Ilustrasi antarmuka Microsoft Excel dengan fitur Copilot AI terbaru untuk pekerja keuangan

Microsoft Tambah AI untuk Excel, Bikin Finance Makin Cepat

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft merilis pembaruan Copilot AI di Excel yang menyasar pekerja keuangan
  • Fitur utama adalah Skills, alur kerja otomatis untuk tugas berulang seperti tutup buku dan laporan bulanan
  • Integrasi data real-time dari pihak ketiga seperti S&P Global, FactSet, dan Morningstar
  • Microsoft memposisikan AI sebagai rekan kerja, bukan pengganti manusia
  • Pembaruan tersedia untuk pengguna M365 Copilot dengan peluncuran bertahap

Telset.id – Microsoft merilis pembaruan Copilot di Excel yang menyasar langsung pekerja keuangan. Langkah ini menjadikan spreadsheet tersebut sebagai alat bertenaga AI untuk pemodelan keuangan, peramalan, dan pelaporan.

Pembaruan ini menjadi strategi terbaru Microsoft untuk merebut pangsa pasar yang mulai digarap oleh OpenAI dan Anthropic. Kedua perusahaan AI tersebut telah membuktikan bahwa sektor keuangan dan hukum bisa menjadi model bisnis yang menguntungkan dengan menawarkan solusi khusus domain mereka sendiri.

Microsoft menegaskan bahwa Excel telah menjadi alat utama bagi pekerja keuangan selama beberapa dekade. Dengan sentuhan AI ini, perusahaan berharap posisi Excel akan semakin kokoh untuk dekade-dekade mendatang.

Alih-alih memaksakan AI yang tidak relevan, Microsoft menekankan bahwa penggunalah yang membentuk fitur AI ini. Perusahaan menyatakan, pengguna “membentuknya sebanyak mereka menggunakannya, memberi tahu kami di mana kekurangannya.”

Fokus utama pembaruan ini adalah pada Skills, yaitu alur kerja yang sudah jadi dan dapat diulang. Contohnya seperti menutup pembukuan atau menyegarkan laporan bulanan. Dengan Skills, pengguna bisa menghasilkan wawasan akurat tanpa harus mengatur ulang setiap kali.

Pelanggan dapat membangun Skills mereka sendiri atau memilih dari pustaka Skills yang umum. Ke depannya, mitra juga akan bisa menawarkan Skills mereka sendiri melalui Excel, seperti LSEG, Ramp, Rogo, Samaya AI, Velixo, dan Vena.

Bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan data eksternal, integrasi langsung dengan pihak ketiga seperti CB Insights, Daloopa, FactSet, Morningstar, PitchBook, dan S&P Global akan menarik data real-time. Ini menghilangkan kebutuhan untuk menarik data secara manual yang memakan waktu.

Penting untuk dicatat, Microsoft terus memposisikan alat AI-nya sebagai “rekan AI”, bukan pengganti manusia. Untuk pembaruan Excel ini, Microsoft menyamakan AI sebagai “analis tepercaya” yang membuat perubahan secara “transparan dan dapat ditinjau.”

Meskipun menawarkan integrasi AI native, perlu diingat bahwa Claude dan ChatGPT sudah memiliki add-on Excel mereka sendiri. Ini menunjukkan persaingan di ranah AI untuk keuangan semakin ketat.

Pembaruan Copilot AI terbaru ini kini tersedia untuk pengguna M365 Copilot. Peluncuran Skills kustom dan Skills buatan mitra akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.

Seseorang menggunakan Excel di Laptop.

Dengan hadirnya fitur AI ini, Microsoft ingin memastikan bahwa para pekerja keuangan bisa bekerja lebih efisien. Kemampuan untuk mengotomatiskan tugas-tugas berulang dan mengakses data real-time menjadi nilai jual utama.

Tim keuangan seringkali menghabiskan banyak waktu untuk menyusun laporan dan melakukan pengecekan data. Dengan Copilot, tugas-tugas ini bisa diselesaikan dalam hitungan menit, bukan jam.

Fitur Skills yang dapat diulang menjadi solusi bagi perusahaan yang memiliki proses pelaporan standar. Mereka tidak perlu lagi membuat ulang template atau formula setiap periode pelaporan.

Integrasi dengan penyedia data seperti S&P Global dan FactSet juga membuka peluang baru. Analis keuangan bisa langsung menarik data pasar terbaru tanpa harus berpindah aplikasi.

Microsoft juga menekankan aspek transparansi dari AI ini. Setiap perubahan yang dibuat oleh Copilot dapat ditinjau oleh pengguna, sehingga tetap ada kendali manusia atas hasil akhirnya.

Pendekatan ini berbeda dengan beberapa solusi AI lain yang bersifat “black box”. Microsoft ingin memastikan bahwa pengguna tetap memahami dan memercayai hasil kerja AI.

Ke depannya, dengan hadirnya Skills dari mitra seperti LSEG dan Ramp, ekosistem Excel akan semakin kaya. Pengguna bisa memilih Skills yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik industri mereka.

Persaingan di pasar AI untuk keuangan diprediksi akan semakin sengit. Kehadiran Microsoft dengan basis pengguna Excel yang besar menjadi modal kuat.

Namun, OpenAI dan Anthropic juga tidak tinggal diam. Mereka terus mengembangkan add-on Excel mereka sendiri dengan kemampuan yang semakin canggih.

Bagi para pekerja keuangan, ini adalah kabar baik. Mereka akan memiliki lebih banyak pilihan alat AI yang bisa membantu meningkatkan produktivitas.

Microsoft sendiri optimis dengan langkah ini. Mereka percaya bahwa AI adalah kunci untuk mempertahankan relevansi Excel di era komputasi modern.

Dengan memperbarui Copilot secara berkala, Microsoft berharap bisa menjawab kebutuhan pengguna yang terus berkembang. Fokus pada umpan balik pengguna menjadi strategi utama mereka.

Pembaruan ini menjadi bukti bahwa Microsoft serius menggarap pasar enterprise. Mereka tidak hanya menawarkan AI secara umum, tetapi juga solusi spesifik untuk departemen keuangan.

Langkah ini juga menunjukkan bahwa Microsoft mendengarkan kebutuhan pasar. Pekerja keuangan membutuhkan alat yang bisa mengotomatiskan tugas-tugas kompleks, dan Microsoft menjawabnya dengan Copilot.

Ke depannya, kita mungkin akan melihat lebih banyak fitur AI yang ditambahkan ke Excel. Microsoft tampaknya akan terus berinvestasi di bidang ini.

Bagi perusahaan yang sudah berlangganan M365 Copilot, pembaruan ini bisa langsung dinikmati. Mereka bisa mulai bereksperimen dengan Skills yang tersedia.

Sementara itu, bagi yang belum berlangganan, mungkin ini saatnya untuk mempertimbangkannya. Efisiensi yang ditawarkan oleh AI bisa menjadi nilai tambah yang signifikan.

Dengan semua pembaruan ini, Excel tidak lagi sekadar spreadsheet biasa. Ia bertransformasi menjadi asisten cerdas yang siap membantu pekerja keuangan.

Microsoft telah menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi. Pertanyaannya sekarang, apakah para pesaing bisa mengimbangi langkah ini?

Waktu yang akan menjawab. Yang jelas, persaingan di dunia AI untuk keuangan baru saja dimulai.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.