Telset.id – Google resmi meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna Android meminimalkan Gemini saat asisten AI tersebut sedang memproses perintah. Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu lagi menunggu di layar loading dan dapat berpindah ke aplikasi lain sambil menunggu respons Gemini selesai.
Fitur minimize ini merupakan peningkatan signifikan dari model sebelumnya, di mana overlay Gemini mendominasi sebagian besar layar dan menghalangi interaksi dengan aplikasi lain. Kini, pengguna Android dapat mengetuk tombol “Minimize” yang berada tepat di atas bilah Gemini berbentuk pil, kemudian melanjutkan aktivitas lain seperti membalas email, berselancar di media sosial, atau membuka browser web.
Perubahan ini menjadikan Gemini sebagai asisten AI multitasking yang dinamis, bukan sekadar alat pop-up statis. Notifikasi yang muncul saat fitur aktif berbunyi: “Gemini is still available while you multitask. Tap to expand. Drag to move or dismiss.” Artinya, pengguna dapat mengetuk gelembung Gemini yang diminimalkan untuk membuka kembali percakapan, menyeretnya untuk memindahkan posisi, atau menggesernya untuk menutup sesi.

Fitur Minimize Gemini dan Perangkat yang Didukung
Fitur baru ini mulai digulirkan pada 4 September. Sebelum peluncuran fitur minimize, aplikasi Gemini di Android telah memiliki kemampuan menangani tugas multi-langkah melalui fitur beta bernama “screen automation”. Berdasarkan panduan resmi Pixel Phone Help, fitur multitasking Gemini sebelumnya telah tersedia untuk sejumlah perangkat Android, termasuk Pixel 10, Pixel 10 Pro, Pixel 10 Pro XL, Samsung Galaxy S26 Series, Z Flip 8, dan Z Fold 8.
Dua pengguna telah menunjukkan fitur baru Gemini minimizing ini melalui unggahan di Telegram. Demonstrasi tersebut memperlihatkan bagaimana gelembung Gemini tetap aktif di latar belakang sementara pengguna berpindah antar aplikasi.
Kemampuan multitasking seperti ini sebelumnya sudah lebih dulu dimiliki ChatGPT melalui fitur “Voice” yang memungkinkan percakapan berlanjut saat pengguna berpindah aplikasi atau mengunci ponsel. Kini Android pengguna mendapatkan pengalaman serupa, namun dengan kemampuan menyelesaikan tugas yang lebih kompleks melalui perintah teks.
Implikasi Fitur Minimize Gemini bagi Pengguna
Fitur minimize ini menjawab keluhan lama pengguna Android yang selama ini harus menatap layar loading saat Gemini memproses permintaan kompleks. Sebelumnya, pengguna tidak dapat menggunakan aplikasi lain hingga Gemini menyelesaikan tugasnya, yang cukup menghambat produktivitas bagi mereka yang sering menggunakan asisten AI untuk pekerjaan sehari-hari.
Dengan adanya pembaruan ini, pengguna dapat menjadwalkan Gemini untuk merangkum artikel panjang atau melakukan eksperimen lain sambil tetap produktif mengerjakan tugas lain di ponsel. Ini merupakan langkah Google untuk memposisikan Gemini sebagai asisten AI yang lebih fleksibel dan efisien dalam ekosistem Android.
Kehadiran fitur ini juga menjadi pembeda kompetitif di tengah persaingan asisten AI yang semakin ketat. Sementara ChatGPT unggul dalam fitur Voice untuk multitasking, Gemini kini menawarkan pendekatan berbeda melalui gelembung yang dapat diminimalkan, diseret, atau ditutup sesuai kebutuhan pengguna.
Perlu dicatat bahwa fitur ini baru tersedia untuk pengguna Android dan belum diumumkan ketersediaannya untuk perangkat Apple. Pengguna iPhone masih harus menggunakan aplikasi dalam mode layar penuh saat berinteraksi dengan asisten AI.
Bagi pengguna yang sering bekerja dengan banyak aplikasi sekaligus, fitur minimize Gemini ini dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi. Kemampuan untuk memindahkan gelembung Gemini ke posisi mana pun di layar memberikan fleksibilitas yang tidak dimiliki oleh overlay konvensional.
Google tampaknya serius mengembangkan ekosistem Gemini sebagai platform AI yang terintegrasi dengan berbagai layanan. Sebelumnya, Google juga merilis pembaruan untuk Gemini Spark yang kini dapat mengelola Google Photos bagi pengguna di Amerika Serikat. Perkembangan ini menunjukkan arah pengembangan Gemini yang semakin luas dan terintegrasi dengan ekosistem Google secara keseluruhan.

Fitur minimize ini diharapkan dapat meningkatkan adopsi Gemini di kalangan pengguna Android yang selama ini mengandalkan asisten AI untuk membantu berbagai tugas. Dengan kemampuan multitasking yang lebih baik, pengguna tidak perlu lagi memilih antara menggunakan asisten AI atau mengerjakan tugas lain di ponsel mereka.
Meskipun fitur ini baru tersedia untuk perangkat tertentu, Google kemungkinan akan memperluas ketersediaannya ke lebih banyak perangkat Android dalam waktu dekat. Pengguna yang belum mendapatkan fitur ini dapat memeriksa pembaruan aplikasi Gemini secara berkala melalui Google Play Store.
Perkembangan Gemini sebagai asisten AI multitasking juga menarik untuk dicermati di tengah persaingan dengan ChatGPT dan asisten AI lainnya. Kemampuan untuk menyelesaikan tugas kompleks sambil pengguna tetap produktif di aplikasi lain merupakan nilai tambah yang signifikan bagi pengguna profesional maupun pengguna harian.
Dengan peluncuran fitur minimize ini, Google menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman asisten AI yang lebih baik dan lebih fleksibel bagi pengguna Android. Fitur ini menjadi bukti bahwa pengembangan asisten AI tidak hanya berfokus pada kecerdasan model, tetapi juga pada pengalaman pengguna secara keseluruhan.





Komentar
Belum ada komentar.