asisten pengecek fakta terpisah yang memeriksa ulang kutipan dan perhitungan sebelum sesuatu dipublikasikan. Langkah ini krusial mengingat semakin banyaknya tulisan yang dibantu AI sehingga kutipan palsu dan statistik yang tidak terverifikasi bisa menyelinap ke dalam makalah ilmiah.
Namun perlu dicatat, pengecekan ini masih dilakukan oleh model yang sama, bukan sumber kebenaran independen. Meski demikian, Anthropic mengklaim Claude Science memiliki cara lain untuk memastikan reprodusibilitas.
Baca Juga:
## Fitur Unggulan Claude Science
Claude Science dapat menghasilkan figur seperti struktur protein 3D dan gambar kimia bersama dengan kode yang membuatnya. Setiap figur menyertakan “kode dan lingkungan yang tepat yang menghasilkannya, deskripsi bahasa biasa tentang cara pembuatannya, dan riwayat pesan lengkap,” menurut perusahaan.
Proses ini juga menghemat waktu ilmuwan karena mereka dapat mengedit figur menggunakan bahasa biasa, memicu agen untuk mengedit kode dasarnya sendiri. Ini menjadi terobosan signifikan bagi peneliti yang ingin fokus pada analisis而非 urusan teknis.

Cara lain Claude Science menghemat waktu ilmuwan adalah dengan berjalan di infrastruktur laboratorium sendiri, bukan mengirim data ke server Anthropic. Ini penting bagi institusi yang memiliki data sensitif dan kebijakan keamanan ketat.
## Testimoni Pengguna Awal
Pengguna awal sudah mulai memanfaatkan platform ini. Ahli saraf dari Allen Institute, Jérôme Lecoq, menggunakan alat ini untuk membangun pipeline review komputasional multi-agen. Sementara itu, kelompok Stephen Francis di UCSF Brain Tumor Center mengandalkan Claude Science untuk mempercepat analisis germline komprehensif glioma menjadi hanya sebagian kecil dari waktu yang sebelumnya diperlukan, dengan hasil yang divalidasi secara independen.
## Persaingan di Pasar AI untuk Sains
Peluncuran Claude Science terjadi beberapa bulan setelah OpenAI mendekati masalah yang sama dari sisi berbeda. Pada April 2026, OpenAI merilis GPT-Rosalind, model khusus yang disesuaikan untuk penalaran biologis. Perbedaan antara kedua pendekatan ini tidak hanya soal apakah model khusus diperlukan, tetapi juga siapa yang mendapat akses dan seberapa cepat.
Rosalind diluncurkan sebagai pratinjau riset yang terbatas pada pelanggan perusahaan berkualifikasi di AS, dengan gerbang kualifikasi dan tinjauan keamanan. Mitra seperti Amgen, Allen Institute, Moderna, Thermo Fisher, dan Novo Nordisk mendapatkan akses awal.
Sementara itu, Google DeepMind memainkan permainan yang berbeda. DeepMind benar-benar memiliki model sains fundamental seperti AlphaFold dan AlphaGenome, yang hanya bisa dipanggil oleh dua pesaing lainnya sebagai alat. Platform Gemini for Science mereka juga menggabungkan model tersebut plus lebih dari 30 database ilmu hayati menjadi satu keterampilan.
Efek bersihnya adalah tiga strategi distribusi yang sangat berbeda kini bersaing untuk pasar riset ilmiah yang sama: Anthropic meluas dengan akses berlangganan luas, OpenAI menyempit dan digerbang perusahaan, sementara Google mengandalkan model kepemilikan yang tidak dimiliki siapa pun.
Bagaimana persaingan ini berlangsung bisa menjadi sinyal awal bagaimana vendor AI akan bersaing di vertikal khusus lainnya seperti hukum, keuangan, dan teknik di kemudian hari. Dalam konteks ini, Anthropic juga menghadapi tantangan dari tudingan pencurian kemampuan yang sempat mencuat.
## Ketersediaan dan Dukungan
Claude Science tersedia dalam beta untuk siapa pun yang berlangganan Pro, Max, Team, dan Enterprise. Anthropic juga menyebut Novo Nordisk dan Allen Institute sebagai studi kasus pelanggan, menunjukkan organisasi farmasi sudah bekerja dengan beberapa vendor AI.
Anthropic juga akan mendukung hingga 50 proyek Claude Science, menyediakan hingga $30.000 dalam bentuk kredit: “Kami mencari proyek pascadoktoral dan pascasarjana yang mencakup berbagai domain dan mengeksplorasi batas-batas sains, dengan fokus awal pada bidang riset biomedis.”
Pendaftaran dibuka hingga 15 Juli 2026, dengan pemberitahuan penghargaan dikirim pada 31 Juli. Proyek akan berjalan dari 1 September hingga 1 Desember 2026.
Dengan peluncuran ini, Anthropic menunjukkan ambisinya untuk menjadi pemain utama di sektor riset ilmiah. Ke depannya, klaim Anthropic sebagai pahlawan AI akan diuji oleh adopsi nyata di kalangan ilmuwan.





Komentar
Belum ada komentar.