📑 Daftar Isi

Ilustrasi chip semikonduktor dengan latar belakang bendera China

China Perketat Ekspor AI dan Larang TSMC Produksi Chip Desain Lokal

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • China mempertimbangkan perluasan pembatasan ekspor teknologi yang mencakup model AI canggih, data pelatihan, dan akuisisi perusahaan teknologi strategis
  • Kementerian Perdagangan China (MofCom) berkonsultasi dengan Alibaba, ByteDance, dan Zhipu tentang pembatasan transfer data pelatihan AI ke luar negeri
  • Pembatasan bobot model yang dapat diunduh akan berdampak pada DeepSeek dan Moonshot yang menawarkan model open-weight
  • Proposal kontroversial melarang TSMC memproduksi chip untuk perusahaan China seperti Alibaba, ByteDance, dan Huawei
  • Pemerintah China juga mempertimbangkan kontrol lebih ketat atas akuisisi asing terhadap perusahaan teknologi strategis
  • Langkah ini dimaksudkan untuk melindungi teknologi kritis dari transfer ke luar negeri dan memperkuat kemandirian industri dalam negeri

Telset.id – China tengah mempertimbangkan perluasan besar-besaran pembatasan ekspor teknologi yang dapat mencakup model AI canggih, data pelatihan, dan akuisisi perusahaan teknologi strategis di luar negeri. Langkah ini berpotensi mengubah peta persaingan AI global secara signifikan.

Kementerian Perdagangan China (MofCom) telah berkonsultasi dengan perusahaan AI dan semikonduktor domestik tentang cara mencegah teknologi kritis berpindah ke luar negeri atau jatuh di bawah kendali Barat. Hal ini diungkapkan oleh Financial Times yang mengutip dua sumber yang mengetahui negosiasi tersebut.

Regulator telah berbicara dengan Alibaba, ByteDance, dan Zhipu tentang potensi pembatasan transfer data pelatihan AI penting ke luar China dan membatasi pengguna asing untuk mengunduh bobot model (model weights). Langkah ini dirancang untuk menjaga perkembangan AI mutakhir tetap berada di China seiring meningkatnya persaingan dengan AS di bidang AI dan perangkat keras.

Meskipun pelanggan luar negeri masih dapat mengakses layanan dan model AI China dari jarak jauh, pembatasan pada bobot model yang dapat diunduh akan berdampak signifikan. DeepSeek dan Moonshot menawarkan model open-weight yang dapat diunduh, digunakan, dan dimodifikasi oleh pengguna. Sementara itu, model flagship dari Anthropic dan OpenAI tetap tertutup, yang berarti perusahaan China memiliki keunggulan yang akan segera hilang.

Larangan Produksi Chip di TSMC

MofCom juga telah meminta masukan industri tentang kemungkinan pembatasan yang akan mencegah pembuat chip luar negeri seperti TSMC memproduksi prosesor canggih yang dirancang oleh perusahaan China seperti Alibaba, ByteDance, dan Huawei. Ini adalah proposal paling kontroversial karena TSMC jelas unggul dibanding SMIC dalam kepemimpinan teknologi proses.

Di satu sisi, langkah ini memastikan SMIC memiliki cukup pesanan untuk membayar R&D dan ekspansinya. Di sisi lain, perusahaan China bisa mendapatkan perangkat keras yang lebih baik jika diproduksi oleh TSMC. Keputusan ini akan menjadi dilema besar bagi industri semikonduktor China.

China

Secara terpisah, pemerintah China juga mempertimbangkan kontrol yang lebih ketat atas akuisisi asing terhadap perusahaan teknologi strategis, termasuk perusahaan yang mengerjakan teknologi AI agen. Aturan akuisisi potensial ini dimaksudkan untuk menutup celah regulasi yang memungkinkan Meta mengakuisisi Manus seharga $2 miliar. Otoritas China kemudian memerintahkan transaksi tersebut dibatalkan.

Langkah-langkah ini bisa dimasukkan dalam revisi berikutnya dari katalog teknologi China yang dilarang atau dibatasi untuk ekspor. Katalog tersebut sudah mencakup material tanah jarang, teknologi pemrosesannya, dan beberapa teknologi produksi baterai lithium-ion.

Dampak pada Industri AI Global

Pembatasan ekspor ini akan memperlambat ekspansi standar AI China secara global, yang secara umum melemahkan posisi negara tersebut. Namun, di saat yang sama, langkah ini dirancang untuk melindungi teknologi kritis dari transfer ke luar negeri.

Bagi perusahaan China, keputusan ini menghadirkan situasi yang kompleks. Mereka harus memilih antara mendapatkan akses ke teknologi manufaktur terbaik dari TSMC atau mematuhi kebijakan pemerintah yang mendorong kemandirian melalui SMIC. Ini adalah pilihan yang sulit mengingat kesenjangan teknologi antara kedua foundry tersebut.

Sementara itu, perusahaan AI China seperti DeepSeek dan Moonshot yang mengandalkan model open-weight akan kehilangan keunggulan kompetitif mereka jika pembatasan bobot model diberlakukan. Ini akan mengubah dinamika persaingan di pasar AI global, di mana model tertutup dari perusahaan AS mendominasi.

Taiwan and US

Keputusan China untuk memperketat kontrol ekspor teknologi ini menunjukkan meningkatnya ketegangan dalam perang teknologi antara AS dan China. Dengan membatasi akses ke teknologi AI canggih dan manufaktur chip, China berusaha melindungi kepentingan nasionalnya sambil tetap mempertahankan pertumbuhan industrinya.

Bagi pelaku industri, perkembangan ini perlu dicermati karena akan mempengaruhi rantai pasokan global, terutama di sektor semikonduktor dan AI. Perubahan kebijakan ini berpotensi menggeser keseimbangan kekuatan di antara pemain utama industri teknologi dunia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.