Telset.id – OpenAI resmi mengumumkan pada Rabu bahwa mereka menghadirkan fitur agentic berbasis suara ke aplikasi mobile, memungkinkan pengguna memicu alur kerja seperti menyusun dokumen atau merangkum email langsung dari ponsel. Langkah ini memperluas kemampuan ChatGPT di perangkat mobile, seiring meningkatnya jumlah pengguna yang beralih ke suara untuk memberikan perintah kompleks kepada asisten AI.
Pengguna Plus dan Pro akan dapat menggunakan tab Work di ponsel mereka untuk membuat dokumen, menyusun email, atau merangkum pesan Slack. Pelanggan ini juga dapat membangun situs, membuat presentasi, menggunakan cloud browser, serta mengakses area lain seperti keuangan di ChatGPT. Sementara itu, pengguna Free dan Go akan dapat bekerja dengan plugin dan aplikasi yang terhubung.
OpenAI menyatakan bahwa percakapan suara ChatGPT akan memiliki output teks yang lebih kaya. Pengguna juga dapat beralih antara teks dan suara dengan mudah. Mereka dapat memulai pekerjaan dalam percakapan saat dalam perjalanan dan melanjutkannya di desktop.
Ekspansi Fitur Suara dari Desktop ke Mobile
Peluncuran ini merupakan kelanjutan dari langkah OpenAI sebelumnya. Pada Juli, OpenAI meluncurkan model percakapan baru GPT-Live, dan kemudian mengintegrasikannya dengan aplikasi desktop untuk memungkinkan pengguna menggunakan suara mereka menyelesaikan tugas di tab Work atau membangun aplikasi di tab Codex. Rollout baru ini membawa kemampuan serupa ke aplikasi mobile.
Langkah OpenAI ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mengembangkan ekosistem ChatGPT. Sebelumnya, OpenAI juga sempat menjadi sorotan terkait praktik pelatihan modelnya, seperti yang tergambar dalam laporan mengenai kontraktor pelatih ChatGPT. Selain itu, perusahaan juga dilaporkan meluncurkan cookie __obi untuk pelacakan iklan ChatGPT, yang menunjukkan ekspansi bisnisnya di luar sekadar asisten percakapan.
Baca Juga:
Persaingan dengan Anthropic di Ranah Produktivitas
Langkah OpenAI ini terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat dengan Anthropic. Baru-baru ini, Anthropic mempermudah perpindahan antara mobile dan desktop serta menggabungkan antarmuka Cowork dan Chat mereka. Namun, OpenAI masih memisahkan antara chat dan workspace.
Perbedaan pendekatan ini menjadi salah satu pembeda utama antara kedua perusahaan. Anthropic memilih untuk menyatukan pengalaman chat dan kolaborasi, sementara OpenAI mempertahankan struktur terpisah antara percakapan umum dan ruang kerja khusus untuk tugas-tugas produktivitas.
Keputusan OpenAI untuk menghadirkan fitur agentic berbasis suara di mobile juga mencerminkan tren yang lebih luas di industri AI, di mana pengguna semakin nyaman memberikan perintah kompleks melalui suara. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk tetap produktif bahkan saat tidak berada di depan komputer.
Bagi pengguna Plus dan Pro, kemampuan untuk memulai pekerjaan di ponsel dan melanjutkannya di desktop menjadi nilai tambah yang signifikan. Sementara pengguna Free dan Go tetap mendapatkan akses ke plugin dan aplikasi yang terhubung, meskipun dengan kemampuan yang lebih terbatas dibandingkan pelanggan berbayar.
OpenAI belum mengungkapkan detail lebih lanjut mengenai jadwal ketersediaan global fitur ini atau apakah akan ada penyesuaian harga untuk paket berlangganan. Perusahaan juga tidak menyebutkan apakah fitur ini akan tersedia di semua wilayah secara bersamaan atau bertahap.
Dengan langkah ini, OpenAI memperkuat posisinya di pasar asisten AI mobile yang semakin kompetitif. Kemampuan untuk mengakses fitur produktivitas seperti pembuatan dokumen, presentasi, dan situs langsung dari ponsel melalui perintah suara menjadi pembeda yang signifikan dibandingkan kompetitor.
[ META_DESCRIPTION]
OpenAI menghadirkan fitur agentic berbasis suara di aplikasi mobile ChatGPT. Pengguna Plus dan Pro bisa membuat dokumen hingga merangkum email dari ponsel.





Komentar
Belum ada komentar.