Antarmuka voice search Google yang lama dengan tombol mikrofon tunggal

Google Uji Tampilan Baru Voice Search dengan Toolbar AI

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Google menguji tampilan baru voice search di aplikasi Google versi beta
  • Penambahan toolbar geser untuk berpindah antara Search, AI Mode, Search Live, dan Song Search
  • Antarmuka baru mengingat mode terakhir yang digunakan pengguna
  • Tersedia waveform baru dengan transkripsi langsung untuk pencarian biasa
  • AI Mode dilengkapi tombol panah dan tombol stop untuk pengeditan
  • Ketersediaan masih terbatas pada pengguna beta tertentu
  • Google belum mengumumkan jadwal peluncuran ke semua pengguna

Telset.id – Google tengah menguji tampilan baru untuk antarmuka voice search yang tertanam di widget layar utama pada kebanyakan ponsel Android. Desain ulang ini berpotensi membuat beragam alat pencarian berbasis AI dari Google jauh lebih mudah diakses oleh pengguna.

Saat ini, tombol mikrofon pada widget pencarian di layar utama hanya memiliki satu fungsi utama, yaitu menjalankan pencarian Google menggunakan suara. Namun, berdasarkan laporan 9to5Google, Google sedang menguji tata letak baru dalam rilis beta terbaru aplikasi Google. Tampilan baru ini menambahkan toolbar yang dapat digeser pada antarmuka voice search, memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berpindah antara pencarian biasa, AI Mode, Search Live, dan Song Search.

Google voice search interface old

Tata letak baru ini menyerupai pengalih mode Search, Translate, Live, dan Create yang ada di Google Lens. Yang menarik, antarmuka ini dilaporkan akan mengingat mode terakhir yang digunakan pengguna dan menjadikannya default saat tombol mikrofon ditekan kembali.

Selain toolbar, Google juga menguji waveform empat batang baru dengan transkripsi langsung untuk antarmuka pencarian biasa. Sementara itu, tab AI Mode dilengkapi tombol panah untuk menyelesaikan pertanyaan dan tombol stop yang mengarahkan pengguna ke kotak pencarian dengan transkrip, di mana pengguna dapat melakukan pengeditan lebih lanjut.

Google voice search interface new

## Ketersediaan Terbatas pada Beta

Perlu dicatat, antarmuka hasil desain ulang ini saat ini hanya tersedia pada rilis beta terbaru aplikasi Google dan belum tersedia untuk semua pengguna dalam build beta tersebut. Google sendiri belum mengumumkan kapan, atau apakah, fitur ini akan menjangkau seluruh pengguna.

Perubahan ini menjadi perhatian karena dapat mengubah cara pengguna berinteraksi dengan berbagai fitur AI pencarian Google. Jika desain ulang ini berhasil melewati tahap pengujian, tombol mikrofon di layar utama berpotensi menjadi jalan tercepat menuju seluruh lini produk pencarian AI Google.

## Potensi Dampak bagi Pengguna Android

Kehadiran toolbar ini bukan hanya soal kemudahan berpindah mode. Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan alat pencarian AI Google, toolbar ini akan mempercepat akses ke berbagai fitur tersebut. Namun yang lebih penting, desain baru ini juga berpotensi membantu lebih banyak pengguna menemukan dan mengenal alat-alat AI yang selama ini mungkin tersembunyi di dalam aplikasi Google.

Keempat fitur yang disatukan dalam toolbar ini memiliki fungsi yang berbeda. Pencarian biasa tetap menjadi andalan untuk query standar. AI Mode menawarkan jawaban yang lebih komprehensif dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. Search Live memberikan hasil pencarian secara real-time, sementara Song Search memungkinkan pengguna mencari lagu dengan cara menyenandungkannya.

Ini merupakan perkembangan menarik dalam upaya Google mengintegrasikan teknologi AI ke dalam produk-produknya sehari-hari. Sebelumnya, Google juga telah menarik fitur AI di Google Earth setelah digunakan untuk menyebarkan misinformasi. Langkah ini menunjukkan bahwa Google terus melakukan evaluasi terhadap setiap fitur AI yang diluncurkannya.

Pengguna Android yang menggunakan aplikasi Google versi beta mungkin akan menjadi yang pertama merasakan antarmuka baru ini. Namun, bagi pengguna versi stabil, mereka harus bersabar menunggu hingga Google memutuskan untuk meluncurkan pembaruan ini secara luas.

Ke depannya, jika desain ini terbukti sukses dalam pengujian, bukan tidak mungkin Google akan memperluas penerapannya ke platform lain. Namun, semua itu masih bergantung pada hasil pengujian dan keputusan Google sendiri.

Sementara itu, pengguna tetap dapat menggunakan tombol mikrofon seperti biasa untuk melakukan pencarian suara standar. Perubahan signifikan baru akan terasa jika Google resmi meluncurkan antarmuka baru ini ke semua pengguna.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.